"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Istri Praka Farizal, Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Baru Menikah 3 Tahun dengan Anak Berusia 2 Tahun

Kehadiran Fafa Nur Azila di Rumah Duka

Fafa Nur Azila, istri dari Praka Farizal Rhomadhon, seorang prajurit TNI yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon Selatan, tiba di rumah duka. Ia datang bersama keluarganya dan dikawal oleh anggota TNI. Kedatangannya diwarnai dengan tangis histeris saat ia bertemu dengan ibu mendiang Praka Farizal. Keduanya saling memeluk erat dan menangis bersama. Beberapa kerabat dan anggota keluarga lain berupaya menguatkan keduanya.

Setelah pertemuan itu, Fafa dan ibunda masuk ke dalam rumah. Namun, tangis haru tidak berhenti di situ. Kerabat Praka Farizal yang ikut mendampingi tiba-tiba menangis histeris hingga terjatuh. Suasana haru pun mewarnai kedatangan sang istri dari Praka Farizal. Sementara beberapa warga sekitar turut menguatkan.

Diketahui, Fafa Nur Azila menikah dengan Praka Farizal pada 4 Juli 2023. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putri bernama Shanaya Almahyra Elshanu yang lahir pada 6 Mei 2024. Keluarga kecilnya selama ini tinggal di Asrama Militer Kima Yonif 113/Jaya Sakti di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Mendiang Praka Farizal akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo. Hal ini sesuai dengan keputusan Panglima TNI serta keputusan negara untuk menghormati jasa Praka Farizal yang gugur dalam tugas sebagai penjaga perdamaian di Lebanon.

Selain dimakamkan di TMP Giripeni, Praka Farizal juga mendapat kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) dari Praka menjadi Kopral Dua (Kopda). Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 25/Siwah Komando Distrik Militer (Kodam) Iskandar Muda Aceh, Kolonel (Inf) Dimar Bahtera, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa almarhum.

“Yang kedua, yang bersangkutan berhak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Jadi nanti kami sudah koordinasi dengan Dandim, nanti direncanakan di Taman Makam Pahlawan di Giripeni sini ya, di Giripeni,” sambungnya.

Di samping itu, menurut Danbrigif, Praka Farizal telah memenuhi kriteria prajurit yang layak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. “Dia (Praka Farizal) dimakamkan di Taman Makam Pahlawan itu telah memenuhi banyak kriteria. Kemudian di situ juga akan tentu diperhatikan juga bagi keluarga dan anak-anaknya nanti,” jelasnya.

Pelepasan Jenazah oleh PBB

Perkembangan proses pemulangan jenazah Praka Farizal Rhomadhon hari ini, Kamis (2/4/2026), telah dilaksanakan proses upacara pelepasan secara militer oleh PBB di Beirut, Lebanon. Sampai pagi ini, kepastian dari PBB itu hari ini dilaksanakan proses upacara pelepasan secara militer oleh PBB di Beirut ya, di Lebanon.

Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 25/Siwah Komando Distrik Militer (Kodam) Iskandar Muda Aceh, Kolonel (Inf) Dimar Bahtera, menyampaikan semua proses perencanaan pemulangan jenazah Praka Farizal atas kendali langsung dari PBB. Info terkini, pihak PBB nantinya akan memberangkatkan jenazah Praka Farizal dari Lebanon pada Jumat (3/4/2026).

“Nanti kemudian dikirim dan transit ke Istanbul, Turki, baru setelahnya penerbangan ke Indonesia, Soekarno-Hatta,” ungkapnya. Setibanya di Jakarta nanti akan ada proses kenegaraan untuk menyambut pahlawan kusuma bangsa. Setelah selesai upacara kenegaraan, barulah jenazah akan dikirim menuju Kulon Progo.

Gugur Saat Shalat Isya

Praka Farizal gugur saat menjalankan Shalat Isya di fasilitas ibadah, sekitar pos pasukan misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon Selatan. Saat Praka Farizal tengah khusyuk shalat, artileri yang diduga dari Israel jatuh di samping masjid. Praka Farizal pun tak bisa menyelamatkan diri dan akhirnya gugur di lokasi kejadian.

Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 25/Siwah Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda (IM) Aceh, Kolonel Infanteri Dimar Bahtera, mengungkap tabiat anak buahnya. “Almarhum merupakan sosok yang luar biasa,” kata Dimar pada wartawan di kediaman orangtua Praka Farizal di Padukuhan Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Selasa (31/03/2026).

Menurut Dimar, Praka Farizal dikenal sebagai sosok dengan dedikasi tinggi dan kedisiplinan yang lebih baik dari rekan-rekannya. Hal itu membuatnya dipercaya mengemban jabatan Provost. “Almarhum jadi panutan bagi para juniornya, dan kami sebagai senior juga sangat menghargai dia,” kata pria yang asli kelahiran Kulon Progo ini.

Praka Farizal bisa bergabung ke Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon setelah mendaftar dan mengikuti proses seleksi yang panjang. Terakhir, ia bertugas di Papua sebelum akhirnya dinyatakan lolos untuk ikut ke Lebanon.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *