Penjelasan Bos Persib Bandung Mengenai Kemungkinan Pemanggilan Layvin Kurzawa
Bos Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan, memberikan pernyataan terkait isu yang beredar mengenai kemungkinan perekrutan Layvin Kurzawa. Isu ini muncul setelah munculnya rumor bahwa Maung Bandung sedang mempertimbangkan pemain legenda PSG tersebut sebagai alternatif jika Federico Barba hengkang.
Adhitia Putra Herawan menyampaikan bahwa pihak klub telah melakukan analisis terhadap kualitas dan fleksibilitas pemain asal Prancis itu. Menurutnya, pelatih Persib Bandung bisa merasa untung karena memiliki opsi tambahan bek di paruh kedua Super League 2025-2026 atau saat berkompetisi di Asia.
Kurzawa bisa bermain di beberapa posisi bek seperti left back (LB), left midfielder (LM), dan left center back (LCB). Hal ini menjadikannya sebagai opsi yang menarik bagi pelatih Persib, Bojan Hodak, jika Federico Barba benar-benar meninggalkan klub.
“Kurzawa kayaknya bisa main di tiga posisi LB (left back), LM (Left Midfielder), dan LCB (Left Center Back),” ujar Adhitia dikutip dari sumber berita.
Riwayat Cedera yang Perlu Diperhatikan
Meskipun Layvin Kurzawa memiliki rekam jejak yang menonjol, satu hal yang harus diperhatikan adalah riwayat cedera yang panjang dan sering kambuh. Cedera-cedera ini bisa berdampak negatif pada performa klub jika tidak dikelola dengan baik.
Berikut adalah catatan lengkap riwayat cedera Layvin Kurzawa:
- Musim 24/25
- Cedera otot (10 April 2025 – 31 Mei 2025, 52 hari, 6 pertandingan terlewat)
-
Cedera otot (20 Februari 2025 – 12 Maret 2025, 21 hari, 3 pertandingan terlewat)
-
Musim 22/23
- Robekan pada jaringan ikat bagian luar (27 Februari 2023 – 30 Juni 2023, 124 hari, 15 pertandingan terlewat)
-
Benturan (8 Oktober 2022 – 2 November 2022, 26 hari, 5 pertandingan terlewat)
-
Musim 21/22
- Sakit (2 Oktober 2021 – 14 Oktober 2021, 13 hari, 1 pertandingan terlewat)
-
Gangguan adduktor (19 Agustus 2021 – 16 September 2021, 29 hari, 4 pertandingan terlewat)
-
Musim 20/21
- Cedera engkel (11 Mei 2021 – 10 Juni 2021, 31 hari, 4 pertandingan terlewat)
- Cedera betis (29 Maret 2021 – 15 April 2021, 18 hari, 4 pertandingan terlewat)
- Cedera pangkal paha (21 Desember 2020 – 7 Januari 2021, 18 hari, 2 pertandingan terlewat)
-
Gangguan pada paha (1 Agustus 2020 – 21 Agustus 2020, 21 hari, 2 pertandingan terlewat)
-
Musim 19/20
- Istirahat (14 Februari 2020 – 16 Februari 2020, 3 hari, 1 pertandingan terlewat)
- Cedera yang tidak diketahui (20 November 2019 – 1 Desember 2019, 12 hari, 2 pertandingan terlewat)
-
Sakit (16 Agustus 2019 – 29 Agustus 2019, 14 hari, 2 pertandingan terlewat)
-
Musim 18/19
- Kebugaran (8 November 2018 – 23 November 2018, 16 hari, 3 pertandingan terlewat)
-
Herniated Disk (10 Agustus 2018 – 7 November 2018, 90 hari, 20 pertandingan terlewat)
-
Musim 18/19
-
Cedera punggung (11 Juli – 30 Juli 2018, 20 hari, 1 laga terlewat)
-
Musim 17/18
- Benturan (16 April – 20 April 2018, 5 hari, 1 laga terlewat)
- Gangguan pada paha (8 Februari – 16 Februari 2018, 9 hari, 2 laga terlewat)
-
Cedera lutut (5 Oktober – 16 Oktober 2017, 12 hari, 3 laga terlewat)
-
Musim 16/17
- Cedera lutut (10 April – 1 Juni 2017, 53 hari, 9 laga terlewat)
- Kutu kelamin (7 November – 1 Desember 2016, 25 hari, 6 laga terlewat)
-
Cedera hamstring (12 September – 22 September 2016, 11 hari, 3 laga terlewat)
-
Musim 15/16
- Benturan (28 Januari – 1 Februari 2016, 5 hari, 1 laga terlewat)
-
Gangguan pada betis (27 Agustus – 10 September 2015, 15 hari, 3 laga terlewat)
-
Musim 14/15
- Regangan otot paha (20 November 2014 – 1 Januari 2015, 43 hari, 9 laga terlewat)
-
Regangan pada betis (23 Oktober – 3 November 2014, 12 hari, 2 laga terlewat)
-
Musim 13/14
- Cedera hamstring (21 April – 15 Mei 2014, 25 hari, 3 laga terlewat)
- Cedera hamstring (24 Maret – 10 April 2014, 18 hari, 3 laga terlewat)
-
Gangguan pada betis (3 Oktober – 24 Oktober 2013, 22 hari, 9 laga terlewat)
-
Musim 11/12
- Cedera hamstring (3 Mei – 4 Juni 2012, 33 hari, 11 laga terlewat)
Profil Layvin Kurzawa
Layvin Kurzawa lahir di Frejus, Prancis, pada 4 September 1992. Pemain berusia 33 tahun ini memiliki tinggi badan 1,82 meter dan berposisi sebagai bek kiri.
Karier profesionalnya dimulai dari klub pemuda ES Fréjus (1999-2002), Stade Raphaëlois (2002-2006), AS Aix-en-Provence (2006-07), dan AS Monaco (2007-2010). Setelah lima tahun berada di skuad utama Monaco, ia bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada 27 Agustus 2025.
Kurzawa tetap bersama PSG hingga 1 September 2022 sebelum hijrah ke Fulham dengan status pinjaman. Ia resmi hengkang dari PSG pada 1 Juli 2024. Setelah sempat tanpa klub, ia bergabung dengan Boavista dari 11 Februari 2025 hingga 1 Juli 2025.
Harga pasar Layvin Kurzawa saat ini mencapai Rp 13,04 miliar. Selama kariernya, ia telah mengoleksi 21 trofi, termasuk 6 kali French Super Cup Winner, 4 kali French League Cup Winner, 5 kali French Cup Winner, dan 5 kali French Champion. Ia juga pernah membela Timnas Prancis, dengan total 13 pertandingan, 1 gol, 1 assist, dan 1001 menit bermain.
Sepanjang kariernya, Layvin Kurzawa telah bermain dalam 280 pertandingan, mencatatkan 29 gol, 33 assist, 38 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 1 kartu merah, dan total 21.014 menit bermain. Di PSG, ia mencatatkan 154 pertandingan, 14 gol, 23 assist, 25 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 11.144 menit bermain. Sementara musim 2024-2025 lalu, ia bermain dalam 4 pertandingan, 2 kartu kuning, dan 170 menit bermain bersama Boavista.
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."











