"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Wisata NTT: Pesona Pantai Kiriwai di Sumba Timur dengan Pasir Putih dan Batu Piramida

Keindahan Alam yang Menakjubkan di Pantai Kiriwai

Pantai Kiriwai, yang terletak di Desa Mondu Lambi, Kecamatan Lewa Tidahu, Kabupaten Sumba Timur, menawarkan pemandangan alam yang luar biasa. Salah satu hal yang membuat pantai ini menarik adalah keberadaan bebatuan piramida yang berdiri megah di tepian laut. Batu-batu tersebut memiliki bentuk yang mirip dengan bangunan piramida di Mesir, namun tidak dibangun oleh tangan manusia, melainkan merupakan hasil alami dari kekuatan alam dan ciptaan Tuhan.

Bebatuan piramida di pantai ini cukup besar dan tinggi. Ukuran batu bervariasi, mulai dari ketinggian 10 meter hingga mencapai 20 meter. Terdapat empat buah batu piramida, tiga di antaranya berjejer menjorok ke laut, sedangkan satu lagi berada agak jauh ke barat dengan jarak sekitar 3 meter dari posisi lainnya. Jika Anda memiliki nyali, Anda bisa naik ke puncak batu tersebut untuk berfoto atau berselfie sambil menikmati pemandangan indah dari atas.

Di samping keindahan batu piramida, pantai ini juga memiliki pasir putih yang lembut dan gelombang air laut yang cukup tinggi dan berlapis-lapis. Gelombang ini sangat cocok untuk aktivitas seperti sky atau selancar, meskipun perlu kehati-hatian dalam menjalankannya. Selain itu, pantai ini juga memiliki muara yang cukup panjang, sehingga menjadi salah satu alasan mengapa warga setempat menyebutnya dengan nama Pantai Kiriwai.

Air pada muara tersebut berwarna biru dan bersih, cocok sebagai tempat memancing. Di sekitar muara juga tersedia batu-batu alam yang indah, cocok sebagai tempat duduk untuk memancing. Tidak ada buaya di area ini, sehingga aman untuk dikunjungi. Jika ingin berwisata ke bagian timur pantai, Anda harus melewati muara menggunakan perahu.

Untuk sampai ke Pantai Kiriwai, Anda harus melewati jalan sejauh ratusan kilometer dari Kota Waingapu. Dari Kota Waingapu, ikuti jalur jalan Nasional Sumba hingga ke Lewa dengan jarak tempuh sekitar 65 kilometer. Jalanan di area ini cukup mulus dan aman. Setelah sampai di Lewa, belok kiri menuju ibu kota kecamatan Lewa Tidahu di Laikere, dengan jarak tempuh sekitar 20 kilometer. Jalanan di area ini juga mulus.

Setelah sampai di Laikere, belok kiri menuju Pantai Kiriwai dengan jarak tempuh sekitar 50 kilometer. Namun, jalan di area ini cukup berlubang dan berbatu, sehingga perjalanan mungkin membuat tubuh terasa sakit. Di sepanjang jalan, Anda akan melewati jalan tanah dari SD Umamanu hingga Pantai Kiriwai sejauh tiga kilometer, di mana debu tebal akan terhirup.

Meski begitu, Anda akan terhibur dengan pemandangan alam yang indah, termasuk savana Sumba, rumah-rumah penduduk asli dengan atap yang tajam di tengah, serta kuburan-kuburan dari batu alami yang indah. Selain itu, Anda juga akan melihat bentangan sawah yang menyebar di sepanjang jalan.

Setelah melewati jalan tersebut, Anda akhirnya sampai di Pantai Kiriwai yang Anda impikan. Namun, disarankan untuk membawa bekal secukupnya karena pantai ini masih cukup alami dan belum ada warung makan atau restoran. Di sekitar pantai juga tidak ada penginapan seperti home stay, villa, atau hotel. Jika ingin menginap, disarankan untuk menginap di rumah warga di Mondu Lambi.




Hendra Susanto

Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *