Kehidupan Diding Boneng yang Penuh Tantangan
Diding Boneng, nama asli Zainal Abidin Zetta, dulu dikenal sebagai aktor yang sering muncul dalam berbagai film populer seperti Warkop DKI. Ia terkenal dengan ciri khas gigi tonggos dan ekspresi lugu yang membuatnya mudah dikenali oleh penonton. Selain Dono, Kasino Indro, Diding sering muncul sebagai figuran atau pemeran pembantu di berbagai film.
Kariernya melejit seiring kesuksesan film-film seperti KKn di Desa Penari 2. Namun, kini Diding Boneng memilih untuk menepi dari dunia hiburan karena kondisi kesehatannya yang semakin memprihatinkan.
Kondisi Kesehatan yang Menjadi Penghalang
Meski masih memiliki semangat untuk berkarya, Diding Boneng kini lebih selektif dalam menerima tawaran pekerjaan. Hal ini disebabkan oleh penyakit asma yang ia derita sejak tiga tahun terakhir. Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak lagi bisa menerima tawaran syuting yang terlalu berat secara fisik.
“Saya terakhir syuting tiga tahun yang lalu, film ‘KKN di Desa Penari 2’. Pulang dari syuting di Jogja itu, saya sakit sampai sekarang,” ujar Diding Boneng ketika ditemui di kediamannya di kawasan Matraman Dalam, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025).
Ia menegaskan bahwa penyakitnya bukan disebabkan oleh syuting tersebut, tetapi kondisinya memang menurun sejak saat itu. Kini, jika ada tawaran peran yang terlalu berat, ia memilih untuk menolak.
“Masih ada tawaran. Cuma saya tanya dulu perannya apa, adegannya gimana. Maaf ya, kalau berat gua nggak mau. Karena entar repot kru juga kalau gua sakit di lapangan,” tambahnya.
Tetap Berkesenian Meski Di Bawah Keterbatasan
Meskipun banyak menolak tawaran film, Diding Boneng tetap aktif di dunia seni. Ia masih aktif di dunia teater dengan menjadi pelatih seni peran. Bahkan, ia masih melatih teater dan memberikan bimbingan kepada mahasiswa dari berbagai kampus seperti IPB dan Unisma.
“Kantor saya jalanan. Kalau teater, insyaallah rutin. Walaupun cuma duduk ngelatih, saya hampir setiap hari aktif. Saya masih suka melatih teater juga,” jelasnya.
Diding Boneng mengakui bahwa ia akan terus berkesenian, khususnya di industri perfilman Indonesia meski dilalui dengan keterbatasan. “Saya akan ambil peran yang memang bisa saya lakukan. Kalau saya paksakan, nanti bakalan ngerepotin banyak orang,” ujarnya.
Rumah Ambruk, Ujian Hidup yang Beruntun
Ujian hidup Diding Boneng seolah datang bertubi-tubi. Belum sembuh dari asmanya, ia harus menghadapi kenyataan pahit lagi. Rumah tua warisan leluhur yang ditinggalinya di Pegangsaan, Menteng, ambruk.
Kediamannya ini ambruk dimakan usia, guyuran hujan deras pada Minggu, 28 Desember 2025 semakin memperparah kondisinya. Saat didatangi, kediaman Diding Boneng, yang berada di Jalan Matraman 2, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025) siang memang tampak rubuh.
Area tengah sampai belakang atau bagian dapur pun tak terlihat lagi atapnya, matahari langsung menyinari sampai lantai kediaman pemain film ‘Warkop DKI’ itu.
Diding yang kini berusia 75 tahun itu hanya bisa tertunduk lesu saat beberapa warga dan awak media mendatangi rumahnya. Dengan menggunakan pakaian biru gelap, Diding dengan rambut putihnya itu duduk di depan rumahnya. Sesekali ia berbincang dengan warga sekitar yang datang ke kediamannya.

Sementara itu, beberapa pria sibuk keluar masuk ke kediaman Diding dengan membawa pasir, semen, dan beberapa material lain untuk membenarkan rumah yang sudah ambruk itu. Pria bernama asli Diding Zeta itu mengakui rumahnya ambruk pada Minggu (28/12/2025) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.
“Saya kurang tahu jelas karena saya lagi di luar rumah. Kejadiannya itu setelah isya,” kata Diding Boneng.
Diding mengakui tahu rumahnya ambruk, setelah pulang ke rumah. Ia kaget melihat adik-adik, anak-anak, dan keponakan menangis di depan rumah. “Ya saya kaget, saya tanya kenapa? Ternyata rumah udah ambruk. Atapnya udah gak ada, rubuh,” ucapnya.
Diding mengatakan saat rumahnya ambruk, bukan saat turun hujan atau angin kencang. Karena hujan sudah terjadi pada Minggu siang. “Jadi malamnya, tiba-tiba bunyi keropos lah. Gak lama kemudian ambruk gitu. Ya memang rumahnya kan sudah tua, (kayu) sudah lapuk rumahnya,” jelasnya.
Diding Boneng mengatakan usia rumahnya sudah hampir 100 tahun. Rumah tersebut adalah kediaman orang tua Diding. “Pas saya lahir atau melek, ya rumah ini sudah ada,” ujar Diding Boneng.
Kini, sang aktor sementara waktu diungsikan ke Kantor RW setempat, sementara rumahnya sedang dalam proses renovasi oleh pihak terkait dibantu oleh para tetangga yang peduli pada sosoknya.
Kisah Diding Boneng adalah potret dedikasi seorang seniman sejati yang tetap bertahan di jalur seni, meski raga tak lagi sekuat dulu.
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."











