PSPS Pekanbaru Siap Hadapi Garudayaksa FC di Kandang
PSPS Pekanbaru akan menjamu Garudayaksa FC dalam pertandingan lanjutan putaran ketiga Championship Liga 2, yang digelar pada Sabtu (28/2/2026). Pertandingan ini sangat penting bagi PSPS Pekanbaru untuk keluar dari zona degradasi. Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menegaskan bahwa kemenangan menjadi target utama dalam laga ini. Meski lawannya adalah pemuncak klasemen sementara di grup A, PSPS Pekanbaru harus memaksimalkan peluang mereka.
Kondisi saat ini menunjukkan bahwa PSPS Pekanbaru hanya berjarak satu poin dari Persekat Tegal, yang berada di garis degradasi. Jika PSPS Pekanbaru lengah, posisi mereka bisa langsung diambil alih oleh tim tersebut. Hal ini membuat pasukan Askar Bertuah harus tampil maksimal dalam pertandingan kali ini.
Sebelum menghadapi Garudayaksa FC, PSPS Pekanbaru telah melakukan evaluasi terhadap dua laga tandang melawan Persiraja Banda Aceh dan Adhyaksa FC. Dari dua laga tersebut, PSPS mampu mencuri dua poin. Perombakan pemain dan taktik yang diterapkan oleh Aji Santoso memberikan dampak positif terhadap performa tim. Bahkan, PSPS Pekanbaru mampu unggul lebih dulu dalam beberapa pertandingan.
Taktik yang digunakan oleh Aji Santoso cukup efektif dalam menghadapi serangan lawan. Perubahan pada lini belakang dan daya serang yang semakin kuat memberi kepercayaan diri kepada tim. Contohnya, dalam laga melawan Adhyaksa FC, Aji Santoso memasang tiga center back dan menggunakan formasi 5-4-1 untuk meredam agresivitas tuan rumah. Hasilnya cukup efektif, karena Adhyaksa FC tidak mampu menciptakan banyak peluang.
“Yang biasanya saya menggunakan dua center back, kali ini saya menggunakan tiga center back. Terbukti cukup sukses, hampir lawan tidak ada peluang. Di sepanjang pertandingan hampai tidak ada peluang, beda dengan kemarin-kemarin,” ujar Aji Santoso usai laga.
Meskipun taktik tersebut bisa diterapkan dalam laga melawan Garudayaksa FC, Aji Santoso mungkin akan mengusung strategi lain karena PSPS Pekanbaru bermain di kandang sendiri. Tim ini memiliki banyak pemain berkualitas yang dapat dimanfaatkan dalam laga ini.
Lawan yang Tangguh
Garudayaksa FC bukanlah lawan yang mudah bagi PSPS Pekanbaru. Mereka berada di puncak klasemen sementara di grup A Championship Liga 2. Capaian ini menjadi harapan bagi Garudayaksa FC untuk melangkah ke Liga 1 Super League musim depan. Sebagai tim yang baru dibentuk setahun lalu, prestasi mereka tergolong melejit.
Hingga pertandingan kedua putaran ketiga, Garudayaksa FC telah mengumpulkan 37 poin. Mereka memiliki selisih gol yang lebih baik dibandingkan Adhyaksa FC. Pertahanan mereka juga sangat kuat, dengan hanya kebobolan 16 gol dan mencetak 36 gol. Ini membuat PSPS Pekanbaru harus waspada menghadapi Garudayaksa FC meskipun bermain di kandang sendiri.
Klasemen Grup A Championship Liga 2
- Garudayaksa FC: 37 poin
- Adhyaksa FC: 37 poin
- Sumsel United: 34 poin
- Bekasi City: 33 poin
- PSMS Medan: 29 poin
- Persiraja: 28 poin
- Persikad Depok: 26 poin
- PSPS Pekanbaru: 23 poin
- Persekat: 22 poin
- Sriwijaya FC: 2 poin
Head to Head Garudayaksa Unggul
Dalam dua pertemuan sebelumnya antara PSPS Pekanbaru dan Garudayaksa FC, Garudayaksa FC berhasil unggul. Pertemuan pertama di markas PSPS Pekanbaru berakhir dengan skor 1-0, sedangkan pertemuan kedua di markas Garudayaksa FC berakhir imbang 2-2. Pertandingan ketiga ini akan menjadi laga yang menentukan kemampuan kedua tim.
Perombakan besar yang dilakukan oleh manajemen PSPS Pekanbaru memberikan perubahan signifikan di putaran ketiga. Dua pertandingan berat mampu mereka lewati dengan baik. Pada pertandingan terakhir melawan Adhyaksa FC, PSPS bahkan mampu memberikan perlawanan yang cukup keras.
Tanpa Penonton
PSPS Pekanbaru akan melakoni laga kandang perdana mereka di putaran ketiga Championship Liga 2 menghadapi Garudayaksa FC. Namun, pertandingan tersebut akan digelar tanpa penonton. Keputusan ini diumumkan langsung oleh manajemen PSPS Pekanbaru melalui akun Instagram resmi mereka.
Penyebabnya adalah sanksi yang diberikan oleh Komite Disiplin PSSI setelah adanya insiden di laga melawan Adhyaksa FC tanggal 23 Januari 2026. Beberapa pelanggaran seperti nyanyian tidak pantas, tindakan meludahi tim lawan, dan pelemparan bus tim lawan dilakukan oleh suporter PSPS Pekanbaru. Akibatnya, PSPS Pekanbaru dikenai sanksi dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton selama satu pertandingan.
Manajemen PSPS Pekanbaru meminta semua pihak untuk menjadikan sanksi ini sebagai pelajaran. “Semoga menjadi pembelajaran buat semua. Jangan pernah turunkan semangat mendukung PSPS Pekanbaru. Mari bertemu kembali di Stadion Kaharuddin Nasution pada April 2026. Untuk saat ini bantu dukungan dan doa dari Rumah dahulu.”
Dengan kondisi tersebut, apakah PSPS Pekanbaru mampu mewujudkan kemenangan perdana mereka di putaran ketiga Championship Liga 2?











