Enrekangpost.com – Salah satu pendiri Microsoft Bill Gates membagikan cerita unik tentang tantangan yang dihadapinya dalam kehidupan pribadinya sebelum menjadi pengusaha sukses di industri komputer. Dalam wawancaranya, Gates mengungkapkan bahwa dirinya memiliki karakteristik ‘spektrum autisme’ yang membuatnya sangat fokus dan terampil dalam bidang komputer.
Gates mengatakan bahwa jika ia tumbuh dewasa pada masa sekarang, kemungkinan besar ia akan didiagnosis sebagai seorang autis karena pada saat itu, kesadaran tentang kondisi ini masih rendah. Namun, ia juga menghadapi kesulitan dalam bersosialisasi dan mengembangkan keterampilan sosialnya saat masih kecil, meskipun memiliki hubungan yang dekat dengan keluarganya.
Meskipun menghadapi tantangan sosial, Gates memiliki minat yang sangat kuat dalam bidang komputasi. Sejak usia muda, ia sudah menyukai menulis kode komputer, terutama dalam bahasa pemrograman BASIC untuk komputer pribadi pertama. Hal ini akhirnya membawanya untuk mendirikan Microsoft bersama Paul Allen.
Namun, kesuksesan besar ini tidak didapatkan dengan mudah. Gates harus bekerja keras dan fokus sepenuhnya pada Microsoft, menghabiskan lebih dari 80 jam seminggu untuk membangun perusahaan tanpa menyisakan waktu untuk kehidupan sosial atau hubungan pribadi. Namun, hal ini tidak menghalangi Gates untuk mencapai kesuksesan yang ia raih saat ini.





