Kondisi Tim dan Prediksi Derby d Italia
Akhir pekan ini, Liga Italia Serie A akan menyuguhkan laga yang sangat dinantikan oleh para penggemar sepak bola, yaitu Derby d’Italia antara Inter Milan melawan Juventus. Laga yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza pada Minggu (15/2/2026) pukul 02.45 WIB tersebut menjadi pertandingan krusial bagi kedua klub.
Di papan klasemen sementara, Inter Milan memang lebih unggul dibandingkan Juventus. Klub berjulukan Nerazzurri itu berada di puncak klasemen dengan koleksi 58 poin, sedangkan Juventus berada di peringkat keempat dengan raihan 46 poin.
Menjelang pertandingan besar ini, kedua tim sama-sama mempersiapkan kekuatan terbaiknya untuk meraih kemenangan penting. Namun, beberapa pemain utama dari masing-masing tim mengalami cedera atau masih dalam kondisi yang belum optimal.
4 Fakta Jelang Derby d Italia
Berikut adalah empat fakta yang menjadi sorotan menjelang pertemuan antara Inter Milan dan Juventus:
1. Dua Andalan Juventus Diragukan
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, masih menantikan kondisi kebugaran Weston McKennie dan Francisco Conceicao yang sebelumnya mengalami cedera. Keduanya telah menjalani latihan khusus agar bisa tampil dalam kondisi terbaik.
McKennie sempat mengalami cedera pergelangan kaki saat melawan Lazio. Meskipun sudah pulih dan bisa berlatih, ia tetap diragukan untuk tampil optimal di Derby d Italia. Spalletti tidak ingin mengambil risiko, mengingat ada laga kualifikasi Liga Champions yang akan dihadapi Bianconeri.
Jika McKennie tidak bisa tampil, maka pilihan yang paling realistis adalah menggeser Kenan Yildiz ke tengah dan memberikan sayap kiri kepada Jeremie Boga.
Sementara itu, Francisco Conceicao kembali berlatih normal setelah sempat beristirahat karena kelebihan beban pada otot paha kanan. Ia telah meningkatkan intensitas latihan untuk merebut kembali tempat utama skuad Juventus.

2. Calhanoglu dan Barella Pulih
Berbeda dengan Juventus, Inter Milan justru mendapat kabar baik seiring pulihnya dua gelandang andalan, Hakan Calhanoglu dan Nicolo Barella. Keduanya telah kembali berlatih penuh di Appiano Gentile.
Kedua pemain ini diharapkan bisa siap untuk Derby d Italia, meski kemungkinan hanya masuk dari bangku cadangan. Calhanoglu harus bersabar untuk kembali ke starting XI, karena Piotr Zielinski menunjukkan performa impresif sebagai pengatur serangan Inter.
Sementara itu, Barella akan diplot menggantikan Henrikh Mkhitaryan atau Petar Sucic pada babak kedua. Barella telah mengemas 6 assist musim ini dari 22 penampilan di Serie A.

3. Spalletti Kerap Apes di Meazza
Statistik Luciano Spalletti di markas Inter Milan menjadi alarm bagi Juventus. Dari 37 penampilan melawan Nerazzurri, Spalletti mengoleksi 13 kemenangan, tetapi jumlah kekalahan lebih tinggi, yaitu 14.
Dalam lima pertandingan terakhir melawan Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Spalletti hanya sekali merasakan kemenangan dan imbang, sisanya kalah. Hal ini membuat Juventus khawatir menghadapi laga nanti.
4. Kenan Yildiz Tebar Ancaman
Inter Milan harus waspada dengan sosok Kenan Yildiz yang siap menebar ancaman ke lini belakang Nerazzurri. Pemain 20 tahun ini dalam kondisi bagus dan penuh motivasi setelah memperpanjang kontrak dengan Juventus.
Yildiz telah mencetak 8 gol dan 5 assist dari 23 penampilan musim ini. Statistiknya sangat menjanjikan, terutama saat menghadapi Inter Milan. Di pertemuan pertama musim ini, ia mencatatkan satu gol dan assist untuk membantu Juventus menang 4-3 atas Inter.

Jika berhasil mencetak gol di Derby d Italia, Yildiz akan menjadi pemain Juventus pertama yang mencetak setidaknya sembilan gol dalam satu musim Serie A sebelum berusia 21 tahun. Catatan ini akan membuatnya mengikuti jejak Roberto Bettega yang mencetak 13 gol pada musim 1970/71.











