"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Berita  

Skandal Pejabat Negara yang Dokumennya Disimpan Hasto ke Connie Lebih Besar dari Watergate

Hasto Disorot karena Simpan Dokumen Lebih Besar dari Skandal Watergate di Tangan Connie

Enrekangpost.com – Juru Bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Guntur Romli mengungkapkan bahwa beberapa dokumen penting terkait skandal kasus hukum yang melibatkan pejabat negara telah dititipkan oleh Hasto Kristiyanto kepada Connie Rahakundini Bakrie. Dugaan skandal ini disebut lebih besar dari skandal Watergate di Amerika Serikat yang menyebabkan pengunduran diri Presiden Richard Nixon.

“Beberapa dokumen tersebut dititipkan kepada Ibu Connie saat beliau berada di Indonesia dan kemudian kembali ke Rusia,” ungkap Guntur dalam program Rakyat Bersuara yang ditayangkan secara langsung di iNews pada Selasa (7/1/2025).

Menurut Guntur, langkah ini dilakukan karena pengalaman sebelumnya, dimana banyak barang dan dokumen milik Hasto yang dirampas oleh KPK saat pemanggilannya sebelum ditetapkan sebagai tersangka.

“Mas Hasto telah menyampaikan bahwa ini adalah cara yang tepat, sehingga beberapa dokumen yang dianggap penting telah diselamatkan dan dititipkan kepada Ibu Connie yang kemudian dibawa ke Rusia,” jelasnya.

Guntur juga menyebut bahwa di antara dokumen-dokumen tersebut ada yang akan dimasukkan ke dalam video yang akan dirilis, yang dapat mengungkap skandal korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang lebih besar dari kasus Watergate di Amerika Serikat. Watergate sendiri merupakan kasus penyalahgunaan kekuasaan, penyadapan, dan pembunuhan terhadap lawan politik.

“Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa skandal ini lebih besar dari kasus Watergate yang pernah terjadi di Amerika. Kasus Watergate sendiri merupakan kasus penyalahgunaan kekuasaan, penyadapan, dan pembunuhan terhadap lawan politik,” tandasnya.

Gusun Fawaida

Gusun Fawaida merupakan seorang Penulis yang fokus pada isu lingkungan kerja, produktivitas, dan human interest. Ia senang mengamati perilaku manusia, membaca buku self-improvement, dan minum kopi sambil menulis ide. Motto: “Tulislah untuk memberi dampak.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *