Paul Parker Mempertanyakan Masa Depan Harry Maguire dan Mason Mount di Manchester United
Paul Parker, mantan pemain Manchester United, menyatakan keyakinannya bahwa masa depan Harry Maguire di Old Trafford akan berakhir pada musim panas ini. Ia juga menyarankan klub untuk melepas Mason Mount sebelum waktunya terlalu terlambat.
Maguire telah menjadi salah satu pemain kunci di lini belakang Manchester United sejak kembali dari cedera awal tahun ini. Pemain internasional Inggris tersebut tampil sebagai starter sejak Michael Carrick mengambil alih kepelatihan pada Januari lalu. Namun, dengan kontraknya yang hanya tersisa tiga bulan lagi, masa depannya masih dipertanyakan.
Beberapa pembicaraan telah dilakukan mengenai perpanjangan kontrak Maguire, tetapi dengan munculnya Ayden Heaven dan Leny Yoro sebagai pengganti potensial, Man United mungkin lebih memilih melihat masa depan tim. Selain itu, cedera yang kembali muncul juga membuat masa depan Lisandro Martinez diragukan, sementara Matthijs de Ligt juga mengalami kesulitan musim ini karena masalah punggung.
Manchester United memiliki beberapa opsi dalam menjaga lini belakang, dan Parker percaya bahwa Martinez masih memiliki peluang untuk membuktikan dirinya sebagai pilihan jangka panjang. Meskipun Maguire telah membantah kritik selama bertahun-tahun, Parker menganggap bahwa mempertahankannya akan menjadi tindakan “bodoh” bagi klub.
“Pada akhirnya, dia sudah menjalani masa baktinya. Dia sudah berganti banyak pelatih,” ujar Parker. “Saya pikir akan sangat gegabah untuk tetap mempertahankannya.”
Ia menambahkan: “Anda punya dua bek tengah. Anda sudah punya Yoro dan Heaven, Anda punya de Ligt, Anda punya Martinez. Mempertahankan Maguire sama seperti menghentikan perkembangan dua pemain muda. Itulah yang akan Anda lakukan.”
Parker juga mengkritik sentimen yang sering muncul dalam mendukung Maguire: “Dan juga, omong kosong yang mereka katakan, ‘oh, baguslah dia ada di sini’, dia sudah melewati terlalu banyak pergantian pelatih. Sekarang dia bermain di bawah Carrick, ada kemungkinan besar akan ada pelatih lain yang datang. Saya hanya berpikir pada akhirnya, Anda tidak bisa membiarkan sentimen menghalangi kemajuan sebuah tim.”
Investasi pada Bek Tengah
Mengenai Lisandro Martinez, Parker menilai bahwa Manchester United perlu berinvestasi pada seorang bek tengah. Ia menyarankan agar Martinez dapat kembali bermain beberapa pertandingan sebelum akhir musim dan menjalani pramusim yang baik, sehingga klub bisa mendapatkan pemain yang ingin bermain.
Sementara itu, Mason Mount, yang sebelumnya bermain untuk Chelsea, hanya mendapat satu menit waktu bermain di bawah asuhan Carrick. Cedera yang terus-menerus menghantui pemain 27 tahun tersebut sejak kepindahannya ke Manchester pada 2023. Dalam hampir tiga musim, ia hanya mencetak tujuh gol dan tampil sebanyak 66 kali, dengan hanya 29 di antaranya sebagai starter.
Parker mempertanyakan posisi Mount dalam susunan pemain saat ini. Ia yakin bahwa pemain tersebut tidak akan menjadi starter musim depan. “Jika Anda melihat susunan pemain inti Manchester United, apakah mereka akan memilihnya untuk bermain sebagai starter musim depan? Jawabannya adalah tidak,” katanya.
Menurut Parker, Mount bukan tipe pemain yang akan dimainkan di posisi sayap. “Dia akan menjadi pemain yang akan Anda mulai di tengah, dan tengah adalah bagian terpenting, tulang punggung tim.”
Ia menyarankan agar klub menerima tawaran apa pun yang bisa diperoleh musim panas ini. “Saya melihatnya dan jika seseorang datang dan menawarkan uang kepada Anda, Anda harus menerimanya. Dia belum banyak bermain sepak bola dan kemudian menghilang lagi. Dia menyelesaikan pertandingan, dia masuk sebagai pemain pengganti dan Anda tidak bisa melihat apa pun, alasan mengapa itu berhasil, apakah ada taktik yang berhasil.”
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











