"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Daerah  

Penyelamatan Dramatis Dzikri di Gunung Ijen Membuat Warganet Haru: Mereka Seharusnya Dibayar Besar

Detik-Detik Penyelamatan Pendaki yang Hilang di Kawah Ijen

Video aksi dramatis tim SAR gabungan dalam menyelamatkan Muhammad Dzikri Maulana (16) telah viral di media sosial. Aksi tersebut terekam dan dibagikan oleh akun Instagram @exploregunung_. Dalam video, terdengar petugas memberi instruksi kepada Dzikri agar tetap tenang dan tidak panik.

Beberapa saat kemudian, Dzikri mengungkapkan permintaan pertamanya, yaitu meminta air. “Rescue.. air, diam di situ,” kata tim SAR gabungan. Sementara itu, salah satu relawan mengatakan, “Tim kita hari ini menemukannya, tenang oke, syahadat, istighfar, jangan panik.”

Proses Penyelamatan yang Menegangkan

Tim SAR gabungan segera bergegas memberikan air kepada remaja warga Desa Tamansari Kecamatan Licin tersebut dengan menembus rapatnya ranting pakis. Dzikri tampak lemah dan terjebak dalam kerumunan tumbuhan pakis. Sesekali, ranting-ranting kuat harus dipotong agar keberadaannya bisa dijangkau.

Setelah berhasil dijangkau, tim SAR gabungan mengungkapkan kelegaan mereka. “Alhamdulillah korban telah ditemukan,” kata relawan. Dzikri segera mendapatkan pertolongan pertama, terutama asupan air dan buah untuk membantunya pulih setelah lebih dari 14 jam di alam terbuka sendirian.

Ia kemudian dievakuasi turun ke Paltuding untuk kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Licin untuk mendapatkan penanganan medis.

Kronologi Kehilangan

Muhammad Dzikri Maulana (16) dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Ijen, Rabu (18/2/2026). Koordinator Resor TWA Kawah Ijen, Rusdi Santoso, menjelaskan bahwa Dzikri berangkat mendaki bersama empat orang rekannya dari pondok pesantren yang sama pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Pada waktu yang sama, tiga teman lainnya juga berangkat ke puncak, namun dalam rombongan berbeda. “Dua orang mendaki dengan didampingi pemandu, sementara tiga lainnya naik bersama troli,” ujar Rusdi.

Setibanya di area atas, seluruh rombongan sempat berkumpul dan beristirahat di sekitar pertigaan jalur menuju kawah dan titik sunrise. Lokasi tersebut memang menjadi salah satu spot favorit pendaki untuk menyaksikan matahari terbit.

Namun, saat rombongan bersiap turun, Dzikri tidak lagi terlihat. Rekan-rekannya sempat mencari di sekitar lokasi, tetapi tidak menemukan keberadaannya. Empat pendaki kemudian turun hingga tiba di Paltuding sekitar pukul 08.00 WIB.

Keluarga yang menunggu di rumah mulai cemas karena Dzikri tak kunjung kembali. Hingga pukul 14.00 WIB, remaja tersebut belum pulang sehingga laporan kehilangan disampaikan kepada petugas jaga.

Operasi Pencarian yang Dihentikan Sementara

Proses pencarian terhadap Muhammad Dzikri Maulana (16) sebelumnya terpaksa dihentikan sementara pada Rabu (18/2/2026) petang. Keputusan penghentian sementara ini diambil lantaran kondisi medan yang tidak memungkinkan akibat cuaca buruk dan minimnya pencahayaan di kawasan kawah.

“Kabut tebal dan gelap,” kata Kepala Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Rusdi Santoso, saat dikonfirmasi mengenai kendala di lapangan. Kondisi visual yang terbatas membuat seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR, mulai dari pihak keluarga, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), relawan pemandu, hingga tim SAR independen (BSI), ditarik mundur dari area pencarian demi keselamatan.

Rencananya, operasi pencarian skala besar dengan melibatkan personel tambahan dari Basarnas akan kembali dilanjutkan pada Kamis esok hari. “Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutup petikan pesan tersebut.

Tanggapan Warganet

Aksi penyelamatan pendaki tersebut mendapat apresiasi dari warganet atas kerja keras tim SAR gabungan. “Harusnya yg di gaji besar itu Relawan / Basarnas / Damkar, rela banget bayar pajak mahal buat mereka, sehat selalu pak,” kata warganet.

“Alhamdulillah. Terimakasih orang2 baik. Gusti Allah yg balas dengan umur panjang dalam kebaikan, murah rezeki dan sehat selalu,” ujar lainnya. “Alhamdulillah akhirnya diketemukan, terimakasih tim rescue… disini lah kita tau watak asli teman2 seperjalanan,” ujar warganet lain.

Kesimpulan

Penyelamatan Dzikri menjadi contoh nyata betapa pentingnya kerja sama antara tim SAR, relawan, dan masyarakat dalam situasi darurat. Dengan semangat pantang menyerah dan komitmen tinggi, akhirnya Dzikri dapat diselamatkan dalam kondisi selamat meskipun dalam keadaan lemah.


Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *