Kuliner Khas Solo: Selat yang Menggugah Selera
Selat Solo adalah salah satu kuliner khas Kota Bengawan yang sangat populer, terutama saat momen libur Lebaran tiba. Makanan ini merupakan perpaduan antara bistik dan salad, dengan bahan utama berupa sayuran seperti wortel, buncis, selada, tomat, timun, dan kentang, serta daging olahan. Kuah kecap yang manis, asam, dan gurih menjadi ciri khas dari saus selat.
Proses pembuatan selat Solo juga memiliki keunikan tersendiri. Daging yang digunakan biasanya dicincang lalu dicampur dengan bahan lain seperti sosis, tepung roti, dan telur. Setelah itu, campuran tersebut dibungkus dengan daun pisang dan dikukus hingga matang. Setelah dingin, daging tersebut diiris tebal dan digoreng menggunakan sedikit margarin. Selat Solo kemudian disajikan dengan kuah atau saus cokelat yang berasal dari kecap, memberikan rasa yang kaya dan menarik.
Jika Anda berkunjung ke Solo, mencoba selat adalah hal yang wajib dilakukan. Berikut beberapa rekomendasi tempat makan yang terkenal dengan cita rasa khas dan lokasi legendaris:
1. Selat Mbak Lies
Warung Selat Mbak Lies telah berdiri sejak tahun 1978 dan menjadi salah satu tempat favorit wisatawan. Lokasinya berada di Jl Veteran, Gg 2 No 42, Serengan, Kota Surakarta. Selat khas warung ini memiliki perpaduan rasa gurih dan manis, dengan isiannya terdiri dari lidah sapi, telur, kentang, wortel, buncis, dan mustard khas Belanda. Selain rasanya yang lezat, interior warung ini juga sangat unik karena dihiasi oleh banyak ornamen keramik klasik koleksi Mbak Lies. Selama Lebaran 2026, warung ini hanya tutup satu hari, yaitu Sabtu (21/3/2026).
2. Selat Kusuma Sari
Kusuma Sari Restaurant sudah ada sejak tahun 1970 dan menyajikan selat yang berbeda dari tempat lain. Bahan utama yang digunakan adalah daging paha sapi. Lokasinya berada di Jl Slamet Riyadi No.111, Kemlayan, Serengan, Kota Surakarta. Saat ini, Kusuma Sari memiliki banyak cabang, termasuk di beberapa mal Kota Solo. Selama Lebaran 2026, restoran ini tutup dua hari, yaitu Sabtu (21/3/2026) dan Minggu (22/3/2026), lalu buka kembali pada Senin (23/3/2026).

3. Selat Vien’s
Selat Vien’s juga menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi ketika berada di Solo. Warung ini memiliki banyak cabang, namun yang paling diminati berada di Jalan Hasanudin No 99 D/E, Punggawan, Banjarsari, Surakarta. Meskipun antreannya cukup panjang, rasanya sangat menggugah selera. Selat Vien’s berdiri sejak tahun 2008 dan menyajikan hidangan khas Kota Solo yang lezat. Perpaduan rasa manis, asam, dan gurih dari selat Solo ini sangat diminati oleh masyarakat maupun wisatawan.

4. Tenda Biru
Tenda Biru adalah warung selat yang berada di Jl. Dr. Wahidin No.26, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo. Ada juga lokasi lainnya di Jl KH Samanhudi 1. Warung ini berdiri sejak tahun 2002 dan menyajikan selat dengan daging sapi yang direbus dalam kuah encer. Kuahnya terbuat dari racikan bumbu bawang putih, cuka, kecap manis, kecap inggris, air, serta bumbu seperti pala dan merica. Selama Lebaran 2026, Tenda Biru baru akan buka pada Rabu (25/3/2026).

5. Omah Selat
Omah Selat berdiri sejak tahun 2008 dan merupakan sebuah restoran yang juga berfungsi sebagai gallery. Tempat ini menempati bangunan rumah khas Jawa yang klasik, dengan interior yang didominasi barang-barang antik. Omah Selat sangat konsisten dalam memilih bahan-bahan segar, mulai dari sayuran hingga daging. Selat Solo di sini sangat berwarna dan menggugah selera. Lokasinya berada di Jl Gotong Royong No 13, Jagalan, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Menu selat di sini adalah modifikasi dari masakan selat Solo, dan disajikan dengan piring meski tetap menggunakan garpu dan pisau.

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











