"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Sanksi Pembatasan Suporter Akibatkan Kerugian bagi Persib Jelang Laga Terakhir Lawan Bangkok United



Persib Bandung menghadapi tantangan berat menjelang pertandingan krusial melawan Bangkok United dalam ajang AFC Champions League Two 2025/2026. Kabar buruk datang dari pihak AFC yang memberikan sanksi berat kepada klub asal Bandung tersebut.

Sanksi ini diberikan setelah Persib dianggap melanggar aturan selama laga melawan Selangor FC pada 23 Oktober 2025. Sidang Komite Disiplin dan Etik AFC mengumumkan pelanggaran yang dilakukan oleh suporter Persib. Dalam laporan resmi, disebutkan bahwa beberapa insiden terjadi, seperti penggunaan alat pembakar seperti kembang api, melemparkan benda-benda mudah terbakar seperti kursi stadion, sepatu, atau puing-puing, serta memasang spanduk besar dengan pesan politik. Selain itu, para suporter juga memanjat, duduk, dan bergantung pada pembatas area stadion.

Akibatnya, Persib harus mengurangi kapasitas stadion menjadi 25 persen saat menghadapi Bangkok United pada 10 Desember 2025. Selain itu, klub juga dikenai denda sebesar USD25.000 (sekitar Rp416 juta). Sanksi ini diberlakukan berdasarkan Pasal 65.1 dan 64.1 Kode Disiplin dan Etik AFC.

Selain sanksi untuk klub, ada juga hukuman terhadap Miro Petric, asisten pelatih Persib. Ia diusir oleh wasit karena menggunakan bahasa atau gerakan yang menyinggung petugas pertandingan. Akibatnya, Miro Petric didiskors selama empat pertandingan. Dua di antaranya akan dijalani dalam babak grup Liga Champions AFC Dua, yaitu saat melawan Lion City Sailors FC dan Bangkok United. Selain diskors, ia juga dikenai denda sebesar USD10.000.

Berikut daftar lengkap sanksi yang diterima Persib Bandung:

  • Sanksi utama:
  • Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD25.000/- dan diperintahkan untuk memainkan satu pertandingan dengan penutupan sebagian stadion (yaitu penutupan stadion sebesar 25%) karena melakukan pelanggaran berdasarkan Pasal 65.1 dan 64.1 Kode Disiplin dan Etik AFC. Perintah ini akan berlaku pada pertandingan kandang Persib Bandung (IDN) berikutnya yang dimainkan di wilayah Indonesia dalam kompetisi klub putra AFC.
  • Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD1.250/- karena melanggar Pasal 39.2 dan 39.3 Peraturan Stadion AFC.
  • Total denda sebesar USD26.250/- akan diselesaikan dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak tanggal Putusan ini disampaikan sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etik AFC.
  • Alokasi tiket untuk tim tamu atau penyediaan area pendukung tim tamu tidak akan terpengaruh dalam pertandingan dengan penutupan sebagian stadion sesuai dengan Pasal 18.1.2 Kode Disiplin dan Etika AFC.

Dengan sanksi ini, Persib Bandung menghadapi tekanan besar dalam pertandingan mendatang. Meski masih berada di puncak klasemen Grup G dengan 10 poin dari lima laga, posisi mereka belum aman. Untuk bisa melaju ke babak berikutnya, Maung Bandung minimal harus meraih hasil imbang saat melawan Bangkok United. Jika kalah, mereka harus menanti hasil dari pertandingan antara Lion City Sailors dan Selangor FC.

Kunci keberhasilan Persib dalam laga penentuan adalah dukungan penuh dari Bobotoh. Dengan sanksi yang diberikan, penting bagi fans untuk tetap tenang dan mendukung tim tanpa menyebabkan insiden serupa.

Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *