Penderitaan Inara Rusli Pasca Kasus Pernikahan Siri
Inara Rusli mengungkapkan beberapa penderitaan yang ia alami setelah kasus pernikahan siri dengan Insanul Fahmi terungkap ke publik. Dalam wawancara dengan Denny Sumargo, ia menjelaskan bagaimana hidupnya kini semakin terpuruk akibat berbagai konsekuensi dari kasus ini.
Pertama, Inara merasa sangat terpukul karena tidak bisa bertemu dengan ketiga anaknya selama hampur dua bulan. Anak-anaknya kini tinggal bersama ayahnya, Virgoun. “Siapa yang nggak sedih, hati seorang ibu mana yang nggak sedih. Nggak bisa ketemu sama anak-anaknya selama hampir 2 bulan,” ucap Inara sambil menangis.
Kedua, komunitas sosial Inara juga ikut terkena dampak dari kasus ini. Kerja sama dengan brand dan production house (PH) film terganggu, dan ia merasa lingkungannya disalahpahami akibat framing informasi yang beredar di publik. “Aku punya komunitas sosial yang nggak tahu apa-apa. Yang diframing seakan-akan mereka ini dalang dari ini semua. (Nggak enak hati) ke banyak orang, ke brand ke PH film.”
Ketiga, Inara merasa kesulitan untuk memberikan klarifikasi pada Mawa. Keinginannya untuk bertemu Mawa dan menjelaskan duduk perkara dari sisinya pun seakan dipersulit. “Aku ngrasa nggak punya hak untuk menjelaskan, aku ini posisinya orang baru. Aku nggak tahu apa-apa, aku baru kenal juga, aku mengharapkan untuk dipertemukan tapi nggak bisa.”
Inara juga menyadari kesalahannya karena tidak bertanya terkait status Insan secara detail sebelum menerima pernikahan siri tersebut. Ia rela dinilai bodoh oleh warganet karena kecerobohannya itu. “Aku nggak mau sama sekali bilang aku bener, aku juga salah karena aku nggak nanya detail. Ya mungkin sekarang orang bilang aku bodoh atau apa pun itu, aku terima.”
Tak Ingin Sembunyikan Pernikahan
Inara Rusli akhirnya berbicara panjang lebar terkait hubungannya dengan Insanul Fahmi saat hadir dalam podcast bersama Denny Sumargo. Status nikah siri menjadi pertanyaan besar bagi Denny Sumargo, pasalnya sewajarnya tidak ada wanita yang ingin pernikahannya disembunyikan secara siri.
“Ini nikah siri. Lu enggak curiga?” tanya Denny Sumargo heran.
Inara mengaku bahwa statusnya sebagai janda adalah alasan utama. “Karena posisinya aku sudah pernah nikah kan, jadi aku bukan anak gadis yang harus pernikahan pertama, harus diramaikan, harus ada wali.”
“Jadi saat itu kebetulan aku dapat pemahamannya saat itu, karena aku akui kurang pemahaman saat itu.” Inara menjelaskan bahwa ia pikir seorang janda tidak wajib ada wali dan tidak perlu walimah yang besar-besaran.
“Inara menegaskan tidak berniat menyembunyikan pernikahan. Ia dan Insan berencana menikah resmi dan menggelar walimah, namun karena prosesnya masih lama, mereka sepakat nikah siri lebih dulu untuk menghalalkan hubungan.”
“Tapi bukan berarti kita enggak mau mengadakan walimah juga, Kita mau mengadakan walimah. Kita sudah memenuhi rukun nikah juga, ada wali dari keluargaku juga. Keluarga dia salah satu dari orang tua dia juga tahu, ada aku. Jadi aku pikir ya yaudah ga ada masalah gitu.”
Inara Inginkan Isbat Nikah
Sebelumnya, Inara Rusli yang semula merasa ditipu oleh Insan, kini meminta pernikahannya disahkan secara negara melalui isbat pernikahan. Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum sekaligus rekan Insan, Dedy DJ.
Menurut Dedy, secara agama, pernikahan Insan dan Inara tetap sah. “Karena apa pun bentuknya pernikahan secara agama kan juga diakui sah menurut hukum selama rukun dan syarat nikahnya terpenuhi.”
Terkait keinginan Inara mengajukan isbat pernikahan, Dedy menyampaikan alasannya. “Hanya pernikahan mereka secara hukum positif tidak terdaftar, tidak teregister di catatan sipil, sehingga mereka harus mengambil langkah hukum selanjutnya untuk mengajukan isbat nikah.”
“Dengan melakukan isbat nikah, maka buku nikah mereka akan keluar. Secara otomatis pernikahan mereka akan terpayungi secara hukum positif, gitu.”











