Perayaan Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung
Pada malam Jumat, 20 Februari 2026, Gatut Sunu Wibowo dan Ahmad Baharudin menggelar acara syukuran untuk merayakan satu tahun mereka menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung. Acara ini digelar di Pendapa Kabupaten Tulungagung dan ditandai dengan tradisi potong tumpeng yang dilakukan oleh Bupati Gatut Sunu Wibowo, lalu diberikan kepada Wakil Bupati Ahmad Baharudin.
Dalam pidatonya, Gatut Sunu menyampaikan bahwa jabatan sebagai Bupati bukan sekadar kemenangan politik, tetapi juga tanggung jawab besar untuk memenuhi harapan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kepercayaan dari masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata dan janji-janji yang telah disampaikan selama kampanye harus ditepati.
Selama masa kampanye, pasangan ini berkomitmen untuk melakukan perbaikan infrastruktur, terutama jalan-jalan yang banyak mengalami kerusakan. Di tahun 2025, Gatut Sunu mengakui bahwa pihaknya menjalankan perencanaan yang sudah dilakukan sebelumnya, meskipun dirinya belum menjabat.
Pada tahun 2025, dana transfer ke Kabupaten Tulungagung dipotong hingga Rp 52 miliar. Namun, meskipun dalam kondisi keterbatasan, ia tetap fokus pada perbaikan infrastruktur. Beberapa proyek yang telah dilakukan antara lain perbaikan jalan sepanjang 34,5 km, 9 jembatan, dan 9,68 km jaringan irigasi. Selain itu, ada 11 pasar tradisional yang direhabilitasi dan 94 gedung sekolah diperbaiki.
Anggaran Perbaikan Infrastruktur Tahun 2026
Untuk tahun 2026, anggaran penanganan jalan rusak mencapai Rp 318 miliar, yang merupakan angka terbesar dalam lima tahun terakhir. Gatut Sunu menyampaikan bahwa banyak jalan rusak tersebar di semua kecamatan dan selama bertahun-tahun tidak mendapat perhatian. Ia berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan agar jalan di Tulungagung menjadi lebih mulus.
Anggaran sebesar Rp 318 miliar ini sebagian besar berasal dari pemerintah pusat. Salah satu faktor yang membantu adalah upaya Gatut Sunu dalam melobi pemerintah pusat untuk mendapatkan tambahan dana infrastruktur. Hasilnya, meskipun banyak kabupaten lain mengalami pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD), Kabupaten Tulungagung justru mengalami peningkatan.
Dengan anggaran tersebut, tahun 2026 bisa menjawab 56-60 persen persoalan infrastruktur jalan di Tulungagung. Gatut Sunu berharap pada tahun 2027, anggaran dari pemerintah pusat akan semakin meningkat sehingga masalah jalan di Tulungagung dapat segera tuntas.
Tanggapan atas Aksi Tanam Pohon Pisang
Saat ini, sedang marak aksi tanam pohon pisang di jalan yang rusak sebagai bentuk protes masyarakat. Gatut Sunu mengungkapkan bahwa semua jalan yang ditanami pohon pisang telah direncanakan perbaikannya di tahun 2025 dan dianggarkan di tahun 2026 ini. Ia meminta masyarakat bersabar karena perbaikan jalan yang diminta akan terealisasi tahun 2026 ini.
Bupati tidak menyalahkan aksi tanam pohon pisang itu, karena masyarakat ingin mendapatkan perhatian. Namun, ia menegaskan bahwa perbaikan jalan tidak terjadi hanya karena adanya pohon pisang, melainkan karena sudah dianggarkan dan direncanakan sebelumnya.
Gatut Sunu juga memahami keinginan masyarakat agar jalan yang diprotes langsung diperbaiki. Namun, ia meminta masyarakat memahami bahwa proses pembangunan memiliki tahapan prosedur yang harus dilakukan agar tidak melanggar aturan.
Membuka Ruang Dialog dengan Masyarakat
Sebagai Bupati, Gatut Sunu menegaskan bahwa dirinya membuka ruang diskusi. Ia menyarankan masyarakat tidak perlu mencaci maki di media sosial, cukup datang langsung ke Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso untuk menyampaikan keluhan. Setiap Malam Jumat, ia menyediakan waktu untuk menerima aspirasi masyarakat.
Terkait isu keretakan dengan Wakil Bupati Ahmad Baharudin, Gatut Sunu mengaku tidak ada masalah pribadi. Sebagai Bupati, ia mengundang Wakil Bupati di semua acara dan jika ada kegiatan, Wakil Bupati juga dilibatkan. Ia menyatakan tidak memiliki niat buruk terhadap Ahmad Baharudin karena pernah berjuang bersama.
Namun, ia juga menyadari bahwa ada batasan kewenangan antara Bupati dan Wakil Bupati. “Saya berharap, semoga selalu bisa bersama,” ujarnya.











