"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Daerah  

Tongkat Santa Jemput Pemudik Natal di Bandara Pattimura Ambon

Perayaan Natal 2025 Di Bandara Pattimura Ambon Mulai Dirayakan

Perayaan Natal 2025 terasa lebih cepat di Bandara Pattimura, Ambon, Maluku. Di Pelabuhan Yos Sudarso dan Slamet Riyadi, pergerakan penumpang dan kapal mencatatkan angka tertinggi di kawasan timur Indonesia. H-10 Natal, berbagai ornamen dan pernak-pernik Natal dipajang di area terminal kedatangan dan keberangkatan.

Menurut Eka Cahyani, PIC Public Relation Angkasa Pura I Bandara Pattimura Ambon, manajemen telah membuka posko Natal untuk siaga pengamanan dan penyambutan. Hal ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi lonjakan penumpang selama musim liburan Natal dan Tahun Baru.

Pada Senin (15/12/2025), atau H-10 puncak hari kelahiran Yesus, Kamis (25/12/2025), aneka ornamen dan pernak-pernik Natal dipajang di area terminal kedatangan dan keberangkatan. Tongkat Santa Clause menjadi ornamen paling menonjol. Di selasar dan ruang pengambilan bagasi, setidaknya terpajang 6 tongkat Santa, yang seolah menyambut penumpang yang baru turun dari pesawat.

Bentuknya mirip Candy Cane, atau permen Natal. Pita merah membalut tongkat putih, tampil mencolok dan manis dipandang. Di pintu terminal kedatangan, dua tongkat Santa bahkan menonjol dibanding pohon Natal di sudut. Ukurannya lebih besar dari orang dewasa. Beban berat bagasi penumpang terasa ringan saat menyaksikan tongkat Santa.

“Sudah minggu lalu,” kata Eka Cahyani, PIC Public Relation Angkasa Pura I Bandara Pattimura Ambon, Senin (15/12/2025) siang. Menurut Eka, manajemen juga telah membuka posko Natal untuk siaga pengamanan dan penyambutan.

Di meja informasi di ruang penjemputan, pohon Natal mungil juga lebih menggoda. Tulisan Merry Christmas dari kapur tulis, tak mengurangi keolokannya. Pihak bandara sejauh ini masih mengkalkulasi arus penumpang jelang Natal dan Tahun Baru 2026.

Merujuk pergerakan penumpang di periode Natal 2024 hingga Tahun Baru 2025 mengalami kenaikan 10 persen. Total 47.420 pergerakan penumpang, atau naik sekitar 4 ribu penumpang dengan 43.200 di tahun 2023. Lalulintas pesawat di Bandara Pattimura mencapai 506 pergerakan. Ini naik sebesar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, 496 pergerakan.

Sebagaimana tahun sebelumnya, puncak pergerakan penumpang dan pesawat terjadi H-2 Natal) dan 2 Januari 2026 (H+1 Tahun Baru).

Ambon Jadi Titik Terbanyak Penumpang

Secara terpisah, manajemen Pelindo Regional 4 juga mengungkap kabar menggembirakan jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pelabuhan Ambon mencatat arus penumpang tertinggi dibanding lima pelabuhan lain di wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.

Di pelabuhan Ambon, tercatat 116.965 penumpang dan diproyeksikan meningkat menjadi 123.982 penumpang pada Nataru 2025. Pelabuhan Ambon mengalahkan Pelabuhan Makassar yang mencatat 90.697 penumpang dengan proyeksi 96.138 penumpang. Di urutan ketiga Pelabuhan Parepare (78.527) dengan proyeksi 83.238 penumpang.

Pelabuhan Balikpapan mencatat 72.132 penumpang dengan proyeksi 76.459 penumpang. Di posisi kelima Pelabuhan Manado dengan total 69.252 penumpang dan proyeksi meningkat menjadi 73.407 penumpang.

Executive Director 4 Pelindo Regional IV, Abdul Azis, mengatakan Pelindo mulai mengantisipasi dan memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan optimal selama periode Nataru. “Semua aspek operasional, mulai dari kesiapan infrastruktur, fasilitas terminal penumpang, dermaga, hingga kesiapan SDM yang siaga 24 jam. Peningkatan arus penumpang, kapal, dan barang yang terjadi setiap Nataru menjadi perhatian utama kami agar pelayanan kepada masyarakat tetap aman, nyaman, dan lancar,” kata Azis dalam rilis yang diterima, Senin (15/12/2025).

Selain arus penumpang, arus kapal di wilayah Pelindo Regional 4 juga menunjukkan tren peningkatan positif. Berdasarkan data arus kapal Nataru 2024 dengan proyeksi kenaikan tahun 2025, Pelabuhan Ternate dan Pelabuhan Manado menjadi dua pelabuhan dengan jumlah kunjungan kapal tertinggi, masing-masing mencatat 154 call dan 152 call.

Pelabuhan Ambon menyusul dengan 116 call, diikuti Pelabuhan Makassar sebanyak 84 call, serta Pelabuhan Parepare dengan 79 call. Secara umum, arus kapal di wilayah Pelindo Regional 4 diproyeksikan mengalami peningkatan seiring meningkatnya kebutuhan layanan penumpang dan distribusi logistik selama periode libur Nataru.

Data BPS: Wisnus Di Maluku Naik

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) di Maluku pada Agustus 2024 sebesar 129,52 ribu perjalanan. Jumlah ini turun 8,44 persen bila dibandingkan Juli 2024 (month-to-month), namun lebih tinggi 80,81 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year).

Menurut Kepala BPS Maluku Maritje Pattiwaellapia bahwa Kota Ambon masih menjadi daerah tujuan perjalanan wisata dengan angka tertinggi di Maluku, yaitu mencapai 40,26 ribu perjalanan pada Agustus 2024, atau sekitar 35,31 persen dari total perjalanan wisnus di Maluku. Diikuti Kabupaten Maluku Tengah 29,19 ribu perjalanan, dan Kabupaten Seram Bagian Barat 14,17 ribu perjalanan.

“Dari sisi pertumbuhan, pada Agustus 2024, pertumbuhan perjalanan wisata dalam Maluku tertinggi (year-on-year) adalah perjalanan menuju Maluku Tengah yakni 305,83 persen, Tual 289,26 persen, dan Maluku Tenggara 258,62 persen. Sebaliknya, perjalanan wisata menuju empat kabupaten yaitu Maluku Barat Daya, Buru, Kepulauan Aru, dan Kepulauan Tanimbar mengalami penurunan,” jelas Pattiwaellapia.

Sementara itu berdasarkan kabupaten asal, jumlah perjalanan wisnus tertinggi juga berasal dari Ambon yakni 42,89 ribu perjalanan, dengan kontribusi sebesar 33,12 persen dari total perjalanan di Maluku. Selain Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat juga mencatat jumlah perjalanan wisnus yang cukup tinggi, masing-masing sebanyak 30,81 ribu perjalanan (23,79 persen dari total), dan 17,46 ribu perjalanan (13,48 persen dari total).

“Beberapa kabupaten lainnya yang juga menunjukkan pertumbuhan year-on-year yang tinggi diantaranya Kepulauan Tanimbar 183,96 persen, Seram Bagian Barat 149,11 persen, Seram Bagian Timur 116,79 persen dan Maluku Tengah 112,02 persen,” tutup Pattiwaellapia.

Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *