Real Madrid memiliki rencana besar untuk masa depan mereka dengan mempertimbangkan pendatangan Didier Deschamps sebagai pelatih baru. Kolaborasi antara klub Spanyol dan Kylian Mbappe bisa menjadi kenyataan jika langkah ini diambil.
Perubahan di posisi pelatih Real Madrid tampaknya tidak bisa dihindari, meskipun waktu kejadian mungkin akan berbeda. Saat ini, tim sedang dilatih oleh Alvaro Arbeloa, yang ditunjuk sebagai pelatih sementara setelah Xabi Alonso meninggalkan klub pada pertengahan Januari 2026.
Pemilihan Arbeloa sebagai pelatih sementara merupakan tindakan darurat dari pihak klub dalam menghadapi kompetisi musim 2025-2026. Namun, posisi Arbeloa saat ini terlihat sangat rentan. Meski sempat digadang-gadang akan dipermanenkan, situasi tersebut tampaknya tidak akan terwujud dalam beberapa bulan terakhir.
Kinerja dan peluang meraih gelar musim ini menjadi faktor utama penilaian terhadap Arbeloa. Real Madrid telah tersingkir dari persaingan Copa del Rey setelah kalah mengejutkan dari Albacete di babak 16 besar. Di Liga Spanyol, mereka tertinggal tujuh poin dari Barcelona. Sementara itu, di Liga Champions, peluang melangkah jauh juga mulai memudar setelah kekalahan 1-2 dari Bayern Munich di leg pertama perempat final.

Dengan situasi seperti ini, jika Real Madrid gagal meraih trofi akhir musim ini, maka posisi Arbeloa akan semakin terancam. Menurut laporan RMC Sport, klub raja Eropa telah memasukkan nama Didier Deschamps sebagai kandidat kuat pelatih baru untuk musim depan.
Menurut jurnalis Fabrice Hawkins, Deschamps menjadi salah satu nama yang paling mungkin menggantikan Arbeloa. Peluang untuk merekrut Deschamps juga terbuka lebar karena kontraknya sebagai pelatih Timnas Prancis akan berakhir setelah Piala Dunia 2026. Setelah itu, kepemimpinan akan diserahkan kepada Zinedine Zidane, mantan pemain andalan Madrid.
Alasan Real Madrid mengincar Deschamps bukan tanpa dasar. Pertama, ia berhasil membawa Prancis ke final Piala Dunia dua kali berturut-turut pada edisi 2018 dan 2022, bahkan memenangkan salah satunya. Di level klub, Deschamps pernah melatih AS Monaco, Juventus, dan Olympique Marseille.
Kedua, hubungan dekat antara Deschamps dan Kylian Mbappe menjadi alasan penting. Mbappe tetap akan menjadi bagian integral proyek Madrid di masa depan. Dengan kedekatannya, Deschamps diyakini mampu memaksimalkan potensi sang penyerang. Selain itu, Mbappe pernah diberi kepercayaan sebagai kapten dan debut oleh Deschamps di Timnas Prancis.
Di bawah asuhan Deschamps, Mbappe mencatatkan 56 gol dalam 96 pertandingan di berbagai ajang.
Terakhir, Real Madrid melihat kemampuan Deschamps dalam mengelola ruang ganti yang penuh pemain bintang. Tugas ini tidak mudah, seperti yang terlihat dari keluarnya Xabi Alonso dari posisi pelatih di tengah musim.
Pemilihan Deschamps sebagai pelatih baru akan bergantung pada hasil akhir yang diraih oleh Arbeloa. Namun, kesempatan untuk merekrut pelatih sekelas Deschamps tidak akan dilewatkan begitu saja oleh Real Madrid.











