Pada tahun 2025, kinerja keuangan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menunjukkan penurunan yang signifikan. Meskipun demikian, ada harapan bahwa kinerja EMAS dapat segera pulih seiring dengan dimulainya operasi tambang emas Pani pada awal 2026.
Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), EMAS mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 92,46% year on year (yoy) menjadi US$ 131.964 pada akhir 2025, dibandingkan dengan pendapatan sebesar US$ 1,75 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, beban pokok pendapatan EMAS mengalami penurunan sebesar 76,45% yoy menjadi US$ 277.959 pada 2025. Namun, hal ini tidak cukup untuk mengatasi kerugian yang dialami perusahaan.
Hasil dari penurunan pendapatan dan beban pokok pendapatan tersebut membuat EMAS menderita rugi kotor sebesar US$ 145.995 pada 2025, berbanding terbalik dengan laba kotor sebesar US$ 1,18 juta pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, EMAS juga mengalami lonjakan beban umum dan administrasi sebesar 830,39% yoy menjadi US$ 9,49 juta pada 2025. Akibatnya, rugi usaha EMAS meningkat hingga 2.041,31% yoy menjadi US$ 9,63 juta pada 2025.
Hingga akhir 2025, EMAS mencatatkan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 27,49 juta atau meningkat 116,46% yoy dibandingkan rugi bersih tahun 2024 lalu.
Menurut Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi, hasil negatif kinerja keuangan EMAS tidak lepas dari ketiadaan pendapatan komersial inti berupa penjualan emas. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa Tambang Emas Pani, yang menjadi aset utama EMAS, masih dalam fase konstruksi dan belum beroperasi secara komersial pada 2025.
Selama proses konstruksi berlangsung, beban operasional dan capital expenditure (capex) atau belanja modal untuk pengembangan Tambang Emas Pani terus meningkat. Meski begitu, Wafi meyakini prospek kinerja EMAS akan lebih menjanjikan pada 2026. Rugi bersih yang selama ini diderita EMAS berpotensi menyusut seiring keberhasilan penuangan emas perdana Tambang Emas Pani yang diharapkan diikuti oleh produksi secara berkelanjutan sepanjang tahun ini.
“Ada potensi EMAS mampu cetak laba pada akhir tahun didorong eskalasi produksi komersial Pani dan stabilnya harga emas global di level tinggi,” ujar dia.
Di samping itu, EMAS sudah menemukan pembeli emas dari Pani yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Dalam berita sebelumnya, anak usaha EMAS yakni PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) bersama anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yaitu PT Bumi Suksesindo menandatangani Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan ANTM. Perjanjian ini berlaku selama dua tahun dengan total volume transaksi sebesar 3 metrik ton atau hampir 100.000 ounce emas per tahun dengan opsi untuk menambah tiga metrik ton lagi per tahunnya. Dalam skema ini, BSI dan PETS bertindak sebagai penjual, sementara ANTM sebagai pembeli emas granula hasil pemurnian domestik.
Menurut Wafi, kerja sama antara EMAS dan ANTM sangat positif dalam memberikan kepastian penyerapan emas dan menekan risiko penjualan di fase awal produksi Tambang Emas Pani. Untuk ke depannya, diversifikasi pembeli emas tetap penting dilakukan oleh EMAS untuk mengoptimalkan margin sekaligus memitigasi risiko konsentrasi pembeli saat kapasitas produksi penuh tercapai.
Sementara itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menambahkan, tren kenaikan harga emas akan sangat menguntungkan bagi EMAS yang baru memulai produksi Tambang Emas Pani pada awal 2026. Emiten ini berpeluang menikmati kenaikan harga jual rata-rata atau average selling price (ASP) dan margin ketika harga emas berada di level tinggi.
“Jika produksi stabil dan meningkat, kinerja bottom line EMAS berpeluang membaik,” tutur dia.
Walau begitu, EMAS tetap perlu mempertahankan kemampuan efisiensi operasional, mengingat adanya risiko kenaikan biaya produksi di tengah lonjakan harga emas. Nafan menyarankan investor untuk wait and see saham EMAS. Sedangkan Wafi merekomendasikan hold saham EMAS dengan target harga di level Rp 8.400 per saham.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











