Manfaat Berkebun dan Jenis Tanaman Sayuran yang Mudah Ditanam di Rumah
Berkebun adalah salah satu aktivitas yang bisa mengisi waktu luang sekaligus memberikan banyak manfaat. Salah satu manfaat utamanya adalah mampu meredakan stres, serta memberikan hasil panen yang bisa dikonsumsi bersama keluarga. Tidak hanya itu, berkebun juga menjadi cara untuk menjaga kesehatan secara alami.
Salah satu jenis tanaman yang sering ditanam adalah sayuran. Menanam sayuran tidak memerlukan lahan yang luas, bahkan bisa dilakukan di pekarangan rumah atau menggunakan pot. Yang terpenting adalah memilih bibit benih yang berkualitas agar tanaman tumbuh dengan baik dan optimal.
Berikut ini beberapa jenis bibit tanaman sayuran yang mudah ditanam di rumah:
-
Bibit cabai paprika yang berwarna campuran
Cabai paprika berjenis warna campuran bisa ditanam di halaman rumah dengan menggunakan pot atau langsung di pekarangan. Bibit ini bisa ditanam di pot atau polybag dengan ukuran diameter 30-40 cm dengan jarak tanaman 30-40 cm. Jika tidak ingin menggunakan tanah, Mama bisa mencoba sistem hidroponik.
Ketika dirawat dengan baik, tanaman ini akan lebih tahan penyakit, memiliki usia panen yang jelas, dan bobot yang baik. Harganya pun sangat terjangkau, mulai dari Rp 12.000 hingga Rp 15.000. -
Bibit sayuran kale lacinato
Kale lacinato merupakan bagian dari keluarga sawi-sawian. Perbedaan fisiknya adalah daun yang lebih keriting dibandingkan sawi lainnya. Tanaman ini telah dibudidayakan turun-temurun dan disebut sebagai heirloom.

Kale lacinato populer di pasar Eropa dan Amerika. Tanaman ini memiliki julukan dinosaurus karena ukurannya yang besar dan bergelombang. Keunggulannya adalah bisa dipanen kapan saja dan memiliki waktu pertumbuhan yang cepat. Harganya berkisar antara Rp 12.000 hingga Rp 20.000. -
Bibit seledri batang besar Tall Utah 52-70
Seledri termasuk tanaman yang mudah ditanam. Jenis Tall Utah 52-70 cocok untuk ditanam di semua musim. Batangnya bisa mencapai ukuran 6 inci. Daunnya lebih hijau dan besar dibandingkan jenis seledri lainnya.

Harga bibit ini berkisar antara Rp 8.000 hingga Rp 20.000. -
Kangkung hidroponik
Kangkung sangat populer bagi pemula yang ingin belajar home farming atau hidroponik. Tanaman ini mudah dirawat dan memiliki masa panen yang cepat.

Kangkung yang ditanam secara hidroponik memiliki tekstur dan rasa yang lebih renyah. Harganya berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 63.000. -
Bibit ciplukan kuning
Ciplukan atau ground cherry memiliki rasa manis dan segar dengan warna kuning keemasan. Buahnya seperti ceri yang tertutup oleh kelopak bunganya.

Usia panen antara 70-75 hari setelah tanam. Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp 8.000 hingga Rp 20.000. -
Bibit daun bawang
Daun bawang cocok ditanam oleh para pemula karena mudah dalam perawatan. Bisa ditanam di pot, polybag, atau lahan yang sudah disiapkan.

Masa panen sekitar 2,5 bulan setelah tanam. Harganya berkisar antara Rp 7.000 hingga Rp 56.000. -
Bibit bayam
Bayam bisa ditanam sepanjang tahun di dataran rendah maupun tinggi. Pemilihan waktu yang tepat adalah awal musim hujan dan awal musim kemarau.

Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp 2.400 hingga Rp 11.000. -
Bibit cabai
Cabai mudah dirawat dan tidak memerlukan lahan yang luas. Bisa ditanam di pot atau polybag.

Hanya butuh 2-3 bulan untuk memetik hasilnya. Harganya cukup terjangkau dan bisa menjadi solusi berhemat ketika harga sedang naik.
Itulah beberapa jenis bibit tanaman sayuran yang mudah ditanam di rumah. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Mama yang ingin mencoba menanam sayuran sendiri.











