Ringkasan Berita Arema FC
Pada hari Senin, 12 Januari 2026, berita mengenai Arema FC menjadi sorotan utama. Salah satu yang menarik perhatian adalah kemenangan tim Singo Edan di kandang Stadion Kanjuruhan saat menjamu Persik Kediri pada Minggu (11/1/2026). Berikut ini adalah rangkuman lengkap berita Arema FC hari ini.
Akhirnya Menang di Kandang
Arema FC akhirnya meraih kemenangan di Stadion Kanjuruhan Malang musim ini. Dalam laga kompetisi BRI Super League 2025-2026, Arema FC berhasil mengalahkan Persik Kediri dengan skor akhir 2-1 pada Minggu (11/1/2026).
Kemenangan Arema FC dalam pertandingan ini terjadi secara dramatis, dengan dua gol yang dicetak pada menit injury time. Persik Kediri sempat unggul lebih dulu melalui gol Moch Supriadi di menit 80. Namun, Arema FC mampu membalikkan keadaan melalui gol bunuh diri Supriadi pada menit 90+5 dan gol Ian Puleio di menit 90+8.
Kemenangan ini seolah memutus kutukan Arema FC yang selama ini sulit meraih kemenangan di Stadion Kanjuruhan. Selain itu, Arema FC juga berhasil menghentikan dominasi Persik Kediri yang selama lima pertemuan terakhir selalu mengalahkan mereka.
Jalannya Pertandingan
Arema FC yang bertindak sebagai tuan rumah tampil agresif di awal laga. Mereka menciptakan peluang shot on target pertama melalui sepakan Valdeci dari luar kotak penalti pada menit 3. Sayangnya, sepakannya masih mampu diamankan oleh penjaga gawang Persik Kediri Leonardo Navacchio.
Pertandingan berlangsung ketat, dengan bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah. Serangan-serangan yang dilakukan oleh Arema FC sering kali dihentikan oleh para gelandang jangkar Persik Kediri. Di sisi lain, Persik Kediri lebih enjoy dalam mengalirkan bola dari kaki ke kaki.
Peluang dari Persik baru didapatkan pada menit 31 melalui sepakan Ezra Walian dari luar kotak penalti, yang masih mampu ditepis oleh Lucas Frigeri. Arema FC kembali mendapatkan peluang melalui Dalberto pada menit 35, namun lagi-lagi sepakannya ditangkap oleh Leonardo Navacchio.
Skor imbang 0-0 tak berubah hingga babak pertama berakhir.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, kedua tim tetap memainkan tempo yang sama. Kontrol permainan cukup seimbang, dengan kedua tim saling melakukan jual beli serangan. Rapatnya pertahanan kedua tim membuat peluang demi peluang gagal dimanfaatkan.
Pada menit 68, Dalberto mendapatkan peluang melalui sepakan jarak jauhnya. Namun, penampilan Leonardo Navacchio mampu menepis sepakan tersebut. Beberapa pergantian pemain dilakukan oleh kedua pelatih, termasuk masuknya Pedro Matos dan Moch Supriadi dari Persik Kediri serta Ian Puleio, Dedik Setiawan, dan Dwiki Mardiyanto dari Arema FC.
Gol akhirnya tercipta pada menit 80 bagi Persik Kediri. Moch Supriadi sukses membobol gawang Arema FC setelah melakukan solo run dari sektor sayap. Gol ini membuat skema permainan kedua tim berubah, dengan Arema FC lebih sering menekan lini pertahanan Persik Kediri.
Memasuki menit 90, terjadi kemelut di depan gawang Persik Kediri. Sepakan Dedik Setiawan mampu ditepis oleh penjaga gawang Persik, namun Dwiki Mardiyanto langsung menendang bola tersebut ke arah gawang. Leonardo Navacchio kembali menggagalkan upaya dari Arema FC.
Baru pada babak tambahan waktu, hujan deras mengguyur Stadion Kanjuruhan Malang. Arema FC yang terus menekan pertahanan Persik Kediri mampu menyamakan angka menjadi 1-1 melalui gol bunuh diri Moch Supriadi pada menit 90+5. Usai menyamakan skor, Singo Edan terus menekan lini pertahanan Persik Kediri hingga gol kedua dicetak oleh Ian Puleio pada menit 90+8.
Wasit pun meniup peluit akhir, dan skor 2-1 pun berakhir untuk kemenangan Arema FC.
Respon Pelatih Usai Kalahkan Persik

Pelatih Arema FC Marcos Santos tidak bisa menyembunyikan luapan kebahagiaan atas kemenangan ini. Ia akhirnya mampu menjawab janjinya kepada Aremania yang menuntut kemenangan dalam partai kandang.
“Terima kasih Tuhan, terima kasih Aremania, terima kasih pemain dan manajemen yang telah mendukung kami,” ujar Marcos Santos. “Kemenangan ini berkat kerja keras pemain yang akhirnya kami bisa bawa pulang tiga poin.”
Menurut Marcos, kemenangan ini berkat spirit Arema yang bergelora di Stadion Kanjuruhan Malang. Terbukti dengan dua gol yang dilesakkan di masa injury time.
“Ini bukti spirit Arema yang tak kenal menyerah sampai menit akhir,” ujarnya. “Karena di beberapa pertandingan kami kalah, tapi akhirnya kami meraih kemenangan.”
Marcos juga menyampaikan bahwa kemenangan ini dipersembahkan untuk Aremania yang terus mendukung Singo Edan berlaga. Hasil ini juga mampu menghentikan trend negatif Arema FC kala bertemu Persik Kediri.
Dari lima pertemuan terakhir kedua tim, Singo Edan selalu gagal menang dari Persik. “Saya persembahkan kemenangan ini untuk Aremania yang terus mendukung kami,” tambahnya. “Saya senang karena bisa membuat Aremania bangga. Semoga kami bisa lebih baik ke depan.”











