"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Budaya  

Harta karun tersembunyi di balik kain jarik lusuh

Kisah Mbah Zaimah yang Menyimpan Harta Karun di Buntelan Kain Jarik

Mbah Zaimah (65), seorang lansia tunakarya asal Kabupaten Lampung Tengah, meninggal dunia dalam kondisi tengkurap di saluran irigasi Kampung Liman Benawi. Kejadian ini mengejutkan warga setempat dan mengundang perhatian luas dari masyarakat. Namun, yang lebih menarik adalah temuan uang jutaan rupiah yang ditemukan dalam buntelan kain jarik yang selalu dibawanya.

Penemuan Uang Jutaan Rupiah Saat Pemandian Jenazah

Saat proses pemandian jenazah dilakukan, keluarga dan warga menemukan buntelan kain jarik yang terikat dengan karet gelang. Buntelan tersebut ternyata berisi uang tunai dengan total lebih dari Rp3 juta. Uang tersebut basah kuyup karena kain jarik yang dikenakan oleh almarhum terkena air saat dibuka.

Pihak keluarga kemudian menjemur uang tersebut di halaman rumah untuk dikeringkan. Mereka merencanakan penggunaan uang tersebut untuk biaya pemakaman almarhumah serta kebutuhan belanja selama masa duka.

Latar Belakang Mbah Zaimah

Mbah Zaimah dikenal sebagai lansia yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Selama hidupnya, ia sering duduk-duduk di area pasar wilayah setempat. Banyak warga memberinya perhatian dengan memberikan uang atau makanan. Ia juga memiliki anak, salah satunya bernama Suparmi.

Suparmi mengaku mendapatkan informasi tentang kematian ibunya dari warga. Ia menyebutkan bahwa dirinya baru saja selesai mencuci baju ketika ada warga yang memberitahunya bahwa Mbah Zaimah tenggelam di parit. Ia langsung lari ke lokasi bersama warga dan Pak Bayan.

Lokasi Penemuan dan Proses Evakuasi

Jenazah Mbah Zaimah ditemukan dalam posisi tengkurap di aliran sungai. Lokasi penemuan ini merupakan tempat biasa ia melaksanakan aktivitas mandi dan buang air sehari-hari. Warga yang datang ke lokasi langsung membawa jenazah ke rumah duka.

Saat pemandian dilakukan, buntelan kain jarik yang dikenakan almarhum dibuka dan ditemukan uang jutaan rupiah. Warga setempat kemudian membantu menjemur uang tersebut agar tidak rusak.

Perkiraan Sumber Uang

Suparmi mengungkapkan bahwa jumlah uang yang ditemukan mencapai lebih dari Rp3 juta. Pecahan uang sangat beragam, mulai dari uang kertas Rp1.000 hingga Rp100.000, serta uang koin pecahan Rp100 dan Rp500. Ia mengaku tidak tahu bahwa ibunya memiliki uang sebanyak itu.

Menurut keluarga, uang tersebut diduga berasal dari pemberian warga atau pengunjung pasar. Mbah Zaimah memang sering menghabiskan waktu duduk di depan warung atau area pasar setelah beraktivitas di sungai.

Viral di Media Sosial

Kisah Mbah Zaimah yang menyimpan uang jutaan rupiah dalam buntelan kain jarik menjadi viral di media sosial. Dalam sebuah video, terlihat Mbah Zaimah berpenampilan sederhana dengan kebaya desa dan kain jarik. Ia sering terlihat berjalan tanpa alas kaki menyusuri wilayah perbatasan Kecamatan Trimurjo hingga Kota Metro.

Buntelan kain yang selalu dibawanya tampak lusuh, namun ternyata menyimpan ratusan lembar uang bernilai jutaan rupiah.


Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *