Doctor Doom, Villain Ikonik di Avengers: Doomsday
Doctor Doom adalah salah satu villain yang paling ikonik dalam dunia Marvel. Ia dipilih untuk menjadi musuh utama di Multiverse Saga milik Marvel Cinematic Universe (MCU). Alasannya karena kekuatannya yang luar biasa. Sebagai penyihir terkuat sekaligus penemu teknologi hebat, ia tidak kalah dari tokoh seperti Iron Man. Namun, selain sihir dan teknologi, Doctor Doom juga merupakan petarung yang sangat tangguh. Ia sering membawa berbagai senjata sakti untuk melawan Avengers maupun Fantastic Four.
Nah, bagaimana dengan film Avengers: Doomsday? Apa saja senjata yang akan digunakan oleh Doctor Doom dalam debutnya?
1. Excalibur, Pedang Legendaris King Arthur
Berdasarkan bocoran dari berbagai media, Doctor Doom dilaporkan akan menggunakan pedang dan perisai sebagai senjata. Ini menunjukkan bahwa ia bukan hanya ancaman dengan sihir dan teknologi, tetapi juga petarung mematikan. Di komik, ia pernah menggunakan banyak pedang ikonik, termasuk Excalibur. Pedang legendaris ini memiliki kekuatan untuk membunuh entitas kosmik. Dalam komik Iron Man: Legacy of Doom #2 (2008), Excalibur digunakan oleh Doctor Doom. Selain itu, pedang ini juga bisa menyembuhkan semua luka pengguna.
Jika Doctor Doom menggunakan Excalibur dalam Avengers: Doomsday, maka kemungkinan besar akan ada duel sengit antara dia dan Thor.
2. Molecule Displacer, Pistol Canggih yang Bisa Melebur Manusia Menjadi Molekul

Selain menjadi penyihir hebat, Doctor Doom juga menciptakan berbagai senjata canggih. Salah satunya adalah Molecule Displacer. Debutnya pada Thor #182 (1970), senjata ini menembakkan sinar yang melebur target menjadi molekul yang kemudian diserap ke senjatanya. Target bisa hidup-hidup selama beberapa waktu sebelum benar-benar mati. Senjata ini cocok muncul dalam Avengers: Doomsday untuk menunjukkan betapa hebatnya teknologi Doctor Doom.
Senjata ini juga bisa melumpuhkan karakter kuat yang menjadi ancaman bagi Doctor Doom.
3. Darkhold, Buku Sihir Terlarang yang Ia Kuasai Tanpa Menjadi Gila

Doctor Doom dikenal sebagai penyihir genius yang pernah mendapatkan gelar Sorcerer Supreme. Di komik The Darkhold: Alpha #1 (2021), ia berhasil mempelajari Darkhold tanpa menjadi gila seperti Scarlet Witch. Karena Darkhold menjadi bagian penting dalam Multiverse Saga, kemungkinan besar Doctor Doom akan menggunakan salinan buku ini.
Dalam Doctor Strange in the Multiverse of Madness (2022), kekuatan Darkhold memungkinkan Doctor Doom untuk menjelajahi multisemesta atau memanggil monster ganas. Dengan Darkhold, ia akan jauh lebih berbahaya dan sulit ditandingi oleh Doctor Strange.
4. Soulsword, Pedang Ikonik yang Ia Rebut dari Magik

Selain Excalibur, Doctor Doom juga pernah menggunakan Soulsword di komik Excalibur #37 (1991). Soulsword adalah pedang ikonik dari mutan bernama Magik. Pedang ini memiliki kekuatan untuk menghancurkan mantra sihir dan mengontrol kekuatan dari dimensi Limbo.
Karena Avengers: Doomsday mengonfirmasi eksistensi X-Men, kemungkinan besar Soulsword akan muncul. Doctor Doom bisa merebutnya dari Magik dalam petualangannya untuk menguasai multiverse. Dengan pedang ini, ia akan semakin sulit dikalahkan.
5. Antimatter Extrapolator, Pistol dengan Daya Hancur Tinggi

Debutnya pada Fantastic Four #350 (1991), Antimatter Extrapolator adalah pistol ikonik yang selalu dibawa oleh Doctor Doom. Senjata ini menembakkan sinar laser bermuatan partikel antimatter yang akan menciptakan ledakan besar ketika bersentuhan dengan objek.
Di komik, ledakannya dapat menghancurkan tubuh batu The Thing. Karena Doctor Doom dikenal sebagai penemu teknologi hebat, Antimatter Extrapolator kemungkinan besar akan tetap menjadi senjata sampingan yang ia bawa dalam Avengers: Doomsday.
Kesimpulan
Dengan berbagai senjata yang dimiliki, Doctor Doom akan menjadi ancaman besar bagi Avengers. Film Avengers: Doomsday baru akan dirilis pada 18 Desember 2026. Bagaimana pendapat kamu tentang senjata yang akan digunakan oleh Doctor Doom? Jangan lupa untuk tetap menantikan film tersebut!
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











