"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Pinkan Mambo Ngamen di Jalan untuk Target Sekolah Anak

Aksi Nekat Pinkan Mambo untuk Biaya Pendidikan Anak

Penyanyi ternama Pinkan Mambo kembali menjadi perbincangan setelah aksinya bernyanyi dan menari di pinggir jalan viral di media sosial. Ia melakukan hal tersebut melalui siaran langsung TikTok, yang akhirnya mendatangkan banyak respons dari netizen.

Aksi ini dilakukan oleh Pinkan dalam rangka memenuhi kebutuhan biaya pendidikan anak-anaknya yang mencapai sekitar Rp100 juta. Dengan menjadi tulang punggung keluarga, ia tidak menghiraukan cibiran atau anggapan orang lain tentang “turun kelas”.

Tujuan Utama: Biaya Sekolah Internasional

Pinkan menjelaskan bahwa saat ini ia sedang mempersiapkan biaya masuk sekolah internasional bagi anaknya yang masih kecil. Menurutnya, biaya pendidikan di sekolah tersebut sangat mahal. Misalnya, untuk satu anak saja, biayanya bisa mencapai Rp20 juta. Jika ada tiga anak, maka totalnya akan mencapai Rp60 juta.

Selain itu, ia juga harus melunasi utang biaya pendidikan di sekolah sebelumnya agar bisa mendapatkan dokumen administrasi pendidikan anak-anaknya. Total biaya yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp100 juta, termasuk uang pangkal sekolah baru, pelunasan utang, ijazah, dan homeschooling.

Penghasilan dari Live TikTok

Pinkan menyadari bahwa penghasilan dari live TikTok di ruang publik lebih besar dibandingkan hanya bernyanyi di dalam rumah. Ia lebih memilih turun ke jalan untuk melakukan live TikTok daripada hanya berada di dalam rumah.

Menurutnya, dengan melakukan aksi di luar rumah, ia bisa mendapatkan koin yang lebih banyak dari penonton. Meski beberapa orang menganggapnya “turun kelas”, ia tetap menganggap ini sebagai bentuk kerja keras.

“Kalau aku cuma nyanyi di rumah itu koinnya sedikit. Kalau aku nyanyi di jalan itu koinnya alhamdulillah banyak. Ya namanya kerja, guling-guling, anggap saja Beyonce lagi di jalanan,” katanya sambil bercanda.

Tanggung Jawab sebagai Tulang Punggung Keluarga

Meskipun sadar ada pro dan kontra, terutama dari putrinya, Michelle Ashley, Pinkan menegaskan bahwa apa yang ia lakukan adalah bentuk tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga. Ia membatasi pekerjaan off-air di luar kota karena tidak ingin meninggalkan anak-anak dalam waktu lama, serta adanya rasa takut untuk naik pesawat.

Hal ini membuatnya merasa bahwa ngamen di lokasi yang dekat dengan tempat tinggalnya adalah solusi paling masuk akal saat ini.

“Kami harus bekerja keras demi masa depan anak-anak. Saya tidak malu harus guling-guling di jalan asal halal,” kata Pinkan.

Respons terhadap Kritik dari Putrinya

Pinkan Mambo juga menanggapi pernyataan putrinya, Michelle Ashley, yang mengkritik aksi sang Ibunda mengamen di pinggir jalan. Ia mengaku sedih mendengar hal tersebut, namun ia menegaskan bahwa aksinya tersebut semata-mata ia lakukan demi masa depan anak-anaknya.

Ia menyadari bahwa anak-anaknya, terutama Michelle, memiliki pemikiran sendiri yang harus ia hargai. Namun, ia berharap anak-anaknya juga mengerti bahwa tanggung jawab sebagai tulang punggung keluarga tidaklah mudah.

“Ya sedih dong pasti, karena aku kerja kan buat anak-anak. Tapi ya saya mengerti, menghargai, karena anak itu punya pikirannya sendiri yang kita harus hargai,” ujarnya.

Keinginan untuk Berhenti, Tapi Terus Bertanggung Jawab

Keinginan untuk berhenti melakukan aksi di pinggir jalan sempat terlintas di benak Pinkan, tetapi ia teringat akan beban biaya pendidikan anak-anaknya yang masih kecil. Oleh karena itu, ia tetap melanjutkan aksinya meskipun ada kritik dan kesulitan.

Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *