Ringkasan Berita Jatim Terpopuler Senin, 15 Desember 2025
Berikut adalah rangkuman berita terpopuler di Jawa Timur (Jatim) pada hari Senin, 15 Desember 2025. Berita ini mencakup berbagai peristiwa yang menarik perhatian masyarakat, mulai dari insiden keamanan hingga prestasi pendidikan.
1. Warga Bangsring Tahan Bus Wisatawan Surabaya karena Tak Bayar Rp 150 Ribu, Lansia Diminta Jalan Kaki
Sebuah bus wisatawan asal Surabaya ditahan oleh warga lokal karena tidak membayar uang ‘pengawalan’ sebesar Rp 150 ribu. Peristiwa ini terjadi di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (13/12/2025).
Saat kejadian, para wisatawan sedang berwisata di kawasan Mutiara Pulau Tabuhan dan Bangsring Underwater. Dari informasi yang beredar, selain membayar uang parkir sebesar Rp 25.000, bus juga dimintai tambahan pembayaran sebesar Rp 150.000. Namun, agen wisata yang membawa wisatawan mayoritas lanjut usia tersebut enggan membayar pungutan yang dianggap tidak jelas peruntukannya, sehingga bus dilarang keluar dari area wisata.
Pengelola wisata Bangsring Underwater, Wildan, menjelaskan bahwa awalnya bus wisatawan tidak bisa masuk karena aturan yang menyebutkan bahwa bus tidak boleh masuk, harus menggunakan shuttle. Akhirnya, bus tersebut diarahkan ke area wisata Mutiara Tabuhan oleh dua pria berinisial BO dan BU untuk kemudian melakukan pembayaran parkir di sana.
Para lansia, setelah sempat terjadi perdebatan, diminta untuk berjalan kaki dari area Mutiara Tabuhan ke wisata Bangsring Underwater yang menjadi tujuan utama mereka. Jaraknya sekitar 400 meter.
2. Jember Kuak Fenomena ‘Menara Gading’, Rata-Rata Lama Sekolah Hanya 6,64 Tahun Meski Punya 30 Kampus

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis indeks pembangunan manusia 2025, yang mengungkap rata-rata lama sekolah warga Jember, Jawa Timur, hanya 6,64 tahun. Kondisi ini sangat kontras mengingat di Kabupaten Jember terdapat 30 perguruan tinggi negeri dan swasta.
Harapan lama sekolah warga Jember berdasarkan data BPS ada 13,51 tahun. Kondisi ini membuat keberadaan puluhan kampus tersebut bagaikan menara gading yang tidak diminati masyarakat setempat.
Sekretaris Komisi D DPRD Jember Indi Naidha menilai hal itu kemungkinan karena faktor biaya pendidikan di Bumi Pandalungan masih mahal. Sehingga banyak warga menyekolahkan anaknya di luar daerah. “Kira-kira kalau anaknya di taruh di Jember biayanya lebih murah atau tidak, jadi mereka melihat kalau anaknya di kuliahkan di luar lebih banyak pengalaman,” ujarnya.
Indi menyarankan kuota beasiswanya dikurangi dan seleksi beasiswanya lebih diperketat agar fokus pada yang kuliah di Jember. “Jadi difokuskan pada yang kuliah di Jember agar orang tua menguliahkan anaknya di Jember,” imbuhnya.
3. Akhir Tahun 2025, Siswa SMK Negeri 2 Ponorogo Borong Juara Kompetisi di 3 Ajang Berbeda

Sejumlah siswa SMK Negeri 2 Ponorogo mencatatkan prestasi pada akhir tahun 2025. Prestasi tersebut diraih melalui tiga ajang kompetisi berbeda yang digelar sepanjang Desember dan diikuti oleh siswa dari berbagai daerah.
Prestasi pertama diraih Muhammad Erlangga Maulana Azhar, siswa kelas XII PH1 dari Program Keahlian Perhotelan. Ia meraih Juara 1 Bed Making Competition yang digelar di Aston Madiun Hotel & Conference Center pada 5 Desember 2025. Kompetisi tersebut diikuti 41 peserta yang berasal dari siswa SMK hingga mahasiswa D1 dari wilayah Madiun, Kediri, Nganjuk, Jombang, Kertosono, dan Ponorogo.
Selanjutnya, prestasi juga datang dari Program Keahlian Tata Kecantikan. Salsabila Prima Srinarda, siswi kelas XII TKC3, meraih Juara 3 Hair Color Competition 2025 yang diselenggarakan Sion Academy di Surabaya pada 9 Desember 2025.
Sementara itu, dari Program Keahlian Kuliner, Bagas Rahmad Saputra, siswa kelas XII A1, memperoleh Juara Harapan 1 dalam Cook n Play! Cooking Competition yang digelar di Madiun pada 9 Desember 2025. Kompetisi ini menguji keterampilan peserta dalam mengolah bahan, penyajian, dan kesesuaian dengan tema yang ditentukan.
Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo, Suryanto, mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari hasil pembelajaran praktik yang dijalani siswa.










