"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Kekayaan Deddy Sitorus, Anggota DPR yang Usulkan Dana MBG untuk Bencana

Usulan Anggaran Makan Bergizi Gratis untuk Wilayah Bencana

Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, mengusulkan agar anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) dialihkan untuk wilayah bencana jika pemerintah memutuskan menerapkan sistem belajar daring. Usulan ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu masyarakat di daerah yang terkena dampak bencana.

Deddy Sitorus menilai bahwa pengalihan anggaran ini akan sangat membantu dalam proses pemulihan daerah yang terkena bencana. Dalam rapat kerja Komisi II DPR bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, ia meminta agar anggaran MBG dialihkan selama satu minggu untuk pembangunan daerah yang terkena bencana apabila kebijakan sekolah daring diterapkan.

“Saya malah pribadi pak berharap kalau kita WFH itu anak-anak sekolah, pak, anggaran MBG itu dikasih satu minggu saja buat pembangunan daerah yang terkena bencana sudah sangat membantu,” ujarnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Selain masalah bencana, Deddy juga melihat bahwa langkah ini bisa membantu kondisi keuangan negara yang tengah menghadapi ancaman krisis energi akibat konflik di Timur Tengah. Ia berharap bahwa anggaran MBG dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan BBM negara.

“Tetapi kalau kita enggak sama-sama bertepo seliro (berempati) terhadap penderitaan saudara-saudara kita di tiga provinsi itu, lalu siapa lagi?” tanyanya.

Deddy berharap, Mendagri selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera, dapat menyampaikan usulan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Ini saya harap tolong dibawa ke ratas pak disampaikan kepada Pak Presiden secara terbuka kami berharap pada bapak,” imbuhnya.

Profil Deddy Sitorus

Deddy Yevri Hanteru Sitorus, juga dikenal sebagai Deddy Sitorus, adalah politikus Indonesia dari PDI Perjuangan. Ia lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada 17 November 1970. Saat ini dirinya menjabat sebagai Anggota DPR RI periode 2024-2029 mewakili daerah pemilihan Kalimantan Utara, setelah terpilih pada Pemilu 2019 dengan 34.709 suara dan 2024 dengan 59.335 suara.

Deddy Sitorus beragama Katolik dan berasal dari marga Batak Sitorus. Ia menikah dengan Suriany dan memiliki tiga anak, serta tinggal di Pondok Kelapa Indah, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Pendidikannya dimulai dari SD Kristen Kalam Kudus (1983), SMPN 4 (1986), SMA Negeri 3 (1988). Lalu S1 Pertanian di Universitas Simalungun (1996) dan S2 Master of Arts di Kingston University (2006).

Sebelum berpolitik, Deddy Sitorus aktif di organisasi seperti Ketua BPM Universitas Simalungun (1990-1992), Kepala Divisi WALHI (1998-2001), dan berbagai peran di LSM internasional seperti SEACON, ANGOC, serta pendiri Koalisi Anti Utang (2000-2001).

Karier profesionalnya mencakup Sector Manager UNDP Indonesia (2008-2009), Senior Officer NDI Indonesia (2001-2004), Direktur Eksekutif Optima Consulting Network (2010-2012), serta komisaris di berbagai BUMN seperti PTPN III, Pelindo III, dan Waskita Beton Precast (2014-2019).

Dalam politik, Deddy Sitorus sempat gagal terpilih sebagai anggota DPR pada 2014 (Dapil Riau II). Namun, ia sukses di 2019 dan 2024 untuk Kalimantan Utara sebagai caleg PDI-P dengan suara terbanyak di provinsi tersebut.

Harta Kekayaan Deddy Sitorus

Deddy Sitorus rutin melaporkan harta kekayaan miliknya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di laman laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) milik KPK, tercatat bahwa harta kekayaan Deddy Sitorus mencapai Rp 27.651.925.944.

Laporan harta kekayaan itu disampaikan pada 25 Februari 2025 untuk periodik 2024. Harta kekayaan itu naik dari laporan tahun sebelumnya yang disampaikan pada 31 Desember 2023.

Berikut rincian terbaru harta kekayaan Deddy Sitorus:

II. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN
Rp. 9.922.071.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 204 m2/219 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 2.000.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 30 m2/30 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 414.071.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 56 m2/56 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 2.250.000.000

4. Tanah Seluas 561 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 4.500.000.000

5. Tanah Seluas 538 m2 di KAB / KOTA BULUNGAN, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

6. Tanah Seluas 2.500 m2 di KAB / KOTA KOTA TARAKAN , HASIL SENDIRI Rp. 75.000.000

7. Tanah Seluas 2.500 m2 di KAB / KOTA KOTA TARAKAN , HASIL SENDIRI Rp. 75.000.000

8. Tanah Seluas 4.000 m2 di KAB / KOTA BULELENG, HASIL SENDIRI Rp. 108.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN

Rp. 2.175.000.000

1. MOBIL, HYUNDAI CRETA Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 180.000.000 2024

2. MOTOR, ITALJET DRAGSTER Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 20.000.000

3. MOTOR, QUADRO QOODER Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 75.000.000

4. MOBIL, TOYOTA APLHARD Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000

5. MOBIL, HYUNDAI IONIC 5 Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000

6. KAPAL LAUT/PERAHU, KAPAL KAPAL SPEED BOAT Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA

Rp.—

D. SURAT BERHARGA

Rp.—

E. KAS DAN SETARA KAS

Rp. 15.425.298.586

F. HARTA LAINNYA

Rp. 129.556.358

Sub Total

Rp. 27.651.925.944

III. HUTANG

Rp.—

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III)

Rp. 27.651.925.944

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *