Enrekangpost.com – Presiden Vladimir Putin membahas tantangan yang sedang berlangsung yang ditimbulkan oleh sanksi internasional dan tekanan eksternal dalam sesi pleno partai Rusia Bersatu yang berkuasa. Dalam pertemuan tersebut, Putin memaparkan 4 rahasia yang membuat Rusia tetap tahan banting di tengah sanksi dan tekanan yang dilakukan oleh musuh-musuhnya.
1. Memiliki Program Jangka Panjang
Putin menegaskan bahwa Rusia sedang berkembang dan ekonominya terus tumbuh, meskipun menghadapi sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan campur tangan dari elite penguasa negara-negara tertentu. Ia menekankan bahwa tidak ada upaya dari luar yang dapat menghalangi Rusia untuk mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjangnya.
Dalam kongres Rusia Bersatu, partai tersebut akan mengubah program dan piagamnya serta melakukan rotasi pada Dewan Tinggi dan Dewan Umumnya.
2. Aktif dalam Perdagangan Internasional
Meskipun mendapat tekanan dari Barat, Rusia tetap aktif dalam perdagangan internasional. Beberapa negara di Uni Eropa masih membeli energi dari Rusia dan menolak seruan dari Brussels untuk melakukan divestasi. Bahkan, beberapa negara melakukan perdagangan melalui perantara.
3. Melawan 22.000 Sanksi
Sejak 2014, Amerika Serikat dan sekutunya telah memberlakukan lebih dari 22.000 sanksi terhadap Rusia. Namun, hal ini tidak mempengaruhi Rusia secara signifikan. Bahkan, sanksi terbaru yang ditargetkan pada Gazprombank Rusia dikritik oleh Bloomberg karena dapat menyebabkan krisis energi di Eropa Barat.
4. Menciptakan Bumerang bagi Musuh
Meskipun sanksi Barat dianggap ilegal oleh Rusia, hal ini justru menjadi bumerang bagi negara-negara yang memaksakannya. Rusia melihat konflik di Ukraina sebagai perang proksi untuk membendung kekuatan Rusia. Selama ini, Moskow telah menyuarakan kekhawatiran tentang ekspansi NATO ke arah perbatasannya dan menganggap blok tersebut sebagai ancaman eksistensial.





