Enrekangpost.com – Jack Ma, miliarder ternama, menarik perhatian saat berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping dalam acara yang dihadiri para bos raksasa teknologi dan digital setempat. Seperti dilaporkan oleh CCTV, Ma tidak disebutkan sebagai peserta dalam acara tersebut yang dihadiri oleh CEO dari perusahaan seperti Huawei, BYD, Tencent, dan DeepSeek yang sedang mengguncang dunia teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kehadiran Ma dalam pertemuan antara Jinping dan elit bisnis digital dipandang sebagai ‘pemulihan’ dan upaya pemerintah untuk membangkitkan kepercayaan pada sektor swasta di tengah ekonomi yang masih berjuang. Hal ini terjadi setelah penawaran umum perdana (IPO) senilai USD37 miliar oleh Ant Group, perusahaan teknologi finansial yang didirikan oleh Ma, dihentikan oleh regulator pada tahun 2020.
Sejak itu, Ma telah ‘pindah’ ke beberapa negara dan tidak lagi menonjolkan diri. Namun, minggu lalu ia muncul di foto bersama staf di sebuah supermarket milik perusahaan e-commerce Alibaba di Hunan dan mengunjungi kantor aplikasi belanja daring Xianyu di Hangzhou.
Kembalinya Ma adalah sebagai respons terhadap permintaan Jinping agar para pengusaha menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi yang lesu dengan inovasi, mengingat sektor swasta menyumbang lebih dari separuh ekonomi China dan memberikan banyak pekerjaan serta pendapatan pajak yang menguntungkan.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”





