"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Budaya  

Sehari Sebelum Wafat, Vidi Aldiano Donasikan Sistem Audio untuk Masjid Polsek Ciputat Timur

Kebaikan Vidi Aldiano yang Tak Terlupakan

Di tengah kondisi kesehatannya yang terus menurun akibat penyakit yang dideritanya, Vidi ternyata masih menyempatkan diri melakukan sebuah amal jariah yang kini menjadi kenangan terakhir bagi orang-orang di sekitarnya. Kepergian musisi yang dikenal dengan suara khas dan kepribadian hangat tersebut tidak hanya meninggalkan kenangan melalui karya-karyanya di industri musik, tetapi juga melalui berbagai kebaikan yang ia lakukan semasa hidup.

Belakangan terungkap sebuah kisah menyentuh yang terjadi tepat sehari sebelum sang penyanyi berpulang. Di tengah kondisi kesehatannya yang terus menurun akibat penyakit yang dideritanya, Vidi ternyata masih menyempatkan diri melakukan sebuah amal jariah yang kini menjadi kenangan terakhir bagi orang-orang di sekitarnya.

Vidi wafat di usia 35 tahun setelah menjalani perjuangan panjang melawan kanker ginjal yang didiagnosis sejak Desember 2019. Selama bertahun-tahun, ia terus berupaya menjalani berbagai pengobatan sembari tetap berkarya dan beraktivitas. Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Vidi kemudian dimakamkan sehari setelahnya pada Minggu, 8 Maret 2026. Prosesi pemakaman berlangsung penuh haru di TPU Tanah Kusir dan dihadiri oleh keluarga, sahabat dekat, serta sejumlah rekan dari kalangan selebritas yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.

Meski kini telah tiada, kebaikan hati pelantun lagu Status Palsu tersebut tetap dikenang oleh banyak orang. Salah satu kisah yang belakangan terungkap menunjukkan bahwa tepat 24 jam sebelum ajal menjemput, Vidi sempat melakukan sebuah kegiatan amal dengan menyumbangkan perangkat sound system untuk sebuah rumah ibadah yang berada di lingkungan kepolisian.

Cerita mengharukan ini diungkap langsung oleh ayah Vidi, Harry Aprianto Kissowo atau yang akrab disapa Harry Kiss. Ia membagikan kisah tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 13 Maret 2026. Dalam unggahan itu, Harry menjelaskan bahwa pada 6 Maret 2026, Vidi baru saja memberikan hibah berupa seperangkat sistem tata suara bermerek V8Sound untuk Masjid Al Askar yang berada di lingkungan Polsek Ciputat Timur. Perangkat tersebut dipasang untuk mendukung kegiatan ibadah serta aktivitas keagamaan di masjid tersebut.

“Masjid Askar Polsek Ciputat Timur, 6 Maret 2026. Vidi baru saja menyelesaikan pemasangan tata suara V8Sound yang ia hibahkan, hanya sehari sebelum ia wafat,” tulis Harry dalam unggahannya. Harry juga mengungkapkan bahwa mendiang putranya sebenarnya memiliki keinginan besar untuk hadir secara langsung saat peresmian penggunaan perangkat audio tersebut. Namun rencana tersebut tidak sempat terwujud karena takdir berkata lain.

“Satu hari sebelum meninggal, tepatnya 6 Maret 2026, Vidi Aldiano menghibahkan perangkat sound system untuk Masjid Al Askar di Polsek Ciputat Timur. Ia sempat berencana datang langsung saat peresmian, tetapi Tuhan memanggilnya lebih dulu,” tulis Harry lagi. Dalam unggahan yang sama, Harry turut membagikan sebuah video yang menampilkan ungkapan terima kasih dari pihak kepolisian. Dalam rekaman tersebut, Kapolsek Ciputat Timur yang dikenal dengan sapaan Ustaz Bambang menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh almarhum Vidi.

Sebagai perwakilan dari kepolisian, Bambang mengenang momen ketika menerima hibah tersebut. Ia menjelaskan bahwa perlengkapan audio yang disumbangkan datang dalam kondisi lengkap dan siap digunakan untuk menunjang berbagai kegiatan ibadah di masjid yang berada di lingkungan kantor polisi tersebut. Kisah ini pun semakin memperlihatkan sisi kebaikan Vidi Aldiano yang tidak hanya dikenal sebagai penyanyi berbakat, tetapi juga sebagai sosok yang peduli terhadap kegiatan sosial dan keagamaan.

“Sehari sebelum almarhum meninggalkan kita, beliau memberikan sumbangsih ke musala kami di Polsek Ciputat Timur berupa satu set audio system, mixer, perangkatnya semua lengkap,” ujarnya. Kehadiran bantuan fasilitas ini diakui Bambang membawa berkah yang luar biasa besar. Kini, segala aktivitas keagamaan jajaran anggota Polsek Ciputat Timur beserta masyarakat sekitar bisa diselenggarakan dengan lebih khusyuk dan nyaman.

“Satu hari sebelum beliau meninggal, saya masih ingat. Alhamdulillah, saya terima kasih,” ungkap Bambang.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *