PSM Makassar Kembali Diperkuat Sheriddin Boboev Jelang Lawan PSIM Yogyakarta
Pemain sayap PSM Makassar, Sheriddin Boboev, kembali bergabung dalam latihan tim jelang pertandingan melawan PSIM Yogyakarta. Ia sebelumnya absen karena tugas negara sebagai bagian dari Tim Nasional (Timnas) Tajikistan dalam Kualifikasi Piala Asia 2027.
Sheriddin Boboev tampil penting saat Timnas Tajikistan bermain imbang 1-1 melawan Filipina. Gol yang ia ciptakan menjadi penentu bagi Tajikistan untuk memastikan diri lolos ke Piala Asia 2027 sebagai juara Grup A dengan 14 poin. Kembalinya pemain bernomor punggung 21 ini memberikan angin segar bagi pelatih dan rekan-rekannya di PSM Makassar.
Kehadiran Boboev di Latihan PSM Makassar
Sheriddin Boboev mengikuti latihan PSM Makassar di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (6/4/2026). Ia sempat tidak turun dalam laga terakhir PSM Makassar melawan Persis Solo di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sabtu (4/4/2026), karena tugas negara.
Boboev mengisi posisi sayap kiri atau kanan di lini serangan PSM Makassar. Sebelumnya, trio Jacques Medina, Rizky Eka Pratama, dan Dzaky Asraf kurang efektif dalam menghadapi lawan. Kekurangan chemistry antara ketiganya membuat beberapa kesalahan umpan terjadi di area pertahanan lawan.
Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menyampaikan bahwa Boboev bisa bermain saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (10/4/2026) pukul 16.30 Wita.
Kondisi Pemain Muda Victor Dethan
Sementara itu, Victor Dethan, pemain muda PSM Makassar, belum terlihat aksinya di latihan. Ia masih dalam tahap penyembuhan setelah mengalami cedera. Oleh karena itu, Victor Dethan juga absen dalam pertandingan melawan Persis Solo.
Ahmad Amiruddin menjelaskan bahwa Victor Dethan sedang sakit. Meski begitu, manajemen PSM Makassar tetap berharap ia bisa segera pulih dan kembali bermain.
Semangat Pantang Menyerah dari Wali Kota Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, atau akrab disapa Appi, meminta PSM Makassar bermain dengan semangat pantang menyerah saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Ia hadir di Stadion Kalegowa untuk memberikan dukungan kepada pemain dan pelatih.
Appi memantau persiapan PSM Makassar selama 29 menit. Ia bertemu dengan pemain, pelatih, dan Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin. Ia menekankan pentingnya permainan pressing tinggi agar PSIM Yogyakarta tidak leluasa dalam menguasai bola.
“Harapan saya, harus memperlihatkan fighting spirit yang kuat,” ujarnya. Appi juga menekankan agar pelatih jeli dalam menurunkan pemain. Setiap pemain yang turun harus memberikan performa terbaiknya.
Tantangan Berat Bagi PSM Makassar
PSM Makassar berada dalam situasi sulit setelah tujuh laga terakhir hanya mengoleksi dua poin. Satu poin terakhir diperoleh saat mereka ditahan imbang 1-1 oleh Persis Solo. Akibatnya, PSM Makassar berada di urutan 13 dengan 25 poin, berada di bawah bayang-bayang zona degradasi.
Demi meraih tiga poin dari Sleman, DIY, Appi meminta pelatih untuk memastikan pilihan pemain yang tepat. “Pelatih memastikan pilihan-pilihan pemain yang bisa untuk memaksakan kemenangan di pertandingan berikutnya (lawan PSIM Jogja),” tambahnya.











