"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Cisco dan NVIDIA perluas arsitektur AI aman ke jaringan edge, fokus pada manufaktur



JAKARTA — Perusahaan teknologi besar seperti Cisco dan NVIDIA mengumumkan ekspansi besar dalam inisiatif Secure AI Factory. Tujuan dari inisiatif ini adalah membantu organisasi menerapkan kecerdasan buatan (AI) secara masif di berbagai lini infrastruktur. Ekspansi ini menawarkan kerangka kerja yang memungkinkan pelanggan untuk mengembangkan teknologi AI dari pusat data skala besar hingga lokasi edge lokal, di mana pengambilan keputusan real-time menjadi sangat penting.

Terobosan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional di berbagai sektor, termasuk pabrik, rumah sakit, dan kendaraan bergerak. Dengan langkah strategis ini, perusahaan, penyedia layanan cloud, hingga institusi pemerintahan (sovereign cloud) bisa melakukan transformasi operasional AI mereka dari fase uji coba ke produksi dalam skala penuh. Proses implementasi yang biasanya memakan waktu beberapa bulan kini bisa dipangkas menjadi hitungan minggu tanpa mengorbankan standar keamanan yang ketat.

CEO Cisco, Chuck Robbins, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah jawaban atas keraguan banyak organisasi dalam mengoperasikan AI. Ia mengatakan, “Banyak organisasi memahami potensi AI dalam mengubah bisnis, tetapi mereka masih mencari cara untuk menerapkan teknologi tersebut secara aman dan dalam skala besar.” Menurutnya, arsitektur baru ini menetapkan standar kinerja baru yang menyederhanakan pengoperasian dan pengamanan infrastruktur AI bagi pelanggan global.

Di sisi lain, pendiri dan CEO NVIDIA, Jensen Huang, menekankan bahwa keamanan harus diintegrasikan ke dalam setiap lapisan, mulai dari silikon hingga perangkat lunak. Ia mengatakan, “NVIDIA dan Cisco bersama-sama membangun fondasi yang aman untuk infrastruktur AI, mulai dari core hingga edge, sehingga perusahaan-perusahaan dapat terus meningkatkan kecerdasan dengan penuh keyakinan.”

Dari segi teknis, Cisco memperkenalkan dukungan terhadap GPU NVIDIA RTX PRO™ 4500 Blackwell Server Edition di seluruh portofolio Cisco UCS dan Cisco Unified Edge. Inovasi ini memungkinkan perusahaan menjalankan beban kerja AI yang sangat berat di lokasi edge tanpa memerlukan ruang dan energi setingkat pusat data.

Selain itu, Cisco meluncurkan desain referensi Cisco AI Grid yang menggabungkan kekuatan Cisco Mobility Services dengan GPU NVIDIA. Desain ini membantu penyedia layanan menyediakan layanan AI yang andal dengan tingkat kualitas operator (carrier-grade).

Untuk mendukung kinerja AI dalam skala besar, Cisco juga meluncurkan seri switch berkecepatan tinggi N9100. Perangkat ini memiliki kapasitas hingga 102,4 Tbps dan ditenagai oleh switch silicon NVIDIA Spectrum-6 Ethernet. Pelanggan kini bisa memilih jalur arsitektur referensi yang sesuai, baik yang berbasis program NVIDIA Cloud Partner (NCP) maupun arsitektur yang dikembangkan berbasis Cisco Silicon One.

Aspek keamanan juga diperkuat melalui integrasi perlindungan di setiap lapisan. Cisco kini memperluas penerapan kebijakan Hybrid Mesh Firewall ke dalam Data Processing Units (DPU) NVIDIA BlueField yang terintegrasi pada server GPU NVIDIA. Hal ini memungkinkan ancaman diblokir di tingkat server sebelum mencapai data sensitif organisasi.

Fitur Cisco AI Defense kini mendukung dan mengamankan platform pengembangan agen otonom terbaru milik NVIDIA, yaitu OpenShell. Fitur ini memberikan kontrol dan pagar pengaman (guardrails) untuk memantau tindakan agen AI guna memastikan alur kerja tetap berjalan aman.

Analis dari IDC, Mary Johnston Turner, menilai kemitraan ini hadir di titik krusial industri saat beban kerja AI mulai mendekati sumber data. Menurutnya, kolaborasi antara Cisco dan NVIDIA memberikan pilihan yang dibutuhkan pelanggan untuk mengatasi kompleksitas integrasi serta meningkatkan skala operasional tanpa menciptakan celah keamanan baru.

Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *