Ribuan Umat Hadiri Misa Paskah di Kapela Longko, Manggarai Timur
Ribuan umat berpartisipasi dalam perayaan Misa Paskah di Kapela Stasi Santo Petrus dan Paulus Longko, Pra Paroki St Hieronimus dan Emilianus Jawang, Kabupaten Manggarai Timur. Perayaan ini digelar pada Sabtu 4 April 2026 malam dan Minggu 5 April 2026. Misa dipimpin oleh Pater Anastacio E. L.Lantos, CRS yang didampingi oleh Diakon Cristian Nainggolan, CRS.
Pantauan menunjukkan bahwa umat mulai berdatangan ke kapela sekitar pukul 17.00 Wita. Pada pukul 19.00 Wita, ribuan umat memadati kapela untuk mengikuti misa yang dipimpin oleh Pater Anastacio. Selama prosesi berlangsung, keamanan dijaga oleh aparat Kepolisian dari Polres Manggarai Timur, Dinas Perhubungan, Sat Pol PP, Linmas Desa Bangka Kantar, THS-THM, OMK, serta anggota Panitia. Misa berjalan dengan aman dan tertib.
Persiapan dan Kapasitas Gereja
Perayaan Paskah juga berlangsung pada hari Minggu, 5 April 2026, dengan jumlah umat yang hadir mencapai ribuan. Namun, karena kapasitas kapela yang dibangun sejak tahun 1982 atau sekitar 44 tahun lalu hanya mampu menampung ratusan orang, panitia menyediakan teropong untuk menambah ruang duduk. Teropong ini disiapkan dari lima KBG Longko Raya.
Stanislaus Talu, Ketua Panita Perayaan Paskah Stasi Petrus dan Paulus Longko, menyampaikan bahwa jumlah umat yang hadir selama Malam Paskah maupun Minggu Paskah mencapai lebih dari 2000 orang. Ia menjelaskan bahwa persiapan teropong dilakukan untuk memastikan semua umat memiliki tempat duduk. Hal ini merupakan pembelajaran dari pengalaman-pengalaman sebelumnya.
Makna Perayaan Paskah
Pater Anastacio E. L.Lantos, CRS, menjelaskan bahwa perayaan Paskah adalah puncak dari semua perayaan besar dalam Gereja Katolik. Menurutnya, tanpa perayaan Paskah, perayaan-perayaan lain seperti Natal tidak akan memiliki makna yang utuh. Ia menekankan bahwa melalui momen Paskah, umat diajak untuk menjadi orang yang hidup dan berbagi rahmat yang diterima dari Tuhan.
“Karena kita adalah orang-orang yang Paskah, orang-orang yang bangkit. Melalui momen ini menjadi ajang untuk kita berbagi rahmat yang diterima dari Tuhan,” ujarnya.
Keamanan dan Kerja Sama
Selama perayaan, mulai dari Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci hingga Paskah, semua berjalan dengan lancar. Stanislaus Talu menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan kerja keras dari panitia, aparat keamanan, serta seluruh umat Stasi.
Faktor Penyebab Kehadiran Besar Umat
Beberapa faktor dapat menjadi penyebab jumlah umat yang sangat besar dalam perayaan Paskah di Kapela Longko. Pertama, adanya tradisi dan kebiasaan masyarakat setempat untuk merayakan Paskah secara bersama-sama. Kedua, perayaan Paskah memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Katolik, sehingga banyak yang ingin turut serta dalam ritual ibadah. Ketiga, keterlibatan panitia dalam mempersiapkan segala sesuatu agar acara berjalan lancar dan nyaman bagi peserta.
Kesimpulan
Perayaan Paskah di Kapela Longko menjadi momen penting bagi umat Katolik di daerah tersebut. Meskipun kapasitas gereja terbatas, panitia berhasil memastikan semua umat bisa ikut serta dalam perayaan. Dengan dukungan dari aparat keamanan dan partisipasi aktif dari masyarakat, perayaan Paskah berjalan dengan baik dan membawa makna spiritual yang dalam.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











