Aksi Kocak Leo Lelis yang Membuat Publik Teringat CJ dari GTA San Andreas
Sebuah momen lucu yang terjadi saat latihan Persebaya Surabaya pada Selasa (10/2) mendadak menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Bek Persebaya, Leo Lelis, tampil dengan gaya santai dan ikonik yang membuat banyak orang langsung teringat pada karakter utama dalam gim legendaris Grand Theft Auto: San Andreas, yaitu CJ.
Momen tersebut terekam di kanal media resmi Persebaya Surabaya saat tim sedang menjalani latihan di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo. Latihan ini dilakukan sebagai persiapan untuk laga menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Setelah selesai berlatih, Leo Lelis terlihat meninggalkan area lapangan dengan mengendarai sepeda menuju stadion utama. Yang memperkuat kesan lucu, video tersebut diberi backsound dari Official Theme Song Grand Theft Auto: San Andreas. Musik khas gim tersebut langsung memancing senyum para penonton.
Gaya santai Leo Lelis di atas sepeda terasa sangat pas dengan musik khas gim tersebut. Nuansa nostalgia langsung terasa, seolah-olah Carl Johnson sedang berkeliling Los Santos dengan santainya.
Aksi tersebut langsung mendapat respons dari rekan setimnya, Bruno Moreira. Penyerang asal Brasil itu menimpali dengan komentar singkat namun mengena. ”CJ ????????????.” Komentar itu langsung memperkuat kesan bahwa Leo Lelis memang mirip dengan karakter utama GTA San Andreas.
CJ atau Carl “CJ” Johnson dikenal sebagai protagonis yang kembali ke Los Santos untuk memulihkan kejayaan geng Grove Street Families. Dalam cerita gim tersebut, CJ harus menghadapi konflik internal, pengkhianatan, hingga misi balas dendam atas kematian ibunya. Karakter CJ lekat dengan citra santai, jalan kaki atau bersepeda, namun tetap tangguh saat menghadapi masalah.
Tak heran jika aksi Leo Lelis langsung diasosiasikan dengan karakter ikonik tersebut. Perpaduan gaya sederhana, ekspresi santai, dan pilihan backsound membuat momen itu terasa sangat natural.
Performa Serius dan Konsisten di Lapangan
Di balik aksi lucunya, performa Leo Lelis di lapangan justru terbilang serius dan konsisten. Bek kiri asal Brasil itu menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan Green Force musim ini.
Pada Super League 2025/2026, Leo Lelis sudah mencatatkan 14 penampilan dengan 11 kali tampil sebagai starter. Rata-rata menit bermainnya mencapai 70 menit per pertandingan dengan total 978 menit bermain.
Kontribusinya tidak hanya terlihat di sektor bertahan, tetapi juga dalam membantu penyerangan. Leo Lelis sukses mencetak dua gol dengan frekuensi mencetak gol setiap 489 menit.
Dari sisi ofensif, dia mencatatkan rata-rata 0,5 tembakan per laga dengan 0,2 di antaranya mengarah ke gawang. Angka tersebut cukup solid untuk seorang bek kiri yang fokus utama menjaga area pertahanan.
Dalam distribusi bola, Leo Lelis menunjukkan akurasi operan mencapai 85 persen dengan rata-rata 22,7 operan per pertandingan. Dia juga mampu melepaskan 2,9 bola panjang akurat per laga dengan persentase keberhasilan 52 persen.
Kontribusi kreatifnya tercermin dari catatan key passes 0,07 per pertandingan meski belum mencatatkan assist. Perannya lebih dominan sebagai penghubung alur permainan dari sisi kiri.
Kontribusi di Sektor Pertahanan
Di sektor pertahanan, Leo Lelis membantu Persebaya Surabaya mencatatkan empat clean sheets. Dia juga mencatatkan 7,4 balls recovered per pertandingan yang menunjukkan intensitas tinggi dalam merebut bola.
Rata-rata sapuan atau clearances mencapai 3,5 per laga, memperlihatkan keaktifannya menjaga area berbahaya. Namun, dia juga tercatat melakukan delapan kesalahan yang berujung pada tembakan lawan.
Dalam duel, Leo Lelis memenangkan 2,1 duel udara per pertandingan dengan persentase 55 persen. Total duel yang dimenangkan mencapai 4,3 per laga dengan tingkat keberhasilan 46 persen.
Catatan kedisiplinannya menunjukkan satu kartu kuning dan satu kartu merah sepanjang musim. Angka tersebut relatif wajar mengingat intensitas permainan di sektor bek sayap.
Berdasar heatmap, Leo Lelis terlihat sangat dominan di area pertahanan kiri. Kontribusi pemulihan bolanya yang tinggi menjadi nilai plus meski perlu meminimalkan kesalahan sendiri.
Konsistensi performa Leo Lelis menjadi aset penting bagi Persebaya Surabaya di sisa musim. Kehadirannya memberi keseimbangan antara agresivitas dan kedisiplinan di sisi kiri pertahanan.
Menarik menantikan kiprah Leo Lelis bersama Bernardo Tavares dalam misi membawa Persebaya Surabaya menembus empat besar klasemen Super League 2025/2026. Jika performa stabil dan kesalahan bisa ditekan, aksi CJ ala Gelora Bung Tomo ini bisa berlanjut dengan akhir cerita manis.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











