"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Wasit Bandung Pimpin Laga Persebaya vs Malut United! Ini Jejak Karier Naufal Adya Fairuski

Wasit Muda Asal Bandung Siap Memimpin Laga Penting Super League 2025/2026

Seiring dengan datangnya musim kompetisi Super League 2025/2026, wasit asal Bandung kembali menjadi sorotan. Salah satu laga yang akan dihadiri oleh masyarakat sepak bola Indonesia adalah pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Malut United. Untuk memimpin pertandingan ini, Naufal Adya Fairuski, seorang wasit muda berlisensi FIFA, ditunjuk sebagai wasit utama.

Laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada hari Sabtu, 10 Januari 2026, dalam pekan ke-17 Super League 2025/2026. Penunjukan Naufal menambah daya tarik pertandingan karena reputasinya yang terus berkembang pesat di kancah sepak bola nasional.

Karier yang Mengagumkan

Naufal Adya Fairuski dikenal sebagai wasit berlisensi FIFA termuda di Indonesia saat ini. Prestasinya bahkan membuat Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, mengaku kagum dengan kualitas dan potensi yang dimilikinya. Kehadirannya di daftar wasit berlisensi FIFA untuk musim kompetisi 2025 merupakan pencapaian besar di usia yang masih sangat muda.

Ia mengikuti jejak para seniornya seperti Thoriq Alkatiri, Ryan Nanda Saputra, dan Yudi Nurcahya. Nama-nama tersebut lebih dulu dikenal sebagai wasit Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.

Karier Naufal sudah bersinar sejak usia belia saat bertugas di Elite Pro Academy. Pada 2018, ia terpilih sebagai wasit terbaik EPA ketika usianya baru menginjak 19 tahun. Prestasi tersebut menjadi titik awal perjalanan kariernya di level profesional.

Keberhasilan yang Cepat

Konsistensi dan keberanian mengambil keputusan membuatnya terus mendapatkan kepercayaan dari otoritas sepak bola nasional. Naufal kemudian mencatat debut sebagai wasit Liga 1 pada musim 2022/2023. Saat itu, usianya baru 23 tahun dan langsung menyandang status sebagai wasit termuda yang memimpin pertandingan Liga 1.

Catatan tersebut menunjukkan percepatan karier yang jarang terjadi di dunia perwasitan. Hanya dalam dua musim sejak debut di Liga 1, Naufal berhasil mengantongi lisensi FIFA. Langkahnya ke level internasional juga berlangsung mulus. Ia menjalani debut internasional dengan memimpin laga Piala AFF U-23 2025.

Performa di Tingkat Internasional

Pertandingan pertama yang ia pimpin adalah duel Myanmar melawan Timor Leste di fase grup. Laga tersebut berakhir dramatis dengan skor imbang 4-4. Tak berhenti di situ, Naufal kembali dipercaya memimpin laga perebutan juara ketiga Piala AFF U-23. Pertandingan antara Thailand melawan Filipina itu berakhir dengan kemenangan Thailand 3-1.

Kepercayaan tersebut menegaskan kualitas Naufal di mata federasi regional. Yoshimi Ogawa pun memberikan penilaian positif terhadap kinerja wasit muda tersebut. “Dia adalah wasit yang bagus, dia adalah lulusan AFC Academy, dan dia adalah wasit dengan penampilan terbaik. Tentu dengan usianya yang baru 26 tahun dia punya masa depan bagus,” kata Yoshimi Ogawa.

Ogawa berharap kesuksesan Naufal bisa menjadi inspirasi bagi wasit muda lainnya di Indonesia. Ia menilai Indonesia memiliki banyak potensi wasit muda yang layak menembus level FIFA.

Susunan Wasit untuk Laga Persebaya vs Malut United

Pada laga Persebaya Surabaya melawan Malut United hari ini, Naufal akan didukung perangkat pertandingan berpengalaman. Zaenuddin bertugas sebagai Pengawas Pertandingan. Samsul Bahuri dan Ruslan Waly dipercaya menjadi Asisten Wasit 1 dan Asisten Wasit 2. Sementara itu, posisi VAR diisi Choirudin dengan Sriyanto sebagai AVAR. Muhammad Iqballuddin ditunjuk sebagai Cadangan Wasit dalam laga tersebut. Susunan ini diharapkan mampu mendukung jalannya pertandingan secara fair dan profesional.

Rekam Jejak yang Menjanjikan

Musim ini, Naufal telah memimpin sejumlah laga penting Super League. Catatan pertamanya terjadi pada 9 Agustus 2025 saat Dewa United Banten FC menghadapi Malut United FC. Pada laga tersebut, Dewa United kalah 1-3 dengan total 20 pelanggaran, lima kartu kuning, dan tanpa kartu merah. Statistik tersebut mencerminkan kontrol pertandingan yang cukup tegas.

Pada 21 September 2025, Naufal memimpin duel Persijap Jepara melawan Persita. Pertandingan berakhir dengan skor 1-2 dan diwarnai 28 pelanggaran serta satu kartu merah. Ia juga memimpin laga Borneo FC Samarinda kontra Persik Kediri pada 18 Oktober 2025. Laga itu berlangsung relatif kondusif dengan 13 pelanggaran dan tanpa kartu merah.

Terakhir, ia bertugas pada laga PSM Makassar kontra Persebaya Surabaya pada 6 Desember 2025. Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1 dengan enam kartu kuning dan satu kartu merah.

Dengan rekam jejak tersebut, penunjukan Naufal memimpin laga Persebaya Surabaya vs Malut United dinilai tepat. Publik pun menantikan kepemimpinan wasit asal Bandung ini dalam laga krusial Super League.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *