Sholat merupakan salah satu bentuk ibadah yang paling penting dalam agama Islam. Dengan menjalankan sholat secara benar dan penuh dengan kekhusyukan, seseorang dapat memperkuat hubungan dengan Tuhan dan mencapai ketenangan batin. Berikut adalah panduan lengkap doa sholat mulai dari niat hingga salam, disertai teks Arab, Latin, serta terjemahan dalam bahasa Indonesia.
1. Niat Sholat
Niat dilakukan di dalam hati sebelum memulai sholat. Meskipun niat adalah urusan hati, mengucapkannya secara lisan dapat membantu meningkatkan kemantapan. Contoh niat sholat Subuh:
أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli fardhash shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat sholat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul Ihram
Gerakan pertama dalam sholat adalah mengangkat tangan sejajar telinga (bagi laki-laki) atau bahu (bagi perempuan) sambil mengucapkan:
اللهُ أَكْبَرُ
Latin: Allahu Akbar.
Artinya: “Allah Maha Besar.”
3. Doa Iftitah
Doa ini dibaca setelah takbiratul ihram pada rakaat pertama:
وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Latin: Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariika lahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.
Artinya: “Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan berserah diri, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang musyrik. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam…”
4. Bacaan Ruku’
أَسْبَحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ (3x)
Latin: Subhaana rabbiyal ‘adhiimi wa bihamdihi.
Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan dengan segala puji bagi-Nya.”
5. I’tidal (Bangun dari Ruku’)
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Latin: Sami’allaahu liman hamidah.
Artinya: “Allah mendengar orang yang memuji-Nya.”
Dilanjutkan doa:
Rabbana lakal hamdu mil’us samaawaati wa mil’ul ardhi wa mil’u maa syi’ta min syai’in ba’du.
Artinya: “Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi serta sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki setelah itu.”
6. Bacaan Sujud
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ (3x)
Latin: Subhaana rabbiyal a’laa wa bihamdihi.
Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan dengan segala puji bagi-Nya.”
7. Duduk di Antara Dua Sujud
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافَنِي وَاعْفُ عَنِّي
Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.
Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku, cukupkanlah kekuranganku, tinggikanlah derajatku, berilah aku rezeki, berilah aku petunjuk, berilah aku kesehatan, dan maafkanlah aku.”
8. Tasyahud (Tahiyat) Akhir
Ini adalah bacaan penting sebelum mengakhiri sholat:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُا للَّهُ
Latin: Attahiyyaatul mubaarakatush shalawaatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah… (dilanjutkan dengan Sholawat Ibrahimiyah).
اَلَّلهُمَّ صَلِّ عَلَي مُحَمّدْ وعلى آلِ مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلعَلَي مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد
اَلْلَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيْحِ الدَجَّالِ
Latin: Allahhumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shallaita ‘alaa Ibraahim, wa ‘alaa aali Ibraahim. Wabaarik ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa baarakta ‘alaa Ibraahim, wa ‘alaa aali Ibraahim. Fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid.
Allaahumma innii a’uudzubika min ‘adzaabi jahannama wamin ‘adzaabil qabri wamin fitnatil mahyaa wamamaati wamin fitnatil masiihid dajjaal.
Artinya: “Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang saleh-saleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahkanlah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia di seluruh alam.
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahanam dan siksa kubur serta dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari kejahatan fitnahnya Dajjal.”
9. Salam
Menoleh ke kanan lalu ke kiri sambil mengucapkan:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
Latin: Assalaamu ‘alaikum wa rahmatullaah.
Artinya: “Semoga keselamatan dan rahmat Allah limpahkan kepada kalian.”
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











