"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Daerah  

Detik-detik Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, Damkar Turunkan Robot Rp 8 Miliar

Fakta Terkini Kebakaran Los Buah Pasar Induk Kramat Jati

Pada hari Senin (15/12/2025) sekitar pukul 07.24 WIB, kebakaran terjadi di los buah Pasar Induk Kramat Jati yang berlokasi di Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Api cepat menyebar dan membuat para pedagang serta warga sekitar panik.

Kebakaran diduga bermula dari kios plastik yang mengalami korsleting listrik. Suara ledakan juga terdengar, memperparah kepanikan masyarakat. Dalam peristiwa ini, Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 95 personel serta robot pemadam kebakaran LUF 60 senilai Rp 8 miliar untuk menangani situasi darurat tersebut.

Detik-Detik Kebakaran yang Mencekam

Sopir truk yang menjadi saksi mata, Ridwan, menjelaskan bahwa api merambat sangat cepat karena angin yang membawa kayu dan plastik. Ia menyebutkan bahwa dalam hitungan menit, api sudah meluas dan membuat los pepaya terbakar habis.

“Api cepat banget merembet ini, hitungan menit ini, karena angin terus banyak kayu sama plastik,” ujarnya.

Ridwan juga mendengar suara ledakan saat kebakaran terjadi. Saat itu, ia sedang duduk-duduk di warung setelah parkir mobilnya untuk bongkar muat. Ledakan tersebut membuatnya terkejut dan segera berlari menjauh dari lokasi.

Asap hitam tebal mulai membumbung tinggi dari area pasar, sementara beberapa pedagang tampak berlarian menjauh setelah dua kali ledakan terdengar. Di sekitar titik kebakaran, peti-peti kayu dan material dagangan berserakan, dengan sebagian di antaranya hangus terbakar.

Upaya Pemadaman yang Dilakukan

Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di tengah kepulan asap pekat. Kendaraan pemadam dengan lampu darurat menyala terlihat siaga di sekitar lokasi. Aparat kepolisian juga hadir untuk mengimbau pedagang dan warga agar menjauh dari area kebakaran demi keselamatan.

Untuk memastikan api benar-benar padam, petugas melakukan proses pendinginan dengan menyemprotkan foam ke area los buah yang terbakar. Metode ini digunakan karena masih ada titik-titik api yang menyala di balik tumpukan material.

Petugas terlihat membalik dan mengurai material yang terbakar sebelum melakukan penyemprotan. Namun, pada beberapa bagian, api kembali muncul saat material digeser.

Penggunaan Robot Pemadam Kebakaran

Gulkarmat DKI Jakarta menerjunkan dua unit robot pemadam kebakaran untuk mempercepat proses pemadaman. Salah satunya adalah robot LUF 60 yang dirancang untuk menjangkau area sempit yang sulit dijangkau oleh petugas secara manual.

Robot LUF 60 dikendalikan dari jarak jauh menggunakan remote control dan dihubungkan dengan selang air bertekanan tinggi. Unit ini digunakan untuk menyemprotkan air ke area yang sulit dijangkau, terutama di bagian dalam los yang didominasi material mudah terbakar.

Dalam operasinya, LUF 60 mampu menyemprotkan air dalam bentuk water fog, water canon, dan foam dengan jangkauan 70–80 meter. Selain itu, robot ini juga dapat menggeser objek sisa kebakaran dengan berat hingga 600 kilogram serta membawa beban maksimal 400 kilogram.

Teknologi Robot Pemadam Kebakaran di Jakarta

LUF 60 merupakan salah satu teknologi robot pemadam kebakaran yang telah dimiliki oleh Gulkarmat DKI Jakarta sejak 2019. Robot ini dibuat oleh produsen asal Austria dan memiliki fitur khusus seperti ventilator fan yang memungkinkan penyedotan asap kebakaran. Asap dapat dibuang sejauh 99 meter melalui air ducting.

Selain LUF 60, Gulkarmat DKI Jakarta juga memiliki robot Dok-Ing MVF-5 U3 yang lebih besar. Harga pengadaan robot LUF 60 mencapai Rp 8 miliar, termasuk kendaraan pengangkut, suku cadang, serta garansi. Sedangkan robot Dok-Ing MVF-5 U3 memiliki nilai pengadaan mencapai Rp 32 miliar.

Robot LUF 60 juga dilengkapi pompa submersible untuk menyedot air banjir. Namun, robot ini tidak memiliki tangki air sendiri. Suplai air diperoleh dari mobil tangki pemadam, sumber air terbuka seperti kali, waduk, danau, laut, serta hidran yang tersedia di lokasi MRT.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *