Kenaikan Harga Cabai di Pasar Bantul, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
Harga cabai di Pasar Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami kenaikan signifikan dalam tiga hari terakhir. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama menjelang bulan puasa. Beberapa jenis cabai yang mengalami kenaikan antara lain:
- Cabai rawit merah naik dari Rp88 ribu/kg menjadi Rp105 ribu/kg.
- Cabai keriting merah meningkat dari Rp42 ribu/kg menjadi Rp70 ribu/kg.
- Cabai keriting hijau melonjak dari Rp25 ribu/kg menjadi Rp30 ribu/kg.
Sementara itu, harga bawang putih masih stabil di kisaran Rp35 ribu/kg, sedangkan bawang merah berada di kisaran Rp40–43 ribu/kg.
Penyebab Kenaikan Harga Cabai
Menurut salah satu pedagang sayur di Pasar Bantul, Ami (60), kenaikan harga cabai ini dipengaruhi oleh faktor cuaca. Cuaca buruk menyebabkan banyak cabai busuk sebelum masa panen. Hal ini membuat pasokan cabai menjadi terbatas, sehingga memicu kenaikan harga.
“Kenaikan ini sudah terjadi sejak tiga hari terakhir atau sebelum puasa,” ujarnya. “Kami juga melihat permintaan dari konsumen menurun karena harga yang tinggi.”
Ami mengungkapkan bahwa sebelumnya ia bisa menjual hingga 5 kilogram cabai per hari, tetapi kini hanya mampu menjual sekitar 2 kilogram saja.
Stok Cabai dan Bawang Masih Aman
Meski harga cabai mengalami kenaikan, stok cabai dan bawang di Pasar Bantul masih aman. Pedagang lain, Sumiyem, menyampaikan bahwa stok seluruh komoditas tersebut cenderung aman. Cabai disuplai dari Muntilan, Jawa Tengah, namun permintaan terhadap cabai tetap stabil.
“Setiap harinya saya mampu menjual sekitar 20 kilogram cabai,” kata Sumiyem.
Ia juga menyebutkan bahwa harga bawang merah dan bawang putih masih stabil. Bawang merah saat ini dijual dengan harga Rp43 ribu/kg, sementara bawang putih dijual seharga Rp35 ribu/kg.
Pernyataan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP)
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul, Prapta Nugraha, memastikan bahwa stok komoditas tersebut cenderung aman meskipun harga jual mengalami peningkatan.
“Harga cabai kita masih tinggi, kemarin (berdasarkan harga rata-rata) sekitar Rp80 ribuan per kilogram. Semoga di Februari ini dan informasi dari Dinas Pertanian akan ada panen untuk cabai, semoga harapannya bisa terkendali,” ujarnya.
Prapta menambahkan bahwa kenaikan harga bahan pokok strategis di pasar menjelang bulan puasa merupakan kondisi yang wajar. Hal ini terjadi lantaran tingginya permintaan masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok.
Namun, ia berharap kepada masyarakat dan konsumen agar tidak melakukan aksi borong atau merasa khawatir kehabisan stok. Sebab, perilaku tersebut dapat memicu kelangkaan bapok di pasaran.
Data Stok Komoditas di Pasar Bantul
Berdasarkan data dari portal pantauan Bapok DKUKMPP, stok komoditas cabai di Pasar Bantul saat ini adalah sebagai berikut:
- Cabai merah keriting: 30 kilogram
- Cabai rawit merah: 25 kilogram
- Cabai rawit hijau: 10 kilogram
- Bawang merah: 200 kilogram
- Bawang putih honan (sinco): 180 kilogram
- Bawang putih kating: 180 kilogram
Prapta menekankan bahwa stok di pasar yang ada di aplikasi mereka sejauh ini masih tersedia. Ia meminta masyarakat untuk tidak panik dalam pembelian dan membeli bahan pokok sewajarnya saja.











