Enrekangpost.com – Pemain-pemain Indonesia yang bermain di luar negeri selalu menarik perhatian, terutama mereka yang berkarier di Liga Jepang. Namun, perjalanan mereka tidak selalu mulus, terutama dalam mencari waktu bermain yang konsisten. Berikut adalah lima pemain Timnas Indonesia yang pernah merasakan kesulitan di dunia sepak bola Jepang.
1. Ricky Yacobi (Matsushita/Gamba Osaka, 1988-1989)
Ricky Yacobi adalah pionir pemain Indonesia di Liga Jepang. Dia bergabung dengan Matsushita (sekarang Gamba Osaka) pada tahun 1988. Selama satu musim, Ricky hanya bermain enam kali dan mencetak satu gol. Meskipun waktunya di Jepang singkat, kontribusinya bagi Timnas Indonesia sangat besar, termasuk membawa pulang medali emas SEA Games 1987.
Ricky dikenal sebagai ikon sepak bola nasional, dan pengaruhnya tetap terasa hingga saat ini, meskipun ia telah meninggal pada tahun 2020.
2. Stefano Lilipaly (Hokkaido Consadole Sapporo, 2014)
Stefano Lilipaly sempat membela Hokkaido Consadole Sapporo pada tahun 2014. Sayangnya, ia hanya bermain dalam dua pertandingan sebelum kembali ke Eropa. Meskipun karier di Jepangnya tidak begitu sukses, Lilipaly menemukan kembali performanya sebagai pemain Timnas Indonesia setelah dinaturalisasi dan menjadi bagian penting dalam tim Garuda di Piala AFF 2016.
3. Irfan Bachdim (Ventforet Kofu, 2014; Hokkaido Consadole Sapporo, 2015-2017)
Irfan Bachdim menghabiskan waktu di dua klub Jepang. Dia bergabung dengan Ventforet Kofu di J-League 1 pada tahun 2014, tetapi kesulitan mendapatkan waktu bermain reguler. Pindah ke Consadole Sapporo di J-League 2 pada tahun 2015, situasinya tidak banyak berubah. Selama tiga tahun, Bachdim hanya bermain sedikit, tetapi pengalaman di Jepang tetap berharga dalam karirnya.
4. Pratama Arhan (Tokyo Verdy, 2022-2024)
Pratama Arhan memulai petualangannya di Liga Jepang bersama Tokyo Verdy pada tahun 2022. Namun, seperti beberapa pemain sebelumnya, ia jarang mendapatkan kesempatan bermain. Dalam dua tahun, bek kiri andalan Timnas Indonesia ini hanya bermain empat kali sebelum pindah ke Suwon FC di Liga Korea. Perjalanan Arhan menjadi bukti bahwa tantangan besar masih menanti pemain Indonesia yang bermain di Liga Jepang.
5. Justin Hubner (Cerezo Osaka, 2024)
Justin Hubner adalah pemain Indonesia terbaru yang mencoba peruntungannya di Liga Jepang. Bergabung dengan Cerezo Osaka pada Maret 2024, ia berhasil bermain dalam delapan pertandingan sebelum akhirnya pindah ke Wolves U21 pada Juli 2024. Meskipun singkat, Hubner menunjukkan potensi yang menjanjikan di awal karir internasionalnya.
Siapa yang Paling Sukses?
Dari lima pemain tersebut, Ricky Yacobi masih diingat sebagai sosok yang membuka jalan bagi pemain Indonesia di Liga Jepang. Meskipun waktu bermainnya terbatas, pengaruh dan warisannya bagi sepak bola nasional tidak tergantikan.
Sementara itu, karier Pratama Arhan dan Justin Hubner menunjukkan bahwa tantangan tetap ada, meskipun harapan untuk melihat pemain Indonesia sukses di luar negeri masih terbuka lebar. Apakah akan ada nama baru yang lebih bersinar di Jepang? Kita tunggu saja.





