Kepala Kiper AC Milan, Mike Maignan, Jadi Target Transfer Inter Milan
Mike Maignan, kapten AC Milan, kini menjadi target transfer potensial bagi Inter Milan. Hal ini terjadi karena kontraknya yang akan berakhir pada musim panas 2026 dan ketidakpastian mengenai masa depannya di San Siro. Menurut laporan dari media lokal, Rossoneri (sebutan untuk AC Milan) akan melakukan segala upaya untuk mencegah Maignan pindah ke Inter.
Maignan telah memasuki tahun terakhir kontraknya di AC Milan, dan klub tidak bisa menawarkan kesepakatan baru karena adanya tuntutan gajinya yang tinggi. Pemain berusia 30 tahun itu meminta gaji tahunan sebesar €5,5 juta, yang membuat situasi semakin rumit. Meski begitu, performa Maignan dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk Derby della Madonnina, telah menunjukkan bahwa ia masih menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di Serie A.
Performa Gemilang dan Penghargaan
Dalam derby antara AC Milan dan Inter Milan, Maignan tampil luar biasa dan mendapatkan penghargaan “Man of the Match” atas perannya dalam menggagalkan serangan lawan. Penyelamatan pentingnya terhadap tendangan penalti Hakan Calhanoglu dan juga penyelamatan lainnya terhadap Marcus Thuram dan Lautaro Martinez membuatnya layak mendapatkan apresiasi. Bahkan, ia diberi ciuman oleh Strahinja Pavlovic sebagai tanda penghargaan atas permainannya.
Di sisi lain, Yann Sommer, kiper Inter Milan, terus menunjukkan penampilan yang mengecewakan. Ini memperkuat spekulasi bahwa ia akan meninggalkan klub setelah musim ini. Beppe Marotta, direktur olahraga Inter, sedang mencari kiper baru untuk menggantikan posisinya.
Peran Allegri dan Filippi
Meskipun usia Maignan tidak sepenuhnya sesuai dengan kebijakan transfer Oaktree, ia tetap menjadi incaran besar bagi Nerazzurri. Namun, AC Milan akan berusaha keras untuk mencegah terulangnya skenario seperti Hakan Calhanoglu, yang sebelumnya pindah ke Inter.
Massimiliano Allegri, pelatih AC Milan, berhasil memblok upaya penjualan Maignan musim panas ini. Ia berhasil meyakinkan klub dan pemain untuk tetap bersama. Selain itu, Allegri juga memberikan pujian kepada Claudio Filippi, pelatih kiper, atas perannya dalam membantu Maignan kembali ke performa terbaiknya.
Perubahan dan Tawaran Kontrak
Maignan tampaknya telah kembali ke performa terbaiknya: lebih reaktif, fleksibel, dan bahagia. Hal ini sangat berbeda dari musim lalu, ketika ia sering kali terlihat canggung dan melankolis. Meski musim ini tidak sepenuhnya memuaskan, Maignan tetap menjadi simbol soliditas klub yang baru ditemukan.
Kontraknya akan berakhir pada musim panas 2026, tetapi klub telah berupaya membuka kembali dialog. Tawaran kontrak kedua terakhir akan tetap berlaku jika Maignan ingin bertahan di Rossoneri. Di atas meja terdapat perpanjangan kontrak selama dua atau tiga musim lagi dengan gaji €5 juta netto per tahun, yang merupakan peningkatan signifikan dari €4 juta saat ini.
Kondisi Kontrak dan Spekulasi
AC Milan awalnya mencapai kesepakatan lisan untuk memperpanjang kontrak Maignan, tetapi kemudian menariknya kembali karena penurunan performa dan ketidakpastian kompetisi Eropa. Setelah periode dingin yang intens, klub dan sang kiper mulai mencari opsi lain.
Ban kapten di lengannya menunjukkan bahwa hubungan antara Maignan dan klub sedang membaik. Maignan memiliki karakter unik dan tujuan yang jelas: ia ingin menang. Pertanyaannya adalah, apakah ia akan berubah pikiran dan memperpanjang kontrak dengan AC Milan?
Meski sulit, bukan berarti mustahil. Dengan tawaran yang cukup menarik dan penampilan yang stabil, Maignan mungkin akan mempertimbangkan kembali masa depannya di San Siro.











