"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Kemenangan Dramatis PSM Makassar 2-1 atas PSIM Jogja, Ini Rahasia Ahmad Amiruddin

Kemenangan Dramatis PSM Makassar di Markas PSIM Jogja

Pada pertandingan pekan ke-27 Super League 2025/2026, PSM Makassar berhasil mengalahkan PSIM Jogja dengan skor 2-1. Kemenangan ini terjadi di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (10/4/2026). Pertandingan ini menjadi momen penting bagi tim Juku Eja dalam memperbaiki performa mereka setelah sebelumnya mengalami enam laga tanpa kemenangan.

PSM Makassar tertinggal lebih dulu pada menit ke-54 melalui gol yang dicetak oleh Deri Corfe. Namun, tim asuhan Ahmad Amiruddin tidak menyerah dan berhasil menyamakan skor di menit ke-78 melalui sontekan Luka Cumic. Gol pembalik keadaan tercipta di menit ke-98, saat Dusan Lagator mencatatkan namanya di papan skor sebagai bintang kemenangan PSM Makassar.

Kemenangan ini sangat berarti bagi PSM Makassar karena memberikan tiga poin penting yang membantu meningkatkan moral para pemain. Khususnya bagi Yuran Fernandes dan rekan-rekannya yang sebelumnya sedang dalam tren negatif. Selain itu, hasil ini juga memperlebar jarak poin antara PSM Makassar dengan tim-tim di zona merah.

Setelah kemenangan ini, PSM Makassar kini mengoleksi 28 poin dan berada di peringkat ke-13. Mereka unggul delapan poin dari Madura United, yang menjadi tim teratas di zona degradasi. Hal ini menunjukkan bahwa PSM Makassar mulai bangkit dan siap bersaing di kompetisi musim ini.

Strategi Berbeda dan Kerja Keras Pemain

Ahmad Amiruddin, Asisten Pelatih PSM Makassar, menjelaskan bahwa kemenangan ini tidak lepas dari atmosfer luar biasa yang ditunjukkan oleh para pemain. Mereka bekerja keras hingga peluit akhir dibunyikan, sehingga mampu meraih hasil positif.

“Pemain menunjukkan atmosfer luar biasa. Mereka bekerja keras, karena mereka tahu dengan kerja keras bisa membawa hasil (kemenangan) bagi tim ini,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Dalam pertandingan ini, PSM Makassar menunjukkan gaya bermain yang berbeda. Di babak pertama, tim lebih bertahan dan menunggu di area 16 meter. Pendekatan ini membuat PSIM Jogja kesulitan untuk memasuki area kotak penalti. Akibatnya, serangan yang dilakukan oleh Laskar Mataram hanya berupa crossing dari sayap, yang bisa diantisipasi oleh pemain PSM Makassar.

Sementara itu, PSM Makassar mengandalkan serangan balik cepat dari sayap. Meski demikian, serangan yang dibangun gagal lahirkan peluang berbahaya. Sehingga, babak pertama ditutup dengan skor imbang 0-0.

Di babak kedua, PSM Makassar keluar menyerang setelah kebobolan di menit ke-54. Beberapa pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya serang. Savio Roberto, Ananda Raehan, Rasyid Bakri, dan Luka Cumic masuk ke lapangan. Hasilnya signifikan, dengan dua gol yang dicetak oleh Luka Cumic dan Dusan Lagator.

Persiapan dan Perencanaan Strategis

Ahmad Amiruddin mengaku bahwa perubahan strategi ini telah disiapkan sejak masa persiapan di Kota Makassar, Sulsel. Ia tahu bahwa PSIM Jogja adalah tim yang bagus dan agresif dalam menyerang.

“Jadi kami rencanakan plan A dan plan B, plan A bagaimana kalau kita bermain normal (imbang), plan B bagaimana kalau kita ketinggalan. Situasi apa bisa kita cari solusinya supaya bisa memperbaiki keadaan,” katanya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan oleh manajemen PSM Makassar selama ini. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada manajemen yang tidak pernah menyerah mendukung kami, baik itu dengan kegiatan halal bihalal, datang langsung di latihan maupun support di pertandingan,” ujarnya.

Kesimpulan

Kemenangan PSM Makassar di markas PSIM Jogja merupakan bukti bahwa tim ini semakin percaya diri dan siap menghadapi tantangan di sisa kompetisi. Dengan kerja keras dan strategi yang tepat, PSM Makassar dapat memperbaiki posisi mereka di klasemen dan menghadapi pertandingan selanjutnya dengan optimisme tinggi.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *