Peluncuran SUV Kompak Listrik Toyota Urban Cruiser di GJAW 2025

PT Toyota-Astra Motor (TAM) meluncurkan SUV kompak berpenggerak listrik pertamanya, Toyota Urban Cruiser, dalam acara Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD City, Tangerang. Mobil ini dirancang untuk mengisi pasar mobil listrik di bawah model Toyota bZ4x. Presiden Direktur PT TAM, Hiroyuki Ueda, menyatakan bahwa pengembangan model elektrifikasi terus dilakukan sebagai solusi mobilitas berkelanjutan.
”Toyota ada untuk Indonesia, kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, termasuk pada model elektrifikasi,” ujar Ueda.
Desain Eksterior yang Menarik

Toyota Urban Cruiser memiliki dimensi yang kompak dengan panjang total 4.285 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.635 mm, dan jarak sumbu roda 2.700 mm. Ukuran ini lebih ringkas dari Yaris Cross, namun lebih besar dari Raize. Desain eksteriornya mengikuti gaya terbaru Toyota dengan Hammerhead Design. Lampu depan LED menyipit dan terhubung ke panel hitam glossy yang menghubungkan headlamp kanan dan kiri, disertai aksen hitam di tepian atasnya.

Di bagian bumper depan, terdapat grille hitam memanjang serta panel hitam doff di bagian bawah. Aksen hitam tersebut menyambung ke sisi kanan dan kiri sebagai over fender hingga bumper belakang. Di bagian buritan, elemen desain mencerminkan Suzuki e Vitara sebagai basisnya. Lampu LED memanjang serta desain bertumpuk antara pintu bagasi dan bumper menjadi ciri khas Urban Cruiser.
Interior yang Mewah dan Futuristik

Masuk ke kabin, seluruh interior terasa mirip dengan Suzuki e Vitara. Mulai dari tampilan dashboard keseluruhan, lingkar kemudi, head unit 10,1 inci, dan panel instrumen hingga konsol tengah model floating yang terkesan futuristik. Meskipun demikian, nuansa premium tetap terasa. Balutan kombinasi material kulit dan fabric di jok memberikan sensasi nyaman saat menyentuh kulit, terlebih rona terracotta di sejumlah panel menciptakan kesan elegan yang berbeda.
Adapun panoramic roof memberikan nuansa luas dan premium selama berkendara. Toyota juga menyediakan performa memanjakan telinga dari premium speaker JBL. Terdapat pula smartphone wireless charger dan digital video recorder (DVR/dashcam) sebagai kelengkapan standar.
Spesifikasi Penggerak yang Canggih

Dapur penggerak Urban Cruiser mengandalkan energi listrik yang tersimpan di baterai berkapasitas 61,1 kWh dengan daya tempuh mencapai 426,7 kilometer. Energi listrik dialirkan ke motor penggerak berkekuatan 171,6 dk dan torsi 192,5 Nm di sumbu roda depan alias front wheel drive (FWD). Sementara itu, sektor kaki-kaki ditopang sistem MacPherson Strut di depan dan independen 3-link di belakang.
Sektor pengereman diperkuat model cakram ventilasi di depan dan belakang, disertai komputerisasi Anti-lock Braking System (ABS) sekaligus Electronic Parking Brake (EPB) dengan Auto Hold.

Sejumlah Advanced Driving Assistance System (ADAS) turut hadir bertajuk Toyota Safety Sense (TSS). Fitur yang tersedia meliputi Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Departure Prevention (LDP), Lane Keep Assist (LKA), Brake Support System (BSS), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Blind Spot Monitoring (BSM). Selain itu, Urban Cruiser juga ditanamkan 7-airbag, meliputi sisi pengemudi, penumpang depan, samping depan kanan dan kiri, curtain airbag, dan knee airbag untuk pengemudi. Lebih lagi, ada Vehicle Stability Control (VSC) guna menjaga traksi saat di jalan licin.
Pilihan Warna dan Harga
Toyota Urban Cruiser dipasarkan di Indonesia dengan satu pilihan tipe. Tersedia tiga warna, yaitu Pearl Arctic White, Pearl Bluish Black, dan two-tone atap hitam serta bodi Pearl Arctic White. Soal harga, mobil ini dibanderol Rp 759 juta on the road (OTR) Jakarta. Sebagai layanan purna jual, Toyota menyediakan garansi baterai 8 tahun atau 160 ribu kilometer dan gratis pengecekan battery health per 6 bulan untuk periode 3-5 tahun/50 ribu-100 ribu kilometer di bengkel resmi.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











