Haddad Alwi Merilis Dua Lagu Kolaborasi Baru di Tengah Ramadan
Di tengah suasana bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Haddad Alwi merilis dua lagu kolaborasi terbaru yang menghadirkan nuansa religius dan kreativitas musik dari berbagai genre. Kedua lagu tersebut adalah “Pengakuanku” bersama Danilla Riyadi dan “Menghitung” dengan Pusakata. Kolaborasi ini menarik perhatian publik karena menggabungkan gaya musik yang berbeda, yaitu religius, indie-jazz, serta folk dan pop alternatif.
Pengalaman Danilla Riyadi dalam Kolaborasi
Danilla Riyadi menjelaskan bahwa ia tidak memiliki ekspektasi apa pun terkait kolaborasinya dengan Haddad Alwi. Bagi dia, kesempatan untuk berduet dengan penyanyi legendaris ini sudah menjadi kebahagiaan tersendiri. Ia juga menyebut bahwa lagu-lagu Haddad Alwi telah menjadi soundtrack yang mewarnai masa kecilnya, terutama selama momen Ramadan.
Namun, meski tidak memasang ekspektasi tinggi, Danilla tetap berharap penampilan mereka di panggung konser bisa menghibur penonton. Ia berharap energi positif yang mereka bawa di panggung dapat menular kepada para penonton, terutama bagi mereka yang sedang merasa sedih.
Pusakata Menganggap Kolaborasi sebagai Perayaan
Sementara itu, Pusakata lebih memandang kolaborasi ini sebagai sebuah perayaan. Ia mengaku tidak ingin menaruh ekspektasi apa pun, tetapi justru ingin menikmati momen ini tanpa tekanan. Ia bercerita tentang kenangan masa remajanya ketika mendengarkan lagu-lagu Haddad Alwi.
“Dulu, waktu saya dengerin, karyanya Abi menggugah saya di poin ini loh. Lagunya Abi diputar di masjid dekat rumah saya lho kalau udah mau jam-jam kami di sawah jam 4 sore itu sampai menuju Maghrib. Itu seru banget,” cerita Pusakata dengan nada antusias.

Ekspektasi dan Realita Haddad Alwi
Haddad Alwi juga berbagi pengalamannya sebelum dan sesudah kolaborasi ini. Ia mengatakan bahwa ekspektasi dan realitanya sejalan. Menurutnya, kolaborasi ini bertujuan untuk mengekspresikan cinta yang disampaikan dalam lagu-lagunya.
“Kalau ditanya ekspektasinya adalah bertemu dengan semua genre ini yang sama-sama ingin mengekspresikan cinta, sebetulnya yang disampaikan lagu-lagunya Abi ini kan semuanya cinta,” ujar Haddad Alwi.
Ia mengakui bahwa meskipun Danilla dan Pusakata membawakan lagu-lagunya dengan cara yang berbeda, pesan cinta yang ingin disampaikan tetap tercapai. Ia percaya bahwa setiap orang memiliki cinta di hatinya, hanya saja bentuk ekspresinya berbeda-beda.

Proses Pembuatan Lagu dan Rilisan Resmi
Lagu “Pengakuanku” merupakan aransemen ulang dari “Al-I’tirof” milik Haddad Alwi. Lagu ini dikemas ulang dengan pendekatan musik baru dan telah disesuaikan dengan karakter vokal khas Danilla. Sementara itu, lagu “Menghitung” diciptakan secara spontan oleh Pusakata hanya dalam hitungan jam, setelah sebelumnya sempat dinanti lebih dari sebulan oleh Haddad Alwi.
Kedua lagu tersebut resmi dirilis pada Sabtu (28/2/2026) dan langsung dibawakan secara perdana di konser Haddad Alwi bertajuk “A Journey to Remember Vol.2 With: Danilla & Pusakata” di M Bloc Live House, Jakarta Selatan.
Kenangan Ramadan Masa Kecil Bersama Lagu Haddad Alwi
Selain itu, Danilla dan Pusakata juga berbagi kenangan masa kecil mereka saat menghabiskan Ramadan dengan mendengarkan lagu-lagu Haddad Alwi. Mereka mengakui bahwa musik Haddad Alwi menjadi bagian tak terpisahkan dari momen-momen spesial mereka selama bulan puasa.
Lirik dan Makna Lagu “Pengakuanku”
Lagu “Pengakuanku” yang dinyanyikan oleh Haddad Alwi dan Danilla Riyadi memiliki makna mendalam. Liriknya mencerminkan rasa cinta dan pengakuan yang tulus, yang sesuai dengan tema religius yang sering diangkat oleh Haddad Alwi.
Momen Ikonik di Konser Haddad Alwi
Konser Haddad Alwi juga menampilkan momen ikonik, seperti ketika Danilla nyanyi “Rindu Muhammadku”. Penampilan ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan antara musisi dan penonton, serta bagaimana musik bisa menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan-pesan spiritual.











