Pengunduran Diri Olivia Yace dari Gelar Miss Universe Africa and Oceania
Finalis Miss Universe 2025 sekaligus Miss Pantai Gading 2025, Olivia Yace, mengumumkan pengunduran dirinya dari gelar Miss Universe Africa and Oceania. Keputusan ini diambil setelah ia berhasil menembus lima besar dalam malam final Miss Universe 2025 di Bangkok, Thailand, pada Jumat (21/11/2025). Ia finis sebagai runner-up keempat.
Dalam pernyataannya yang diunggah di akun Instagram pribadinya @olivia.yace, Yace menyampaikan bahwa keputusan ini diambil demi tetap setia pada nilai-nilai dan prinsip hidup yang selama ini ia pegang. Ia menjelaskan bahwa sebagai perwakilan Pantai Gading di Miss Universe 2025, ia menyaksikan langsung bahwa ia mampu melakukan hal-hal besar meski menghadapi berbagai tantangan. Namun, untuk melanjutkan perjalanan ini, ia harus tetap berpegang pada nilai-nilai seperti rasa hormat, martabat, keunggulan, dan kesetaraan kesempatan.
Olivia Yace juga menyebutkan bahwa sepanjang perjalanan kariernya dalam kontes kecantikan, ia selalu berusaha menjalankan perannya sebagai duta dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan semangat juang. Ia menegaskan bahwa untuk sepenuhnya mencapai potensi dirinya, ia harus tetap berpegang pada prinsip-prinsip yang membimbingnya menuju keunggulan.
Fokus pada Peran Sebagai Teladan
Salah satu alasan utama Yace dalam mengundurkan diri adalah keinginannya untuk tetap menjadi panutan bagi generasi muda, terutama anak-anak perempuan. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk melampaui batas, terutama bagi mereka yang sering merasa tidak memiliki tempat di ruang-ruang tertentu. Ia berharap para perempuan bisa berani mendorong diri melampaui batas mereka sendiri, melangkah dengan percaya diri ke ruang-ruang yang sebelumnya mereka rasa bukan milik mereka, dan bangga terhadap identitas mereka.
Selain itu, Yace juga menyampaikan seruan kepada masyarakat kulit hitam, Afrika, Karibia, Amerika, dan Afro-diaspora di seluruh dunia agar terus memperjuangkan ruang dan kesempatan yang setara. Ia menulis bahwa mereka harus terus masuk ke ruang-ruang di mana kehadiran mereka tidak diharapkan, serta membuka jalan bagi saudara-saudari mereka yang datang setelahnya. Ia menegaskan bahwa tidak boleh siapa pun mendefinisikan siapa mereka atau membatasi potensi mereka. Kehadiran mereka penting dan suara mereka harus didengar.
Yace juga menyatakan bahwa dengan mundur dari gelar Miss Universe Africa and Oceania, ia bisa lebih fokus memperjuangkan nilai-nilai yang ia anggap penting dalam hidup dan kariernya ke depan. Ia menulis bahwa melangkah pergi dari peran ini akan memungkinkannya mendedikasikan diri sepenuhnya untuk membela nilai-nilai yang ia pegang teguh.
Ucapan Selamat dan Doa untuk Pemenang
Di akhir pernyataannya, Yace turut menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang Miss Universe 2025, Fatima Bosch, serta mendoakan kesembuhan bagi Miss Universe Jamaika, Gabrielle Henry, yang sempat terjatuh dari panggung saat babak preliminary evening gown. Ia menyatakan rasa syukur atas dukungan yang diterimanya dan semua pengalaman tak terlupakan yang membentuk dirinya. Ia akan melanjutkan perjalanan dengan cara yang berbeda, tetapi dengan tekad yang sama untuk mengangkat dan menginspirasi.
Tanggapan Komite Miss Cote d’Ivoire
Keputusan Yace dikonfirmasi oleh Miss Cote d’Ivoire Committee (COMICI) atau Komite Miss Pantai Gading. Melalui pernyataan resmi di akun Facebook mereka, COMICI menyatakan menerima penarikan diri Yace dari seluruh mandat dan gelar yang berkaitan dengan organisasi Miss Universe. Mereka menyebutkan bahwa Olivia secara resmi melepaskan gelarnya sebagai Miss Universe Africa and Oceania 2025, berlaku efektif segera. COMICI juga menyatakan bahwa Yace akan mengembalikan selempang (sash) Miss Universe Africa and Oceania kepada organisasi sebagai bentuk penegasan atas keputusan bersama tersebut.
Selain itu, COMICI sudah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada pihak Miss Universe Organization terkait penarikan diri wakil Pantai Gading tersebut dari seluruh gelar dan mandat internasional.
Pengunduran Diri Delegasi Negara Lain
Tidak hanya Yace, delegasi negara lain juga ada yang mengundurkan diri dari ajang kecantikan internasional tersebut. Brigitta Schaback, yang mewakili Estonia di ajang Miss Universe 2025, juga mengumumkan pengunduran dirinya dari gelar Miss Universe Estonia beberapa hari usai final. Dalam unggahan Instagram pada Minggu (23/11/2025), Schaback menyebut bahwa nilai-nilai serta etos kerja yang ia pegang tidak sejalan dengan Direktur Nasional Miss Universe Estonia, Natalie Korneitsik. Ia menyatakan bahwa komitmen pada pemberdayaan dan kesetaraan perempuan akan terus dilanjutkannya secara independen tanpa keterlibatan lebih lanjut dengan Miss Universe Estonia. Namun, pihak organisasi Miss Estonia membantah adanya konflik personal dan menyatakan bahwa keputusan tersebut berkaitan dengan pelanggaran protokol profesional serta komentar publik yang dianggap merugikan organisasi.











