Kondisi Sienna Kasyafani Pasca Keputusannya Melepas Hijab
Kondisi Sienna Kasyafani, putri dari Ben Kasyafani dan mantan istri Marshanda, kini menjadi perhatian publik setelah ia memutuskan untuk melepas hijabnya. Keputusan tersebut sempat menjadi sorotan dan membawa dampak emosional bagi keluarga, terutama ayahnya, Ben Kasyafani.
Ben mengakui bahwa keputusan Sienna yang sempat menjadi perbincangan di media sosial membuatnya khawatir. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi sang anak dalam keadaan baik-baik saja. Menurut Ben, hal ini disebabkan oleh dukungan yang diberikan oleh lingkungan sekitar Sienna.
“Baik saja Sienna, ya ini kan pas lagi umurnya. Ya pas lagi seru-serunya. Semuanya ngasih support sih,” ujar Ben Kasyafani di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (5/4/2026).
Proses Pemakaian hingga Pelepasan Hijab
Menurut Ben, keputusan Sienna untuk menggunakan hijab hingga akhirnya melepasnya merupakan bagian dari proses yang dialami oleh sang anak. Ia bahkan mengungkapkan bahwa saat pertama kali memutuskan berhijab, Sienna melakukannya atas inisiatif sendiri.
“Artinya nggak ada sesuatu yang kayak gimana gitu. Cuman kan emang waktu dia memutuskan menggunakan hijab itu, kalau nggak salah tuh dua minggu sebelum dia datang bulan. Jadi emang dari dia sendiri,” jelasnya.
Ben juga mengungkapkan kekhawatiran akan komentar warganet setelah kabar tersebut ramai diperbincangkan. Ia takut jika keputusan Sienna akan menjadi polemik. Namun, kekhawatiran itu tidak terbukti. Respons yang datang justru didominasi oleh dukungan.
“Tapi untungnya nggak terlalu ini sih. Semuanya ngasih support kok,” ucap Ben.
Keputusan Sendiri Tanpa Campur Tangan Lain
Lebih lanjut, Ben menegaskan bahwa keputusan Sienna murni berasal dari dirinya sendiri, tanpa campur tangan pihak lain. Ia menjelaskan bahwa sebagai orang tua, ia lebih memilih berdiskusi dengan Sienna daripada memberikan izin atau larangan.
“Ini bukan mengizinkan atau tidak mengizinkan ya. Mendingan berdiskusi terus lah. Kita berdiskusi terus, mendengarkan, bercerita sambil menyampaikan juga value-value yang orang tua punya,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa masa transisi Sienna sebagai remaja perlu dipahami dengan baik. “Namanya anak umur tiga belas kan, dia masa transisi ke perempuan gitu. Jadi ya kita harus bernegosiasi lah,” katanya.
Ben menegaskan bahwa ia akan tetap berada di samping sang anak sebagai orang tua. Ia memilih untuk menjadi sahabat terdekat Sienna agar bisa mendengarkan keluh kesahnya.
Komunikasi dengan Mantan Istri
Meski sudah tidak lagi bersama, Ben mengaku tetap menjalin komunikasi yang baik dengan Marshanda dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Ia menyatakan bahwa mereka saling mendukung satu sama lain.
“Aku sama Caca sangat berkomunikasi. Dia jadi orang yang sangat suportif satu sama lain. Aku dan Caca,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa selalu berbagi informasi dan diskusi secara intens ketika ada masalah yang perlu dibahas. “Gak ada batasan,” katanya.











