"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Daerah  

Jakarta Tutup 33 Jalan Saat Malam Tahun Baru

Pengaturan Lalu Lintas dan Transportasi Publik untuk Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan penutupan dan rekayasa lalu lintas di 33 ruas jalan utama Ibu Kota pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan ini diberlakukan untuk mendukung kelancaran perayaan sekaligus mencegah penumpukan kendaraan di titik-titik konsentrasi massa, khususnya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang menjadi pusat perayaan.

Selain penutupan jalan, Pemprov DKI juga meniadakan kantong-kantong parkir di sekitar Bundaran HI. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi potensi kemacetan akibat kendaraan pribadi yang masuk ke kawasan inti perayaan. Dengan tidak tersedianya area parkir, masyarakat diharapkan beralih menggunakan moda transportasi publik.

Berikut adalah daftar 33 ruas jalan yang akan ditutup situasional:

  • Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI)
  • Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda)
  • Jalan Pintu 1 Senayan
  • Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Barat
  • Jalan Bendungan Hilir
  • Jalan KH. Mas Mansyur
  • Jalan Karet Pasar Baru Timur 5
  • Jalan Kupingan BNI 46
  • Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja
  • Jalan Teluk Betung
  • Jalan Kebon Kacang
  • Jalan Sunda
  • Jalan Imam Bonjol
  • Jalan Sumenep Tosari
  • Landmark (Indocement)
  • Jalan Setiabudi
  • Jalan Prof. Dr. Satrio
  • Jalan Masjid (Sampoerna)
  • Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi
  • Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur
  • SCBD
  • Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB
  • Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan
  • Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat
  • Jalan K.H Wahid Hasyim
  • Jalan Majapahit
  • Jalan Veteran III
  • Jalan Veteran II
  • Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara
  • Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais
  • Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat
  • Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim
  • Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga memastikan layanan transportasi publik akan beroperasi lebih lama dari biasanya. Moda transportasi massal seperti MRT Jakarta, TransJakarta, LRT, dan KRL Commuter Line akan melayani penumpang hingga pukul 02.00 WIB dini hari. Kebijakan ini ditujukan untuk memberikan kemudahan mobilitas bagi warga yang ingin menghadiri perayaan di berbagai lokasi tanpa harus membawa kendaraan pribadi.

Pramono menegaskan, saat ini kualitas dan jangkauan transportasi publik di Jakarta sudah jauh lebih baik, sehingga masyarakat diimbau memanfaatkannya. “Kami menyarankan masyarakat yang akan hadir di Bundaran HI, Kota Tua, Lapangan Banteng, FX, untuk menggunakan transportasi publik,” ujarnya.

Perayaan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta akan tersebar di delapan titik. Selain Bundaran HI sebagai pusat utama, perayaan juga digelar di Lapangan Banteng, kawasan M.H. Thamrin, Sarinah, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD, dan FX Sudirman. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Monumen Nasional (Monas) tidak lagi dijadikan lokasi perayaan.

Bundaran HI menjadi titik utama karena di lokasi ini akan berdiri panggung utama acara. Sejumlah pejabat dijadwalkan hadir, termasuk Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang meliputi DPRD DKI Jakarta, TNI, dan Polri.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan penutupan 33 ruas jalan bersifat situasional. Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, penutupan dan rekayasa lalu lintas akan mulai diberlakukan pukul 18.00 WIB hingga sekitar pukul 01.00 WIB, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Ruas jalan yang akan ditutup meliputi kawasan protokol dan pusat aktivitas, antara lain Jalan Jenderal Sudirman dari Bundaran Senayan hingga Bundaran HI, Jalan M.H. Thamrin dari Bundaran HI sampai Patung Kuda, kawasan Senayan, Semanggi, SCBD, hingga sejumlah ruas di sekitar Medan Merdeka, Lapangan Banteng, dan Panglima Polim.

Penutupan ini akan diiringi dengan pengalihan arus lalu lintas ke jalur alternatif yang telah disiapkan petugas. Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama perayaan berlangsung.

Dengan pengaturan lalu lintas dan optimalisasi transportasi publik, pemerintah berharap perayaan malam Tahun Baru 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga Jakarta maupun pendatang.

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *