Lirik Sholawat Alayallah Binadzroh dalam Bahasa Arab, Latin, dan Arti
Sholawat merupakan bentuk doa yang dipersembahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Salah satu sholawat yang populer di kalangan masyarakat Indonesia adalah Alayallah Binadzroh. Sholawat ini tidak hanya menjadi bentuk kecintaan kepada Nabi, tetapi juga sebagai doa-doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT. Berikut ini adalah lirik lengkap dari sholawat Alayallah Binadzroh dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.
Lirik dalam Bahasa Arab dan Latin
-
أَلاَ يَا الله بِنَظْرَة مِنَ الْعَيْنِ الرَّحِيْمـَة
Ala yallah binazroh minal ‘aini rahimah
Ya Allah! Limpahkanlah kurnia rahmat-Mu -
تُدَاوِي كُلَّ مَا بِي مِنْ أَمْرَاضٍ سَقِيْمَة
Tudawi kulla ma bi min amrodhin saqimah
Yang dapat menyembuhkan semua penyakit-penyakit yang ada padaku -
ألاَ ياَ صَاحِ يا صَاحِ لاَ تَجْزَعْ وتَضْجَرْ
Ala ya sohi ya soh. La taj’za’ wa todh-jar
Wahai kawanku! Wahai kawanku! Janganlah engkau gelisah dan jangan bosan -
وَسَلِّمْ لِلْمَقَادِيْـر كَيْ تُحْمَدْ وتُؤْجـَرْ
Wa salim li maqadir ki tuhmad wa taujar
Serahkanlah pada takdir agar engkau dipuji dan diberi pahala -
وَكُـنْ رَاضِي بِمَا قَدَّرَ المَوْلَى ودَبَّـر
Wa kun rodhi bima qaddarol maula wa dabbar
Dan jadilah hamba yang redha atas apa yang telah di takdirkan Allah, dan diaturkanNya -
وَلاَ تَسْخَطْ قَضَا اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ اْلأَكْبَر
Wa la taskhod qadhallahi rabbil ‘arshil akbar
Dan janganlah engkau ingkar akan takdir Allah Tuhan Arsy yang Maha Besar -
وَكُنْ صَابِرْ وَشَاكِرْ
Wa kun sobir wa shakir
Jadilah engkau orang yang bersabar dan bersyukur -
تَكُنْ فَائِزْ وَظَافِـرْ
Takun fa’iz wa zhofir
Maka engkau akan menjadi orang yang berjaya dan menang -
وَمِنْ أَهْلِ السَّرَائـِر
Wa min ahlil sara’ir
Dan menjadi kelompok orang-orang ahli sir (rahsia) -
رِجَالِ اللهِ مِنْ كُلِّ ذِيْ قَلْبٍ مُنـَوَّرٍ
Rijalillahi min kulli dzi qalbin munawwar
Iaitu hamba-hamba Allah yang memiliki hati yang bercahaya -
مُصَفًّى مِنْ جَمِيْعِ الدَّنَسِ طَيِّبٍ مُطَهَّرٍ
Musofan min jami’id danasi thoyibin muthohar
Yang bersih dari segala noda (kotoran hati), baik dan suci -
وَذِهْ دُنْيـَا دَنِيـَّة حَوَادِثُهَا كَثِـيْرَة
Wa dzih dunya daniya hawa di-tsuha ka-tsirah
Dunia ini hina, dan banyak kejadian-kejadiannya -
وَعِيْشَـتُهَا حَقِيْرَة وَمُدَّتُهَا قَصـِيْرَة
Wa ‘i-tsa-tuha haqirah wa muddatuha qasiroh
Serta masa untuk hidup itu singkat -
وَلاَ يَحْرِصْ عَلَيْهَا سِوَى أَعْمَى الْبَصِيْرَة
Wa la yahris ‘alaiha siwa a’mal basirah
Dan tidak ada orang yang rakus akan dunia melainkan orang yang buta hatinya -
عَدِيْمُ الْعَقْلِ لَوْ كَانَ يَعْقِلْ كَانَ أَفْكـَر
‘adimul ‘aqil lau kana ya’qil kana afkar
Yang tidak berakal, yang apabila ia benar-benar berakal ia akan berfikir -
تَفَكِّرْ فِي فَنَاهـَا
Tafakkir fi fanaha
Berfikirlah akan dunia yang tidak kekal -
وَفِي كَثْرَةِ عَنَاهَا
Wa fi kasrahi ‘anaha
Dan penderitaannya (dunia) yang banyak. -
وَفِي قِلَّةِ غِنَاهـَا
Wa fi qillahi ghinaha
Dan akan kekayaannya (dunia) yang sedikit. -
فَطُوْبَى ثُمَّ طُوْبَى لِمَنْ مِنْـهَا تَحَـذَّرْ
Fa thuba tsumma thuba limam minha tahadzar
Maka beruntunglah dan sungguh beruntung bagi siapa yang berhati-hati dari dunia -
وَطَلَّقَهَا وَفِي طَاعَةِ الرَّحْمنِ شَمَرْ
Wa tholaqaha wa fi tho’ahir rahmani tsamar
Dan menceraikannya (dunia), dan bersiap-siap menuju kepada ketaatan Allah -
أَلاَ يَا عَيْن جُوْدِيْ بِدَمْعٍ مِنْكِِ سَائِـلْ
Ala ya ‘aina judi bidam’in minkin sa-il
Wahai mata! Curahkanlah daripadamu air mata yang mengalir -
عَلَى ذَاكَ الْحَبِيْبِ الَّذِيْ قَدْ كَانَ نَازِلْ
‘Ala dzakal habibi ladzi qad kana nazril
Untuk seorang kekasih yang telah diutus (Nabi Muhammad s.a.w.) -
مَعَنَا فِي الْمَرَابِعْ وَأَصْبَحَ سَفَر رَاحِلْ
Ma’ana fil mara bi’ wa asbaha safar rohil
Ia bersama kami dan sekarang telah pergi -
وَأَمْسَى الْقَلْبُ وَالْبَالُ مِنْ بَعْدِهِ مُكَدَّر
Wa amsal qalbu wal balu min ba’dihi mukkadar
Maka hati ini setelah kepergiannya menjadi menjadi sedih -
وَلكـِنْ حَسْبِيَ الله
Wa lakin hasbi Allah
Akan tetapi cukup bagiku, Allah -
وَكـُلُّ الأَمْرِ للـهِ
Wa kullul amri lilahi
Dan segala urusan akan kembali pada Allah -
وَلاَ يَبْقَى سِوَى الله
Wa la yabqa siwa Allah
Dan tiada yang kekal kecuali Allah -
عَلَى بَشَّارِ جَادَتْ سَحَائِبْ رَحْمَةِ الْبَرّ
‘Ala ba-tsari jadat sahaib rahmatil bar
Semoga Allah memberikan curahan rahmatnya atas penghuni Bassyar (tiga tempat pengkuburan para Auliya). -
وَحَيَّاهُمْ بِرَوْحِ الرِّضـَا رَبِّي وَبَشَّـرْ
Wa hayya hum birauhir ridho rabbi wa ba-tsar
Dan semoga Dia (Allah) mencurahkan keredhaannya atas mereka serta memberi khabar gembira -
بِهَـا سَادَاتُـنَا وَالشُّيُوْخُ الْعَارِفُوْنَـا
Biha sadatuna wa tsayu khul ‘arifuna
Di sana terdapat tuan-tuan dan guru-guru kami yang ‘arif -
وَأَهـْلُوْنَا وَأَحْبـَابِ قَلْبِيْ نَازِلُوْنَـا
Wa ahluna wa ahbabi qalbi naziluna
keluarga kami dan orang-orang yang kami cintai -
وَمَنْ هُمْ فِي سَرَائِرِ فُؤَادِيْ قَاِطِنُوْنَـا
Wa man hum fi sara-iri fu-adi qali-thunau-na
Dan mereka orang-orang yang berada dalam lubuk hatiku -
بِسَاحَةِ تُرْبِهَا مِنْ ذَكِيِّ الْمِسْكِ أَعْطَر
Bisahati turbiha min dzakil miski a’thor
Mereka berada di tempat yang debunya tercium aroma bau kasturi -
مَنَازِلُ خَيْرِ سَادَة
Ma nazilu khairi sadah
Tempat-tempat persinggahan bagi sebaik-baik manusia -
لِكُلِّ النَّاسِ قَادَة
likullin nasi qadah
Mereka pemimpin bagi umat manusia -
مَحَبَّتَهُمْ سَعَادَة
Mahabbatahum sa’adah
Dalam mencintai mereka terdapat kebahagiaan -
أَلاَ يَا بَخْت مَنْ زَارَهُمْ بِالصِّدْقِ وانْدَر
Ala ya bikhta man zarahum bis sidqi wa andri
Sungguh beruntung bagi siapa yang menziarahi mereka dengan tulus dan datang -
إِلَيْـهِمْ مُعْتَنـِي كُلُّ مَطْلُوْبِهِ تَيَسـَّرْ
Ilaihim mu’tani kullu mutholubihi tayasra
Kepada mereka dengan penuh perhatian maka semua permintaannya akan dipermudahkan
Makna dan Pesan dalam Sholawat Alayallah Binadzroh
Sholawat Alayallah Binadzroh mengandung pesan-pesan mendalam tentang kehidupan, ketakdiran, dan kecintaan kepada Allah. Dalam liriknya, penulis menyampaikan pentingnya kesabaran, kebersyukuran, dan kepercayaan terhadap takdir. Selain itu, sholawat ini juga memperingatkan kita untuk tidak terlalu menggantungkan diri pada dunia yang sementara, karena kekayaan dan kemewahan dunia tidak bisa bertahan selamanya.
Dengan membaca dan mengamalkan sholawat ini, kita diingatkan untuk selalu merujuk pada Allah dalam segala hal, serta menjaga hubungan baik dengan sesama manusia dan alam semesta.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











