Realisasi Dana Transfer ke Daerah Kabupaten Sintang Tahun 2025
Realisasi dana transfer ke daerah (TKD) di Kabupaten Sintang pada tahun 2025 mencapai Rp1.308,65 miliar. Angka ini merupakan sebagian dari pagu total TKD yang ditetapkan sebesar Rp1.493,37 miliar. Dengan demikian, realisasi mencapai 87,63 persen dari pagu yang ditetapkan.
Transfer ke Daerah (TKD) adalah dana yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah. Dana tersebut terdiri dari beberapa jenis, yaitu:
- Transfer Dana Perimbangan
- Transfer Dana Otonomi Khusus
- Transfer Dana Penyesuaian
Berikut rincian dari masing-masing komponen dana transfer ke daerah:
Transfer Dana Perimbangan
Transfer Dana Perimbangan meliputi beberapa bentuk, antara lain:
- Dana Bagi Hasil Pajak
- Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau
- Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam
- Dana Alokasi Umum (DAU)
- Dana Alokasi Khusus (DAK)
Transfer Dana Otonomi Khusus
Transfer Dana Otonomi Khusus mencakup:
- Transfer Dana Otonomi Papua dan Papua Barat
- Transfer Dana Otonomi Khusus Provinsi Aceh
Transfer Dana Penyesuaian
Transfer Dana Penyesuaian terdiri dari:
- Tunjangan Profesi Guru PNSD
- Tambahan penghasilan Guru PNSD
- Bantuan Operasional Sekolah
- Dana Insentif Daerah dan P2D2
Rincian Realisasi TKD Sintang Tahun 2025
Berdasarkan data yang tersedia, realisasi TKD di Kabupaten Sintang hingga November 2025 mencakup beberapa komponen seperti berikut:
Dana Bagi Hasil
- Total Pagu: Rp187,02 M
- Realisasi: Rp154,03 M
- Persentase: 82,36%
Dana Alokasi Umum
- Total Pagu: Rp959,20 M
- Realisasi: Rp881,12 M
- Persentase: 91,86%
Dana Alokasi Khusus Fisik
- Total Pagu: Rp27,70 M
- Realisasi: Rp19,03 M
- Persentase: 68,72%
Dana Alokasi Khusus Nonfisik
- Total Pagu: Rp319,46 M
- Realisasi: Rp254,47 M
- Persentase: 79,66%
Dana Desa
- Total Pagu: Rp331,88 M
- Realisasi: Rp230,27 M
- Persentase: 69,38%
Komponen Lainnya
Beberapa komponen tambahan dalam realisasi TKD Sintang 2025 antara lain:
- Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit: Rp7,88 M (100% realisasi)
- DBH Cukai Hasil Tembakau: Rp0,05 M (100% realisasi)
- DBH PBB Bagian Daerah untuk Kabupaten/Kota: Rp40,04 M (81,16% realisasi)
- DBH PPh Pasal 21: Rp10,21 M (81,37% realisasi)
- DBH PPh Pasal 25/29 OP: Rp0,59 M (83,21% realisasi)
- DBH SDA Kehutanan – PSDH: Rp4,04 M (60% realisasi)
- DBH SDA Minerba – Iuran Tetap: Rp0,17 M (86,38% realisasi)
- DBH SDA Minerba – Royalti: Rp123,20 M (82,44% realisasi)
- DBH SDA Perikanan: Rp0,85 M (80% realisasi)
Selain itu, ada beberapa komponen yang memiliki realisasi 100%, seperti:
- Dana Alokasi Umum Bidang Kesehatan: Rp59,98 M
- Dana Alokasi Umum Bidang Pendidikan: Rp94,29 M
- Dana Alokasi Umum Pendanaan Kelurahan: Rp3,20 M
- Dana Bantuan Operasioanal Penyelenggaraan (BOP) Museum dan Taman Budaya: Rp0,80 M
- Dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana: Rp9,00 M
- Dana Bantuan Operasional Kesehatan: Rp32,06 M
- Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Kesetaraan: Rp2,22 M
- Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan – Pendidikan Anak Usia Dini: Rp4,66 M
- Dana Bantuan Operasional Sekolah: Rp89,89 M
Beberapa komponen lainnya memiliki realisasi di bawah 100%, seperti:
- Dana Alokasi Umum Penggajian Formasi PPPK: Rp22,42 M (41,38% realisasi)
- Dana Ketahanan Pangan dan Pertanian: Rp0,48 M (50% realisasi)
- Dana Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak: Rp0,40 M (50% realisasi)
- Dana Tambahan Penghasilan Guru ASN Daerah: Rp2,05 M (0% realisasi)
- Dana Tunjangan Khusus Guru ASN Daerah: Rp69,29 M (63,81% realisasi)
- Dana Tunjangan Profesi Guru ASN Daerah: Rp108,60 M (72,02% realisasi)
Total Realisasi TKD Sintang Tahun 2025
Secara keseluruhan, total realisasi TKD Sintang 2025 mencapai Rp1.538,92 miliar dari total pagu sebesar Rp1.825,25 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa realisasi mencapai 84,31 persen dari pagu yang ditetapkan.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











