"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Daerah  

Kapasitas parkir terbatas, warga diimbau gunakan transportasi umum ke Taman Bendera Pusaka

Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru Resmi Dibuka untuk Umum

Taman Bendera Pusaka yang berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, resmi dibuka untuk masyarakat umum pada hari Minggu (15/3/2026). Pengunjung dapat mengakses taman ini selama 24 jam tanpa batas waktu. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, taman ini dilengkapi dengan sistem keamanan lengkap seperti CCTV serta pengawasan petugas keamanan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau para pengunjung menggunakan transportasi umum karena kapasitas parkir di sekitar taman terbatas. Ia menyampaikan bahwa meskipun tempat parkir tersedia, jumlahnya tidak cukup untuk menampung semua pengunjung. Oleh karena itu, ia berharap warga lebih memilih transportasi publik agar tidak terjadi kemacetan atau kesulitan dalam mencari tempat parkir.

“Tempat parkir memang, kalau saya bilang bahwa parkir enggak bermasalah pasti saya juga bohong. Tetapi saya yakin karena ini adalah menjadi ruas utama transportasi publik di Jakarta, semua orang bisa dengan mudah sekarang ini sampai dengan ke Blok M, dan dari Blok M ke sini cukup dekat,” ujar Pramono usai meresmikan taman tersebut.

Selain itu, Pramono menekankan bahwa taman ini dimaksudkan sebagai ruang publik untuk aktivitas bersama, bukan sebagai tempat tidur atau istirahat panjang. Petugas keamanan akan memberikan peringatan kepada pengunjung jika melanggar aturan tersebut.

Fasilitas Lengkap di Taman Bendera Pusaka

Taman Bendera Pusaka seluas 5,6 hektare ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga, seperti jogging track sepanjang 1,2 km, lapangan tenis, lapangan multifungsi, dan satu lapangan padel yang dapat digunakan secara gratis setelah melakukan pendaftaran. Selain itu, penataan kawasan ini juga mencakup relokasi taman burung yang sudah ada sebelumnya.

Adapun alasan adanya Patung Fatmawati di area taman adalah untuk memberikan penghargaan kepada sosok yang berjasa besar bagi bangsa. Fatmawati merupakan penjahit bendera pusaka yang dikibarkan saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Peresmian oleh Presiden Kelima Republik Indonesia

Pantauan Warta Kota menunjukkan bahwa acara peresmian Taman Bendera Pusaka turut dihadiri oleh Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Ia tiba di lokasi sekira pukul 17.08 WIB, didampingi oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno.

Acara peresmian ini diawali dengan lagu kebangsaan, tarian budaya, serta pemutaran video perjuangan Fatmawati kala menjahit bendera pusaka. Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan taman tersebut, termasuk mitra strategis Pemprov DKI Jakarta, BUMN, pematung, arsitek, dan kolaborator lainnya.

“Kami laporkan Ibu Mega, Jakarta ketika saya dan Bang Dul menjabat, rankingnya nomor 74 dari 156 kota dunia. Sekarang ini sudah naik menjadi 71 dari 156. Termasuk di dalamnya adalah infrastruktur transportasinya, Jakarta sekarang sudah menjadi nomor 17 terbaik dunia. Di ASEAN hanya kalah dari Singapura, sekarang Jakarta sudah lebih baik daripada Manila, Bangkok, Kuala Lumpur, Hanoi, dan sebagainya,” lanjut Pramono.

Peluang bagi UMKM

Pramono menambahkan bahwa taman ini juga akan memberikan peluang bagi UMKM untuk berkembang. Enam tempat usaha akan dikelola oleh UMKM setempat, sementara pemanfaatan fasos-fasum kecil dapat diberikan nama penyumbang.

“Seizin Ibu Megawati, saya akan meresmikan taman ini. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Taman Bendera Pusaka dan Patung Fatmawati saya resmikan. Semoga dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga serta menjadikan Kota Jakarta semakin hijau, lestari, dan berkelanjutan,” tutup Pramono.

Kawasan Taman yang Terbentuk dari Penggabungan Tiga Taman

Taman Bendera Pusaka merupakan kawasan ruang terbuka hijau yang terbentuk dari penggabungan tiga taman, yakni Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser. Sebagian besar area taman sudah bersih dan tertata rapi. Di tengah danau buatan, patung Fatmawati yang digambarkan sedang menjahit bendera Merah Putih telah berdiri.

Taman ini juga dilengkapi sejumlah fasilitas olahraga, seperti dua lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk basket, padel, dan tenis. Selain itu, tersedia jogging track sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang mengelilingi kawasan taman.

Salah satu bagian yang menonjol adalah jembatan penghubung berwarna merah yang melintas di atas danau dan menjadi ikon taman tersebut. Namun, akses menuju jembatan tampak masih ditutup.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *