Keistimewaan Bulan Rajab dan Amal Ibadah yang Dianjurkan
Bulan Rajab adalah salah satu bulan yang memiliki keistimewaan khusus dalam kalender hijriyah. Di bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah guna meraih pahala yang berlipat ganda. Salah satu bentuk amal ibadah yang bisa dilakukan adalah puasa sunnah.
Puasa Sunnah di Bulan Rajab
Puasa menjadi salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan Rajab. Tidak ada ketentuan spesifik mengenai tanggal tertentu untuk berpuasa, tetapi selama bulan ini, umat Islam dapat melaksanakan puasa sunnah seperti:
- Puasa Senin-Kamis
- Puasa Ayyamul Bid
- Puasa Daud
Selain itu, puasa Rajab juga bisa digabungkan dengan puasa sunnah lainnya atau puasa qadha Ramadhan. Dengan demikian, satu kali puasa bisa mencakup beberapa amalan sekaligus, seperti:
- Puasa sunnah Senin-Kamis
- Puasa Rajab
- Puasa Qadha Ramadhan
Bahkan, puasa Rajab bisa digabungkan dengan empat amalan puasa sekaligus dalam satu kali puasa.
Niat Puasa di Bulan Rajab
Niat merupakan hal penting dalam melaksanakan puasa. Berikut niat-niat yang bisa dibaca:
-
Niat Puasa Rajab
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu sauma ghadin fi syahri rojabi sunatan lillahi ta’alaa
Artinya: Saya niat puasa Rajab sunnah karena Allah Ta’ala. -
Niat Puasa Qadha Ramadhan
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’I fardhi syahri Ramadhana lillahi ta‘ala.
Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT. -
Niat Puasa Senin
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu Sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa’ala
Artinya: “Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.” -
Niat Puasa Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: “Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.”
Amalan Lain di Bulan Rajab
Selain puasa, terdapat beberapa amalan yang bisa dilakukan selama bulan Rajab:
-
Doa Ketika Masuk Bulan Rajab
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Allahumma barik lana fi rajaba wasya‘bana waballighna ramadlana
Artinya: “Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadlan.” -
Membaca Istighfar
Rabbighfirlii Warhamni Watub ‘alayya
Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihani aku, dan terimalah tobatku.” -
Membaca Sayyidul Istighfar
اللَّهُمَّ أنْتَ رَبّي لا إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وأنا عَبْدُكَ وأنا على عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ ما اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرّ مَا صَنَعْتُ أبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عليَّ وأبُوءُ بِذَنْبي فاغْفِرْ لي فإنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أنْتَ
Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu, aku akan setia pada janjiku pada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Kuakui segala nikmat-Mu atasku dan aku akui segala dosaku (yang aku perbuat). Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.” -
Membaca Istighfar ba’dal Ashar 7 kali
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia Yang hidup kekal serta terus menerus mengurus (makhluk); dan aku bertobat kepada-Nya.” -
Membaca Tasbih
Pada tanggal 1-10 Rajab, bacalah:
سُبْحَانَ اْلحَيِّ الْقَيُّوْمِ
Subhanal hayyil qayyum (100 kali)
Artinya: Maha Suci (Allah) Yang Maha Hidup lagi Maha Menguasai Segala Sesuatu.
Pada tanggal 11-20 Rajab, bacalah:
سُبْحَانَ اللهِ اَحَدِ الصَّمَدِ
Subhanallahil ahadish shomad (100 kali)
Artinya: Maha suci Allah Satu satunya tempat bergantung.
Pada tanggal 21-akhir bulan Rajab, bacalah:
سُبْحَانَ اللهِ الرَّؤُفِ
Subhanallahi ar-rouf (100 kali).
Di Jumat terakhir bulan Rajab, saat khatib berada di atas mimbar, bacalah:
أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ
Ahmad Rasulullah Muhammad Rasulullah
Artinya: “Ahmad utusan Allah, Muhammad utusan Allah.”
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."











