Berita Duka: Vidi Aldiano Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Ginjal
Penyanyi dan musisi Indonesia, Vidi Aldiano, meninggal dunia pada hari Sabtu, 7 Maret 2026, pukul 16.33 WIB di Jakarta. Ia mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan penyakit kanker ginjal yang telah dideritanya sejak tahun 2019.
Kabar duka ini pertama kali tersiar melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp dari pihak keluarga yang sedang berduka. Kepergian Vidi menandai akhir perjuangannya melawan penyakit yang telah mengubah hidupnya selama beberapa tahun terakhir.
Pihak keluarga, melalui sang ayah Harry Aprianto, mengonfirmasi bahwa Vidi wafat dengan tenang, didampingi oleh seluruh keluarga besar. Pesan duka yang tersebar luas di media sosial menyebutkan bahwa Vidi wafat dalam pelukan hangat orang-orang tercinta yang telah lama menemaninya dalam masa-masa sulit.
“Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Allah SWT, 7 Maret jam 16:33, selamat jalan menuju Cahaya Ilahi,” tulis pesan tersebut.
Perjuangan Vidi melawan kanker ginjal sebenarnya bukanlah hal baru bagi publik, namun ketegarannya selalu berhasil memukau banyak orang. Sebelum kabar duka ini datang, Vidi Aldiano sempat terlihat mengalami perubahan fisik yang cukup signifikan di tengah upayanya untuk sembuh.
Publik sempat menyoroti penampilan Vidi yang tampak lebih kurus dan kulit yang terlihat lebih putih dibandingkan biasanya saat ia terus berupaya menjalani pengobatan intensif. Meskipun wajahnya terlihat lebih putih dan disebut warganet tampak lebih glowing, banyak yang menduga bahwa perubahan itu adalah tanda-tanda kelelahan tubuh akibat penyakit berat yang diidapnya.
Menanggapi berbagai asumsi tersebut, Vidi Aldiano dulunya sempat memberikan respons yang cukup dingin namun tetap tenang. Ia sempat berujar bahwa perubahan penampilannya itu dilakukan dengan sengaja agar dirinya tidak merasa bosan dengan rutinitas pengobatan yang melelahkan.
“Kalau merasa lebih bagus, makasih, tapi glowing enggak cukup, yang cukup itu harus sehat,” kata Vidi Aldiano saat ditemui di Jakarta Pusat, medio Oktober 2025 lalu.
Bagi suami dari Sheila Dara ini, aspek terpenting dalam hidupnya di masa-masa terakhir bukanlah sekadar penampilan luar, melainkan perjuangan untuk mendapatkan kembali kesehatannya. Vidi, yang meninggal di usia 35 tahun, sebelumnya sempat mengakui bahwa tubuhnya yang lebih kurus adalah hasil dari program diet yang ia jalani secara ketat.
“Dietnya berhasil kayaknya, bagian rangkaian treatment (penyembuhan kanker ginjal),” ujar musisi yang dikenal dengan kepribadian ramah tersebut. Kala itu, ia selalu berharap agar program pengobatan dan diet yang dijalaninya dapat membuahkan hasil positif bagi kondisi fisiknya secara keseluruhan.
“Gendut atau kurus, yang penting sehat, semoga saya bisa sehat terus,” harapnya dalam sebuah wawancara yang kini menjadi kenangan manis bagi para penggemarnya.
Perjalanan panjang Vidi melawan penyakit ini dimulai sejak ia pertama kali divonis mengidap kanker ginjal pada tahun 2019 silam. Sejak vonis tersebut dijatuhkan, kehidupan Vidi berubah menjadi serangkaian jadwal pemeriksaan medis dan kunjungan ke rumah sakit yang tiada henti. Ia tidak pernah menyerah dan terus berusaha mencari kesembuhan, bahkan sampai harus melakukan pengobatan ke luar negeri, tepatnya ke Penang, Malaysia.
Dedikasi Vidi terhadap kesembuhannya menjadi inspirasi bagi banyak orang yang juga tengah berjuang melawan penyakit serupa. Meskipun harus menahan rasa sakit dan kelelahan akibat pengobatan, Vidi tetap berusaha tampil profesional dalam karier musiknya hingga saat-saat terakhir.
Ia sering kali terlihat tetap ceria di depan kamera, seolah ingin menunjukkan bahwa penyakit tidak boleh menghentikan semangat hidup seseorang. Namun, takdir berkata lain pada Sabtu sore ini, saat raga sang musisi akhirnya mencapai batasnya setelah perjuangan panjang selama bertahun-tahun.
Kepergian Vidi meninggalkan duka yang mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh insan musik Indonesia yang mengagumi karya dan kepribadiannya. Sheila Dara, sang istri, yang selalu setia mendampingi di setiap langkah perjuangan Vidi, kini harus merelakan belahan jiwanya pergi lebih dulu.
Kini, tidak ada lagi senyum lebar Vidi Aldiano di atas panggung, namun karya-karyanya akan tetap abadi di telinga para penikmat musik tanah air. Indonesia kehilangan seorang pejuang yang gigih, seorang musisi yang jujur, dan sosok yang selalu menebarkan energi positif meski di tengah badai ujian kesehatan.
Selamat jalan, Vidi Aldiano. Perjuanganmu telah usai, dan kini saatnya kamu beristirahat dalam damai tanpa lagi merasakan sakit. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa-masa sulit ini.











