"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"

Padel Jadi Olahraga FOMO, Ariel Noah dan Gading Marten: Mengapa Tidak?

Padel: Dari Tren Hingga Kebiasaan Olahraga

Padel kini menjadi salah satu cabang olahraga yang sangat diminati oleh berbagai kalangan, termasuk para selebriti. Meskipun popularitasnya meningkat pesat, tidak sedikit orang yang menganggap olahraga ini sebagai bagian dari fenomena “FOMO” atau rasa takut ketinggalan tren. Namun, beberapa tokoh ternama yang akan berlaga dalam ajang “Padel Wars Presented by SIMPATI” memberikan pandangan yang lebih bijak terkait isu ini.

Pandangan Para Bintang tentang Fenomena FOMO

Ariel Noah, salah satu bintang yang hadir dalam sesi konferensi pers, menanggapi isu FOMO dengan pendekatan positif. Menurutnya, label tersebut bukanlah masalah selama kegiatan yang diikuti memiliki dampak positif bagi peserta.

“Kalau menurut gua, FOMO itu kalau misalnya positif ya kenapa enggak, sih?” ujar Ariel saat ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025). Ia menegaskan bahwa Padel adalah olahraga yang bisa memberikan manfaat baik bagi kesehatan fisik maupun mental.

“Kan ini olahraga ya. Maksudnya, kalau hasilnya adalah mereka menjadi sehat, yang tadinya enggak senang olahraga jadi senang olahraga, enggak ada salahnya juga. Mau dicap FOMO juga, biarin aja,” tambahnya.

Nagita Slavina juga menyampaikan pandangan serupa. Menurutnya, esensi utama dari fenomena ini adalah tumbuhnya semangat berolahraga di masyarakat. Ia setuju bahwa banyak cabang olahraga lain yang juga awalnya muncul dari tren, namun yang terpenting adalah bagaimana tren tersebut bisa dijaga agar menjadi kebiasaan yang baik.

“Setuju sih sama Ariel. Ini kan memang yang digairahkan ini kan adalah semangat berolahraga,” kata Nagita. Ia menilai bahwa Padel memiliki potensi besar untuk tetap bertahan dan berkembang di Indonesia.

Keunggulan Padel yang Membuatnya Bertahan Lama

Gading Marten menambahkan bahwa Padel memiliki keunggulan yang membuatnya akan bertahan lama di Indonesia. Berbeda dengan olahraga outdoor lain yang sering menjadi kendala karena cuaca panas, Padel umumnya dimainkan di lapangan indoor.

“Rata-rata masalah cewek adalah kena matahari, panas,” kelakar Gading. Ia menjelaskan bahwa Padel bisa dimainkan oleh semua usia, mulai dari muda hingga tua. Selain itu, olahraga ini relatif terjangkau dan bahkan diproyeksikan akan masuk ke Olimpiade, yang menjadikannya olahraga dengan masa depan cerah.

Optimisme dari Raffi Ahmad

Raffi Ahmad, sebagai penggagas acara, menutup diskusi dengan optimistis. Ia berharap “Padel Wars” bisa mengamplifikasi tren positif ini sehingga menghasilkan sesuatu yang lebih besar.

“Mudah-mudahan energi positifnya sampai ke seluruh masyarakat Indonesia, padel juga terus maju, menambah gairah orang jadi mau berolahraga, dan menambah peluang untuk lapangan pekerjaan,” tutup Raffi.

Keseriusan Raffi Ahmad dalam memajukan olahraga padel di Indonesia pun tidak main-main. Melalui RANS Entertainment, ia akan menggelar “RANS Padel Wars Presented by SIMPATI”, ajang padel yang diklaim sebagai yang terbesar dan paling seru di penghujung tahun 2025.

Ajang yang Dinanti-Nantikan

Acara puncak akan diselenggarakan di Mahaka Square, Kelapa Gading, pada Sabtu, 6 Desember 2025. Tidak hanya diramaikan oleh deretan selebriti papan atas seperti Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Desta, Ariel, Gading Marten, Medina Dina, Rizky Febian, dan Mahalini. Tak sampai di situ, acara ini juga akan menghadirkan tiga legenda sepak bola dunia seperti Alessandro Nesta, Cristian Panucci, dan Esteban Cambiasso. Ketiganya diketahui tengah serius menekuni padel dan akan tampil sebagai pemain semi-profesional.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *