"Mengabarkan Enrekang, Menginspirasi Negeri"
Budaya  

Puluhan Musisi Bersatu Gelar Konser Amal untuk Sumatera

Konser Amal Gitaris untuk Negeri: Kekuatan Musik dan Solidaritas untuk Pemulihan Sumatera

Konser amal yang diberi judul “Konser Amal Gitaris untuk Negeri: Donasi untuk Pemulihan Sumatera” akan menjadi momen penting dalam upaya pemulihan wilayah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Acara ini dihelat di Studio 1 KompasTV, Jakarta, pada Senin (26/1/2026) malam, dengan partisipasi puluhan gitaris, musisi, dan penyanyi ternama dari berbagai latar belakang.

Kolaborasi Besar untuk Tujuan Sosial

Konser ini tidak hanya sekadar pertunjukan musik, tetapi juga menjadi wadah untuk menggalang donasi dan memperkuat solidaritas antar sesama bangsa. Seluruh hasil donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui Dana Kemanusiaan Kompas (DKK), khususnya untuk rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain konser, acara ini juga dilengkapi dengan lelang lukisan karya para seniman. Beberapa karya yang dilelang antara lain adalah lukisan dari 15 seniman, seperti Afriani, Asmo Adji, Emmy Go, Eko Hand, dan lainnya. Lukisan-lukisan ini dipamerkan di Bentara Budaya Jakarta dari tanggal 20 hingga 31 Januari 2026. Tema-tema yang diangkat sangat beragam, mulai dari keindahan alam Indonesia hingga pengalaman spiritual.

Daftar Musisi yang Ikut Tampil

Konser ini akan dihadiri oleh sejumlah nama besar dalam dunia musik Indonesia. Di antaranya adalah Andre Dinuth, BAIM, Denny Chasmala, Dewa Budjana, Eet Sjahranie, Ian Antono, Tohpati, Eross Candra, Gugun Blues Shelter, Jubing Kristianto, Ridho Hafiedz, dan Kin The Fly. Mereka akan tampil bersama dengan sejumlah penyanyi lintas genre, seperti Arda Hatna, Dira Sugandi, Ipang Lazuardi, Lea Simanjuntak, Nadhif Basalamah, Nyak Ina Raseuki (Ubiet), Sandy Canester, Tantri Syalindri, dan Uap Widya.

Para musisi tersebut tidak hanya menyajikan pertunjukan musik yang menarik, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Setiap donasi yang masuk akan menjadi bagian dari upaya pemulihan Sumatera pasca-bencana.

Peran Dana Kemanusiaan Kompas (DKK)

DKK akan menjadi mitra utama dalam penyaluran donasi yang terkumpul. Menurut Ketua Yayasan DKK Gesit Ariyanto, pihaknya selalu siap menerima dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Tim DKK telah melakukan koordinasi dengan jejaring di tiga provinsi lokasi bencana, sehingga jenis bantuan yang disalurkan dapat sesuai dengan kebutuhan penyintas.

“Seberapa pun besarnya donasi yang diserahkan akan sangat berarti untuk penanganan pascabencana,” ujar Gesit. Ia menambahkan bahwa dana yang diperlukan untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi sangat besar, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.

Sejarah Konser Amal Kompas Gramedia

Ini merupakan kali kelima Kompas Gramedia menggelar konser amal bersama gitaris. Sebelumnya, acara serupa pernah digelar untuk membantu korban bencana di berbagai daerah, seperti letusan Gunung Merapi (2010), letusan Gunung Sinabung, banjir Jakarta, banjir Manado (2014), gempa Palu (2018), dan bencana Cianjur (2022).

Cara Berdonasi

Bagi Sahabat KG yang ingin berkontribusi, bisa langsung menyalurkan donasi melalui rekening Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) di BCA Cabang Gajah Mada, Jakarta, dengan nomor rekening 012.302143.3 atas nama Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas.

Live Streaming dan Penyebaran Informasi

Konser amal ini akan disiarkan secara langsung melalui KompasTV pukul 20.30–21.30 WIB, serta tersedia dalam bentuk live streaming di kanal YouTube Harian Kompas, KompasTV, Kompas.com, Tribunnews, Kontan, Grid Network, KG Radio Network, dan Bentara Budaya.

Dengan hadirnya konser ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan. Semangat solidaritas dan kepedulian antar sesama bangsa Indonesia akan terus ditegakkan, demi membangun kembali Sumatera yang sedang dalam proses pemulihan.


Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *